Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Kamis, 24 Januari 2019 11:43
Meskipun Tuai Pro dan Kotra, Gubri Tetap Bangun Kolam Khusus Wanita di Kali Juang

Kamis, 24 Januari 2019 10:11
Menjabat Sampai 19 Februari, Gubri Mulai Bicara Perpisahan

Kamis, 24 Januari 2019 09:37
Terlibat Pembunuhan Sadis, Kades dan Sekdes di Pelalawan Mulai Disidang

Kamis, 24 Januari 2019 09:30
Tanam 202 Pohon, Gubri Berharap Banyak Burung Berumah di Gedung Daerah

Rabu, 23 Januari 2019 22:29
113 Tim Ikutu Turnamen Bola Voli Pakai Kain Sarung HUT Kabupaten Kampar ke-69

Rabu, 23 Januari 2019 22:22
Empat Unit Bus Sekolah Gratis Siap Layani Pelajar di Bangkinang Sekitarnya

Rabu, 23 Januari 2019 22:16
Daya Listrik Berkurang, PLN Bengkalis Terus Gesa Perbaikan Mesin Rusak

Rabu, 23 Januari 2019 21:50
Peluncuran Program DMIJ Plus Terintegrasi, Bupati Inhil Ungkap Telah Siapkan Berbagai Terobosan

Rabu, 23 Januari 2019 21:07
Dugaan Perselingkuhan Oknm DPRD Kuansing,
Keluarga Terlapor Sempat Minta Mencabut Pengaduan


Rabu, 23 Januari 2019 20:58
Berbagai Gelaran Disiapkan Panitia Imlek Bersama Sambut Perayaan Imlek 2019


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 4 Oktober 2018 16:16
Guru Pendidikan Agama Islam se-Rohul Ikuti Pemetaan Kompetensi Online di 17 Lokasi

Ratusan guru Pendidikan Agama Islam dari semua tingkatan mengikuti pemetaan kompetensi guru PAI online.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Ratusan Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) se-Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), mulai tingkat SD, SMP, hingga tingkat SMA, mengikuti Pemetaan Kompetensi Guru PAI online, Kamis (4/4/2018).

Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Rohul Drs. H. Syahrudin M.Sy mengatakan Pemetaan Kompetensi Guru PAI oline digelar serentak se-Provinsi Riau.‎ Pemetaan Kompetensi diikuti seluruh guru berstatus PNS dan non PNS.

Di Kabupaten Rohul sendiri, ungkap Syahrudin, Pemetaan Kompetensi Guru PAI online digelar di 17 lokasi, salah satunya di Kampus Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Tuanku Tambusai Kabupaten Rohul di Jalan Riau, Pasirpangaraian.

‎Syahrudin mengatakan Pemetaan Kompetensi online pertama kalinya ini digelar dengan tujuan memetakan Guru PAI. Selama ini belum pernah digelar karena tidak ada pembiayaan dari Kantor Kemenag Rohul.

"Ini adalah inisiatif daripada Forum Musyawarah GMPPAI (Guru Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam,"‎ ungkap Syahrudin kepada riauterkinicom saat meninjau Pemetaan Kompetensi online di Kampus STAI Tuanku Tambusai Kabupaten Rohul, Kamis.

Syahrudin mengaku dari Pemetaan Kompetensi online, akan diketahui berapa persen tingkat kualitas Guru PAI, sekaligus mendata jumlah Guru PAI yang ada di Kabupaten Rohul saat ini.

Pada pemetaan kompetensi sendiri, ada beberapa penilaian dilakukan secara online, yakni Pedagonik, Kepribadian, Sosial, Profesional, Spiritual, dan Leadership.

Syahrudin mengharapkan adanya Pemetaan Kompetensi online, para Guru PAI di Kabupaten‎ Rohul mengetahui kekurangannya masing-masing.

"Sehingga masing-masing individu‎, terutama Guru PAI kita harus semakin meningkatkan kualitasnya. Artinya, mempersiapkan segala sesuatunya karena tugas untuk menjadi guru ini sangat berat," kata Syahrudin.

Untuk meningkatkan mutu pendidikan, guru diminta Syahrudin harus berpendidikan lebih dahulu, dan berkualitas di atas standard.

"Kalau kualitasnya di bawah standar tentu anak-anak (didik)‎ jauh di bawa standard lagi."

"Makanya seorang guru itu sebenarnya harus punya kemampuan 10 kali lipat paling tidak dari siswa yang diajarkannya, itu bisa dia bisa dikatakan guru profesional," pungkas Syahrudin.

‎Sementara, Ketua STAI Tuanku Tambusai Kabupaten Rohul, Hidayati S.Kom, M.Pd.I, mengatakan Pemetaan Kompetensi online di kampusnya diikuti sekira 60 Guru PAI tingkat SMA dan SMK dari 7 kecamatan, yakni Kecamatan ‎Rambah, Rambah Samo, Rambah Hilir, Tambusai, Bangun Purba, Rokan IV Koto, dan Kecamatan Tambusai Utara.

Hidayati mengaku kampusnya dijadikan‎ lokasi Pemetaan Kompetensi Guru PAI online karena telah tersedia sarana dan prasarana memadai, termasuk jaringan internet.

Ia juga mendukung Pemetaan Kompetensi online serentak se-Riau di kampusnya, apalagi ada sekira 60 persen alumni STAI Tuanku Tambusai yang mengikuti pemetaan tersebut.‎ Ini juga sebagai tanggung jawab kampusnya yang juga punya Program PAI, sehingga mereka bersedia kampusnya dipakai untuk Pemetaan Kompetensi online.

"Kami dari STAI Tuanku Tambusai hanya memfasilitasi tempat, mulai simulasi sepekan lalu sampai pelaksanaan ujian, termasuk menyediakan jaringan wifi dan listrik," jelas wanita yang pernah menjabat Ketua Panwaslu Kabupaten Rohul ini.***(zal)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- Pelajar di Kampar Ditangkap Polisi Karena Hamili Pacar, Korban Dikeluarkan dari Sekolah 
- Disdik Pekanbaru Dukung Wacana Perekrutan PPPK
- Ipermakusi Sumbar Goes to Scool SMA di Kuansing
- Bupati Bengkalis: Jangan 'Sunat' Bantuan Kesejahteraan Guru Honor Madrasah
- Meski Runner Up, Siswa MTs Simandolak Tetap Bangga Terima Piala Kantor Kemenag Kuansing
- Mahasiswa Berprestasi, Nada Cindy Dapat 1000 Dolar Singapura dari Menko Kemaritiman
- Kominfo Bengkalis Koreksi Data,
Ternyata Bantuan Kesejahteraan Guru Madrasah Hanya Naik 12,83 Persen



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com