Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 14 Desember 2018 23:14
SBY Berikan Pesan Kepada Warga Pacitan di Riau

Jum’at, 14 Desember 2018 22:38
RAPP Beri Bantuan untuk Korban Banjir di Pelalawan

Jum’at, 14 Desember 2018 22:24
Gubernur Riau Sambut Kedatangan Jokowi dan Iriana

Jum’at, 14 Desember 2018 22:17
Gerakan Taat Pajak, Perdana Bupati Bengkalis Berikan Penghargaan 25 Perusahaan

Jum’at, 14 Desember 2018 19:30
Pengusaha Sawit Terjerat Kasus Pemalsuan Sertifikat Lahan Jalani Sidang Perdana

Jum’at, 14 Desember 2018 19:26
Chevron Dukung Pelestarian Lingkungan dan  Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB 

Jum’at, 14 Desember 2018 19:14
Bupati Sukiman Serahkan Bantuan ke Pasien Kurang Mampu di RSUD Rohul

Jum’at, 14 Desember 2018 19:05
Peringati Hari Korupsi Internasional, Pegawai Kejari Rohul Bagi-bagi ini di Jalan

Jum’at, 14 Desember 2018 18:58
Bawaslu Meranti Gelar Rakor Peningkatan SDM

Jum’at, 14 Desember 2018 17:13
Kelola Sumur Tua,
Pertamina EP Asset 1 Lirik Field Inhu Tetap Berkontribusi di CSR Terpadu



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 25 September 2018 13:30
Krisis Air Bersih, Toilet SMPN 10 Mandau Berbau dan Kotor

Toilet SMPN 10 Mandau kotor dan berbau akibat krisis air bersih. Walau pihak sekolah telah membantah kabar itu, namun kenyataan berkata lain.

Riauterkini - DURI - Krisis air bersih yang terjadi di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 10 Mandau, berbuntut panjang hingga kebersihan toilet di sekolah yang beralamat di Jalan Sejahtera, Kelurahan Air Jamban.

Tak jarang, siswa di sekolah tersebut harus buang air kecil dan besar di sekitar semak belukar di samping dan belakang sekolah tanpa memperdulikan kesehatan.

Salah seorang oknum staf honorer saat berbincang, tak menapik jika sekolah tempat dirinya beraktivitas memang mengalami krisis air bersih hingga harus membeli dan memerintahkan anak didiknya untuk mengambil air di sumur sekolah yang terkadang kering.

"Kekeringan dan krisis air memang sudah tiap tahun terjadi, bahkan sejak sekolah ini berdiri. Imbasnya memang ke siswa. Tapi pembersihan toilet setiap hari dilakukan," ujar salah seorang staf sekolah yang tak ingin identitasnya disebutkan.

Menanggapi kotornya toilet sekolah dikarenakan krisis air bersih tersebut, Jaswadi sang kepala SMPN 10 Mandau membantah jika dirinya membiarkan sengaja membiarkan. Menurutnya, dirinya setiap hari selalu mengecek kebersihan toilet siswa dan memerintahkan tenaga kebersihan sekolah untuk bersih bersih.

"Setiap hari saya cek dan menyuruh kebersihan sekolah membersihkannya. Jadi tidak benar kondisi toilet kotor seperti yang dikatakan orang banyak," jawabnya.

Namun dari pantauan di sejumlah toilet milik siswa tersebut tampak berbau dan terlihat kotor dan kotoran manusia dan pada dindingnya penuh dengan coretan tangan manusia dan bahkan terlihat kotoran itu telah mengering, menandakan jika toilet itu telah lama berserakan tanpa dibersihkan.*(hen)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- Penerima King Faisal Prize Irwandi Jaswir Tampil di Pekanbaru
- Penggunaan Kampus Baru Diyakini Dongkrak Akreditasi Uniks Teluk Kuantan
- Edi Sakura Terpilih Sebagai Ketua PGRI Kabupaten Bengkalis
- Kelas Terendam, Sejumlah Sekolah di Kuansing Tunda Ujian
- Digelar Kemenristekdikti, PCR Raih Juara 1 Pada Lomba Cipta Kepastian
- Banjir Berlanjut, Sejumlah Sekolah di Kuansing Gelar Ujian di Surau
- Demi Sekolah, Sejumlah Murid SD di Kuansing Nekad Arungi Banjir


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com