Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Ahad, 21 Oktober 2018 19:58
Pemprov dan Tim Transisi Kaji Program Pendidikan dan Kesehatan Gratis

Ahad, 21 Oktober 2018 19:11
Todongkan Senpi, Perampok di Kuansing Gasak Uang Ratusan Juta dan Perhiasan

Ahad, 21 Oktober 2018 19:06
Akibat Tumpukan Arus weekend, Polisi Kerja Kerasa Urai Kemacetan di Jalur Lintas Duri - Dumai

Ahad, 21 Oktober 2018 16:40
Pemprov Riau dan Tim Transisi Kembali Bertemu Bahas Usulan Program Gubri Terpilih

Ahad, 21 Oktober 2018 15:54
Rebutkan Hadiah Mobil,
Seribuan Peserta Ikuti Lomba Memancing HUT TNI di Bengkalis


Ahad, 21 Oktober 2018 14:54
Trail Runners Pekanbaru Iringi Event Sepeda Nusantara Etape Pekanbaru

Ahad, 21 Oktober 2018 14:47
Dikepung Macet, Pagi Ini Antrean di Duri Capai 20 Kilometer

Ahad, 21 Oktober 2018 14:41
Tinggalkan Sepucuk Surat untuk Suami,
IRT di Rohul Ditemukan Tergantung di Perumahan‎ PT RAKA Desa Pauh


Ahad, 21 Oktober 2018 14:30
Bawaslu Gelar Sosialisasi AP-HPA di Area CFD

Ahad, 21 Oktober 2018 14:26
Aksi Balapan Liar di Duri, Bengkalis Kian Meresahkan


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 20 September 2018 10:01
Kepsek Pindah, Ijazah 2017 Sebuah SD di Pelalawan Belum Diteken

Ijazah 2017 sebuah SD di Pelalawan sampai kini belum diteken. Pemicunya mantan kepala sekolahnya ogah menandatangani.

Riauterkini-PANGKALANKERINCI- Sebanyak 88 siswa Sekolah Negeri Dasar (SDN) 027 desa Kesuma kecamatan Pangkalan Kuras, kelulusan tahun ajaran 2017 lalu, tak kunjung mendapatkan ijazah. Hal tersebut menyusul mantan kepala sekolah (Kepsek) tak mau menanda tangani blangko ijazah. Konidisi ini, membikin para orang tua murid dibikin pusing dan jengkel.

Para orang tua murid sudah melakukan berbagai upaya agar anak mereka mendapatkan ijazah dengan cara mendatangi mantan Kepsek. Akan tetapi mantan Kepsek selalu menghindar, bahkan ketika dihubungi Kepsek inii selalu berkila dengan seribu alasan.

"Tak jelas, apa maksud mantan Kepsek tak mau, teken ijazah anak kami ini. Ketika dihubungi selalu menghindar dengan alasan sibuk," terang ketua komite SDN 027, Gunawan beberapa hari yang lalu ketika menghadap ketua DPRD Pelalawan Nasarudin, SH dan ketua Fraksi Golkar, Baharudin.

Menurutnya, hingga saat siswa tamatan tahun 2017 silam hingga kini belum menerima ijazahnya.Padahal saat ini peserta didik itu sudah mengecap Bangku kelas 2 Sekolah Menengah Pertama (SMP). Ijazah tidak dikeluarkan lantaran mantan Kepsek SDN 027 Bukit Kesuma bernama Jufry tidak mau menandatangi.

"Kami bingung apa alasan dia tak mau menandatangani ijazah. Sampai sekarang untuk menemuinya sangat sulit sekali. Sudah hampir dua tahun ijazah tak keluar," beber Gunawan. Gunawan menyatakan, mantan kepsek Jufry enggan mengeluarkan ijazah karena tidak lagi menjadi tanggungjawabnya, sejak ia pensiun.

Padahal masa tugas Jufry berakhir dua bulan setelah para siswa itu tamat sekolah. Kepsek SDN 027 Bukit Kesuma saat ini, Rahmad S.Pd yang ikut mendampingi orang tua murid mengaku tidak habis fikir dengan sikap mantan kepsek tersebut. Ia hanya diberikan blanko kosong ijazah tanpa diisi nilai dan diteken. Padahal Rahmad belum berwenang untuk mengisi dan manandatangani ijazah tersebut.

"Nilai tak dikasih, ijazah juga tak diteken. Hanya blanko kosong saja untuk 88 siswa. Sama saja tak ada ijazah," beber Rahmad.

Ia sudah mencoba untuk bertemu dengan mantan kepsek itu, tetapi tak pernah berjumpa dan selalu menghindar.Rahmad juga telah memanggil istri mantan kepsek yang bekerja sebagai guru honor di sekolah tersebut.Tapi tidak ada jawaban yang pasti. Rahmad mengutarakan, mantan Kepsek Jufri pensiun per 1 Oktober 2017 padahal siswa tamat pada bulan Juni 2017.Tentu kewenangan meneken ijazah dan menginputnilai masih kewenangannya.

"Kami juga sudah mengadu ke Dinas Pendidikan (Disdik) tapi sampai sekarang beluk ada kejelasan. Komite sekolah berniat akan melaporkan masalah ini ke polisi jika belum ada solusi," tandasnya. ***(feb)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- Begini‎ Cara IPRY Peringati Hari Jadi ke-19 Kabupaten Rohul di Yogyakarta
- Rancang Pembelajaran Kreatif untuk Siswa, RAPP Gelar Pelatihan Guru
- Neneng Suryani Gantikan Nasrul sebagai Ketua PGRI Kampar
- Realisasikan Program Pintar,
Disdik Bengkalis Gandeng Tanoto Fundation Indonesia

- Guru Pendidikan Agama Islam se-Rohul Ikuti Pemetaan Kompetensi Online di 17 Lokasi
- Asik Browsing di Warnet, Siswa SMKN 4 Pekanbaru Ini Terjaring Razia Satpol PP
- BNNP Riau Sebut Pelajar yang Sayat Tangannya Sendiri Negatif Narkoba


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com