Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 19 Oktober 2018 21:25
Persiapan Sudah 95 Persen, Event Sepeda Nusantara Etape Pekanbaru Bakal Dibuka Walikota

Jum’at, 19 Oktober 2018 20:33
Polda Riau Tahan Tiga Tersangka Perkara Dugaan Korupsi Transmisi Inhil

Jum’at, 19 Oktober 2018 20:16
Bank Riau Kepri Dumai Salurkan Bantuan Banjir di Kelurahan Bumi Ayu

Jum’at, 19 Oktober 2018 20:07
Wabup Inhil Resmi Menutup Penyelenggaraan MTQ ke 48 Tahun 2018

Jum’at, 19 Oktober 2018 20:02
Singgung Soal Pergantian Sekdako Pekanbaru,
Azharisman Rozie Sebut JTP Minimal Dua Tahun Bisa Dievaluasi dan Diganti


Jum’at, 19 Oktober 2018 19:15
Kalah di Andi Putra Cup ke 4, Pasangan Kembar Fandra-Fandri Targetkan Juara di Tahun Depan

Jum’at, 19 Oktober 2018 18:53
Sebut Sanksi PT.ASL dari Kementrian, BPN Inhu Dikecam Warga

Jum’at, 19 Oktober 2018 18:11
Begini Harunya Pisah Sambut Dandim 0313/KPR di Rumah Dinas Bupati Rohul

Jum’at, 19 Oktober 2018 18:08
DPRD Riau Sambut Baik Upaya Penghapusan Denda Pajak Kenderaan Bermotor

Jum’at, 19 Oktober 2018 17:15
Diduga Gelapkan Aset Gereja, Pengalihan Penahanan Pendeta Ini Dikabulkan Hakim


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 25 September 2018 13:30
Krisis Air Bersih, Toilet SMPN 10 Mandau Berbau dan Kotor

Toilet SMPN 10 Mandau kotor dan berbau akibat krisis air bersih. Walau pihak sekolah telah membantah kabar itu, namun kenyataan berkata lain.

Riauterkini - DURI - Krisis air bersih yang terjadi di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 10 Mandau, berbuntut panjang hingga kebersihan toilet di sekolah yang beralamat di Jalan Sejahtera, Kelurahan Air Jamban.

Tak jarang, siswa di sekolah tersebut harus buang air kecil dan besar di sekitar semak belukar di samping dan belakang sekolah tanpa memperdulikan kesehatan.

Salah seorang oknum staf honorer saat berbincang, tak menapik jika sekolah tempat dirinya beraktivitas memang mengalami krisis air bersih hingga harus membeli dan memerintahkan anak didiknya untuk mengambil air di sumur sekolah yang terkadang kering.

"Kekeringan dan krisis air memang sudah tiap tahun terjadi, bahkan sejak sekolah ini berdiri. Imbasnya memang ke siswa. Tapi pembersihan toilet setiap hari dilakukan," ujar salah seorang staf sekolah yang tak ingin identitasnya disebutkan.

Menanggapi kotornya toilet sekolah dikarenakan krisis air bersih tersebut, Jaswadi sang kepala SMPN 10 Mandau membantah jika dirinya membiarkan sengaja membiarkan. Menurutnya, dirinya setiap hari selalu mengecek kebersihan toilet siswa dan memerintahkan tenaga kebersihan sekolah untuk bersih bersih.

"Setiap hari saya cek dan menyuruh kebersihan sekolah membersihkannya. Jadi tidak benar kondisi toilet kotor seperti yang dikatakan orang banyak," jawabnya.

Namun dari pantauan di sejumlah toilet milik siswa tersebut tampak berbau dan terlihat kotor dan kotoran manusia dan pada dindingnya penuh dengan coretan tangan manusia dan bahkan terlihat kotoran itu telah mengering, menandakan jika toilet itu telah lama berserakan tanpa dibersihkan.*(hen)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- Begini‎ Cara IPRY Peringati Hari Jadi ke-19 Kabupaten Rohul di Yogyakarta
- Rancang Pembelajaran Kreatif untuk Siswa, RAPP Gelar Pelatihan Guru
- Neneng Suryani Gantikan Nasrul sebagai Ketua PGRI Kampar
- Realisasikan Program Pintar,
Disdik Bengkalis Gandeng Tanoto Fundation Indonesia

- Guru Pendidikan Agama Islam se-Rohul Ikuti Pemetaan Kompetensi Online di 17 Lokasi
- Asik Browsing di Warnet, Siswa SMKN 4 Pekanbaru Ini Terjaring Razia Satpol PP
- BNNP Riau Sebut Pelajar yang Sayat Tangannya Sendiri Negatif Narkoba


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com