Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Senin, 22 April 2019 09:02
Diserang Kelompok Bersenjata, Tiga Personil Polda Riau Luka Tusuk

Senin, 22 April 2019 07:05
Gandeng Sejumlah Komunitas, Sahabat Sungai Pekanbaru Kompak Bersihkan Sungai

Senin, 22 April 2019 06:58
Bupati Inhil Hadiri Kegiatan IKGTKI PGRI Peringati Hari Kartini 

Ahad, 21 April 2019 20:09
Bawaslu : Otak atik Suara Peserta Pemilu, Bisa Dipidana

Ahad, 21 April 2019 19:46
Petugas Pemilu yang Berkorban

Ahad, 21 April 2019 16:59
Bakal Ditinjau Bupati,
6.086 Siswa SMP Sederajat di Pelalawan Besok Ikuti UN


Ahad, 21 April 2019 16:55
HUT ke-22, Iwara Buat Acara Meriah

Ahad, 21 April 2019 16:06
Lomba Burung Berkicau KNPI Rohul Cup 1 Diramaikan Pecinta Burung dari Tiga Provinsi

Ahad, 21 April 2019 14:47
Terkait Kematian Andri Arisko,
5 Personel Polres Kuansing Diperiksa Propam Polda Riau


Ahad, 21 April 2019 10:54
Asia Farm Resmi Dibuka, Destinasi Wisata Penuh Edukasi di Pekanbaru


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 4 Oktober 2018 16:16
Guru Pendidikan Agama Islam se-Rohul Ikuti Pemetaan Kompetensi Online di 17 Lokasi

Ratusan guru Pendidikan Agama Islam dari semua tingkatan mengikuti pemetaan kompetensi guru PAI online.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Ratusan Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) se-Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), mulai tingkat SD, SMP, hingga tingkat SMA, mengikuti Pemetaan Kompetensi Guru PAI online, Kamis (4/4/2018).

Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Rohul Drs. H. Syahrudin M.Sy mengatakan Pemetaan Kompetensi Guru PAI oline digelar serentak se-Provinsi Riau.‎ Pemetaan Kompetensi diikuti seluruh guru berstatus PNS dan non PNS.

Di Kabupaten Rohul sendiri, ungkap Syahrudin, Pemetaan Kompetensi Guru PAI online digelar di 17 lokasi, salah satunya di Kampus Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Tuanku Tambusai Kabupaten Rohul di Jalan Riau, Pasirpangaraian.

‎Syahrudin mengatakan Pemetaan Kompetensi online pertama kalinya ini digelar dengan tujuan memetakan Guru PAI. Selama ini belum pernah digelar karena tidak ada pembiayaan dari Kantor Kemenag Rohul.

"Ini adalah inisiatif daripada Forum Musyawarah GMPPAI (Guru Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam,"‎ ungkap Syahrudin kepada riauterkinicom saat meninjau Pemetaan Kompetensi online di Kampus STAI Tuanku Tambusai Kabupaten Rohul, Kamis.

Syahrudin mengaku dari Pemetaan Kompetensi online, akan diketahui berapa persen tingkat kualitas Guru PAI, sekaligus mendata jumlah Guru PAI yang ada di Kabupaten Rohul saat ini.

Pada pemetaan kompetensi sendiri, ada beberapa penilaian dilakukan secara online, yakni Pedagonik, Kepribadian, Sosial, Profesional, Spiritual, dan Leadership.

Syahrudin mengharapkan adanya Pemetaan Kompetensi online, para Guru PAI di Kabupaten‎ Rohul mengetahui kekurangannya masing-masing.

"Sehingga masing-masing individu‎, terutama Guru PAI kita harus semakin meningkatkan kualitasnya. Artinya, mempersiapkan segala sesuatunya karena tugas untuk menjadi guru ini sangat berat," kata Syahrudin.

Untuk meningkatkan mutu pendidikan, guru diminta Syahrudin harus berpendidikan lebih dahulu, dan berkualitas di atas standard.

"Kalau kualitasnya di bawah standar tentu anak-anak (didik)‎ jauh di bawa standard lagi."

"Makanya seorang guru itu sebenarnya harus punya kemampuan 10 kali lipat paling tidak dari siswa yang diajarkannya, itu bisa dia bisa dikatakan guru profesional," pungkas Syahrudin.

‎Sementara, Ketua STAI Tuanku Tambusai Kabupaten Rohul, Hidayati S.Kom, M.Pd.I, mengatakan Pemetaan Kompetensi online di kampusnya diikuti sekira 60 Guru PAI tingkat SMA dan SMK dari 7 kecamatan, yakni Kecamatan ‎Rambah, Rambah Samo, Rambah Hilir, Tambusai, Bangun Purba, Rokan IV Koto, dan Kecamatan Tambusai Utara.

Hidayati mengaku kampusnya dijadikan‎ lokasi Pemetaan Kompetensi Guru PAI online karena telah tersedia sarana dan prasarana memadai, termasuk jaringan internet.

Ia juga mendukung Pemetaan Kompetensi online serentak se-Riau di kampusnya, apalagi ada sekira 60 persen alumni STAI Tuanku Tambusai yang mengikuti pemetaan tersebut.‎ Ini juga sebagai tanggung jawab kampusnya yang juga punya Program PAI, sehingga mereka bersedia kampusnya dipakai untuk Pemetaan Kompetensi online.

"Kami dari STAI Tuanku Tambusai hanya memfasilitasi tempat, mulai simulasi sepekan lalu sampai pelaksanaan ujian, termasuk menyediakan jaringan wifi dan listrik," jelas wanita yang pernah menjabat Ketua Panwaslu Kabupaten Rohul ini.***(zal)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- Bakal Ditinjau Bupati,
6.086 Siswa SMP Sederajat di Pelalawan Besok Ikuti UN

- Dicopot Secara Sepihak, Staf Kemenag Angkat Bicara
- 32 SMP Negeri dan Swasta Sederajat Bakal Ikuti UNBK di Pelalawan
- Liga Berjenjang U-16 Region Kampar Seru, Enam Tim Siap Berlaga di Babak Enam Besar
- DPRD Pekanbaru Soroti Kualitas Proses Belajar Mengajar SMK Bina Profesi Pekanbaru
- Dua Pelajar SMAN 1 Bangkinang Kota Raih Emas di Kejurda Taekwondo
- 34 Sekolah di Kampar Laksanakan UNBK dan 16 Sekolah Masih UNPK


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com