Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Senin, 18 Pebruari 2019 04:12
13 Unit Rumah Terbakar di Kateman, Inhil

Ahad, 17 Pebruari 2019 22:12
Perbaikan 7 Ruas Jalan Kota Tembilahan, Bupati Inhil Minta Masyarakat Bersabar

Ahad, 17 Pebruari 2019 20:37
PUPR Riau Anggarkan Rp14 Miliar Untuk Jalan Rusak dan Bergelombang

Ahad, 17 Pebruari 2019 17:13
Menuju Hari Peduli Sampah Nasional 2019,
Sahabat Sungai Pekanbaru Gelar Aksi Bersih di Sungai Senapelan


Ahad, 17 Pebruari 2019 17:00
Tunjukkan Kepedulian, Golkar Riau Gelar Pasar Murah

Ahad, 17 Pebruari 2019 16:57
Satu Meninggal Dunia,
Tiga Sekawan di Pekanbaru Dikeroyok Sekelompok Orang


Ahad, 17 Pebruari 2019 16:36
Pelepasan Jenazah Ajudan Istri Bupati Kuansing Berlangsung Penuh Haru

Ahad, 17 Pebruari 2019 15:54
Warga Okura Temukan Mayat Mr X Mengapung di Sungai Siak

Ahad, 17 Pebruari 2019 13:41
Satres Narkoba Polres Pelalawan Ungkap Tiga Kasus Narkoba dalam Sehari

Ahad, 17 Pebruari 2019 13:39
Tanggapi Pengaduan,
Kepala UPT Parkir Mandau Datangi Sejumlah Jukir di Duri



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 25 September 2018 13:30
Krisis Air Bersih, Toilet SMPN 10 Mandau Berbau dan Kotor

Toilet SMPN 10 Mandau kotor dan berbau akibat krisis air bersih. Walau pihak sekolah telah membantah kabar itu, namun kenyataan berkata lain.

Riauterkini - DURI - Krisis air bersih yang terjadi di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 10 Mandau, berbuntut panjang hingga kebersihan toilet di sekolah yang beralamat di Jalan Sejahtera, Kelurahan Air Jamban.

Tak jarang, siswa di sekolah tersebut harus buang air kecil dan besar di sekitar semak belukar di samping dan belakang sekolah tanpa memperdulikan kesehatan.

Salah seorang oknum staf honorer saat berbincang, tak menapik jika sekolah tempat dirinya beraktivitas memang mengalami krisis air bersih hingga harus membeli dan memerintahkan anak didiknya untuk mengambil air di sumur sekolah yang terkadang kering.

"Kekeringan dan krisis air memang sudah tiap tahun terjadi, bahkan sejak sekolah ini berdiri. Imbasnya memang ke siswa. Tapi pembersihan toilet setiap hari dilakukan," ujar salah seorang staf sekolah yang tak ingin identitasnya disebutkan.

Menanggapi kotornya toilet sekolah dikarenakan krisis air bersih tersebut, Jaswadi sang kepala SMPN 10 Mandau membantah jika dirinya membiarkan sengaja membiarkan. Menurutnya, dirinya setiap hari selalu mengecek kebersihan toilet siswa dan memerintahkan tenaga kebersihan sekolah untuk bersih bersih.

"Setiap hari saya cek dan menyuruh kebersihan sekolah membersihkannya. Jadi tidak benar kondisi toilet kotor seperti yang dikatakan orang banyak," jawabnya.

Namun dari pantauan di sejumlah toilet milik siswa tersebut tampak berbau dan terlihat kotor dan kotoran manusia dan pada dindingnya penuh dengan coretan tangan manusia dan bahkan terlihat kotoran itu telah mengering, menandakan jika toilet itu telah lama berserakan tanpa dibersihkan.*(hen)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- Mahasiswa FMIPA UNRI Belajar Industri Ke PT RAPP
- ‎Kepala Madrasah se-Rohul Bahas Persiapan UNBK 2019, Listrik dan Jaringan Masih Bermasalah
- 49 Kepsek dan P2UPD Kabupaten Kuansing Dilantik
- Ratusan Peserta Ikuti Pelatihan PSM Peningkatan Mutu Pembelajaran Sekolah di Bengkalis
- Gantikan Basuki,
Gusrina Resmi Jabat Gubernur Mahasiswa Faperta UPP Rohul 2019-2020

- Kemendikbud Minta Pemprov Riau Optimalkan Guru Seni Budaya
- Bergabung di Sekolah Lapang BRG, Badri Tuai Hasil Lebih Maksimal


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com