Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Senin, 22 April 2019 18:29
Didukung Kepala Daerah dan Sejumlah Tokoh Berpengaruh, Jokowi-Ma'aruf Amin Kalah di Kuansing

Senin, 22 April 2019 18:20
Anggota KPPS Desa Kumantan Meninggal Dunia, KPU Kampar Sampaikan Belasungkawa

Senin, 22 April 2019 18:05
Palsukan Dokumen, Dua Tahanan Narkoba di Inhu Kabur dari Hotel

Senin, 22 April 2019 16:32
11.751 Pelajar SMP di Bengkalis Ikuti UN 2019

Senin, 22 April 2019 16:28
Sekda Rohul Tinjau Pelaksanaan UNBK 2019 di MTsN 3 Rohul dan SMPN 1 Rambah

Senin, 22 April 2019 16:24
Hadiri Perpisahan SMAN 1 Telukkuantan,
Ketua DPRD Kuansing Pesankan Para Siswa untuk Terus Berjuang


Senin, 22 April 2019 15:34
Kadis TPH Rohul Ajak Petani Sukseskan Upsus Pajale Sesuai Musim Tanam

Senin, 22 April 2019 15:23
Penusukan Terhadap Pesonel Polda Riau,
Satu dari Empat Tersangka Geng Motor Merupakan Residivis


Senin, 22 April 2019 15:21
PPK Mandau Akui Banyak Kekurangan di Pemilu 2019

Senin, 22 April 2019 15:14
KPK Ingatkan Komitmen Pemprov Riau Cegah Korupsi


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 4 Oktober 2018 16:16
Guru Pendidikan Agama Islam se-Rohul Ikuti Pemetaan Kompetensi Online di 17 Lokasi

Ratusan guru Pendidikan Agama Islam dari semua tingkatan mengikuti pemetaan kompetensi guru PAI online.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Ratusan Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) se-Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), mulai tingkat SD, SMP, hingga tingkat SMA, mengikuti Pemetaan Kompetensi Guru PAI online, Kamis (4/4/2018).

Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Rohul Drs. H. Syahrudin M.Sy mengatakan Pemetaan Kompetensi Guru PAI oline digelar serentak se-Provinsi Riau.‎ Pemetaan Kompetensi diikuti seluruh guru berstatus PNS dan non PNS.

Di Kabupaten Rohul sendiri, ungkap Syahrudin, Pemetaan Kompetensi Guru PAI online digelar di 17 lokasi, salah satunya di Kampus Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Tuanku Tambusai Kabupaten Rohul di Jalan Riau, Pasirpangaraian.

‎Syahrudin mengatakan Pemetaan Kompetensi online pertama kalinya ini digelar dengan tujuan memetakan Guru PAI. Selama ini belum pernah digelar karena tidak ada pembiayaan dari Kantor Kemenag Rohul.

"Ini adalah inisiatif daripada Forum Musyawarah GMPPAI (Guru Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam,"‎ ungkap Syahrudin kepada riauterkinicom saat meninjau Pemetaan Kompetensi online di Kampus STAI Tuanku Tambusai Kabupaten Rohul, Kamis.

Syahrudin mengaku dari Pemetaan Kompetensi online, akan diketahui berapa persen tingkat kualitas Guru PAI, sekaligus mendata jumlah Guru PAI yang ada di Kabupaten Rohul saat ini.

Pada pemetaan kompetensi sendiri, ada beberapa penilaian dilakukan secara online, yakni Pedagonik, Kepribadian, Sosial, Profesional, Spiritual, dan Leadership.

Syahrudin mengharapkan adanya Pemetaan Kompetensi online, para Guru PAI di Kabupaten‎ Rohul mengetahui kekurangannya masing-masing.

"Sehingga masing-masing individu‎, terutama Guru PAI kita harus semakin meningkatkan kualitasnya. Artinya, mempersiapkan segala sesuatunya karena tugas untuk menjadi guru ini sangat berat," kata Syahrudin.

Untuk meningkatkan mutu pendidikan, guru diminta Syahrudin harus berpendidikan lebih dahulu, dan berkualitas di atas standard.

"Kalau kualitasnya di bawah standar tentu anak-anak (didik)‎ jauh di bawa standard lagi."

"Makanya seorang guru itu sebenarnya harus punya kemampuan 10 kali lipat paling tidak dari siswa yang diajarkannya, itu bisa dia bisa dikatakan guru profesional," pungkas Syahrudin.

‎Sementara, Ketua STAI Tuanku Tambusai Kabupaten Rohul, Hidayati S.Kom, M.Pd.I, mengatakan Pemetaan Kompetensi online di kampusnya diikuti sekira 60 Guru PAI tingkat SMA dan SMK dari 7 kecamatan, yakni Kecamatan ‎Rambah, Rambah Samo, Rambah Hilir, Tambusai, Bangun Purba, Rokan IV Koto, dan Kecamatan Tambusai Utara.

Hidayati mengaku kampusnya dijadikan‎ lokasi Pemetaan Kompetensi Guru PAI online karena telah tersedia sarana dan prasarana memadai, termasuk jaringan internet.

Ia juga mendukung Pemetaan Kompetensi online serentak se-Riau di kampusnya, apalagi ada sekira 60 persen alumni STAI Tuanku Tambusai yang mengikuti pemetaan tersebut.‎ Ini juga sebagai tanggung jawab kampusnya yang juga punya Program PAI, sehingga mereka bersedia kampusnya dipakai untuk Pemetaan Kompetensi online.

"Kami dari STAI Tuanku Tambusai hanya memfasilitasi tempat, mulai simulasi sepekan lalu sampai pelaksanaan ujian, termasuk menyediakan jaringan wifi dan listrik," jelas wanita yang pernah menjabat Ketua Panwaslu Kabupaten Rohul ini.***(zal)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- 11.751 Pelajar SMP di Bengkalis Ikuti UN 2019
- Hadiri Perpisahan SMAN 1 Telukkuantan,
Ketua DPRD Kuansing Pesankan Para Siswa untuk Terus Berjuang

- Bakal Ditinjau Bupati,
6.086 Siswa SMP Sederajat di Pelalawan Besok Ikuti UN

- Dicopot Secara Sepihak, Staf Kemenag Angkat Bicara
- 32 SMP Negeri dan Swasta Sederajat Bakal Ikuti UNBK di Pelalawan
- Liga Berjenjang U-16 Region Kampar Seru, Enam Tim Siap Berlaga di Babak Enam Besar
- DPRD Pekanbaru Soroti Kualitas Proses Belajar Mengajar SMK Bina Profesi Pekanbaru


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com