Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Selasa, 11 Desember 2018 13:37
Ketua KPU Kuansing Masuk 10 Besar Seleksi Komisioner KPU Riau

Selasa, 11 Desember 2018 13:23
Amiruddin Dinilai Layak Jadi Sekda Kota Dumai

Selasa, 11 Desember 2018 12:59
Kabupaten Inhil Terima Anugerah Predikat Kepatuhan Tinggi 2018 Ombudsman RI

Selasa, 11 Desember 2018 12:55
Seorang Tersangka, Polres Rohul OTT 4 Pegawai Bapenda

Selasa, 11 Desember 2018 12:51
Pemkab Kuansing Raih Penghargaan Kepatuhan Standar Pelayanan Publik 2018

Selasa, 11 Desember 2018 11:35
Banjir di Sidomlyo Dipicu Pemkab Kampar Ogah Bersihkan Sungai Kelulut

Selasa, 11 Desember 2018 11:19
Pemkab Pelalawan Raih Penghargaan Predikat Kepatuhan Tinggi dari Ombudsman

Selasa, 11 Desember 2018 10:50
Elevasi Menurun, Bukaan Pintu Pelimpahan PLTA Koto Panjang Dipertahankan

Selasa, 11 Desember 2018 09:23
Penertiban Pasar, BPOM Pekanbaru Amankan Kosmetik Senilai Rp 1 miliar

Selasa, 11 Desember 2018 09:14
,Ratusan Rumah Terendam, Basarnas Dikerahkan Evakuasi Warga di Pekanbaru


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 4 Oktober 2018 16:16
Guru Pendidikan Agama Islam se-Rohul Ikuti Pemetaan Kompetensi Online di 17 Lokasi

Ratusan guru Pendidikan Agama Islam dari semua tingkatan mengikuti pemetaan kompetensi guru PAI online.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Ratusan Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) se-Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), mulai tingkat SD, SMP, hingga tingkat SMA, mengikuti Pemetaan Kompetensi Guru PAI online, Kamis (4/4/2018).

Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Rohul Drs. H. Syahrudin M.Sy mengatakan Pemetaan Kompetensi Guru PAI oline digelar serentak se-Provinsi Riau.‎ Pemetaan Kompetensi diikuti seluruh guru berstatus PNS dan non PNS.

Di Kabupaten Rohul sendiri, ungkap Syahrudin, Pemetaan Kompetensi Guru PAI online digelar di 17 lokasi, salah satunya di Kampus Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Tuanku Tambusai Kabupaten Rohul di Jalan Riau, Pasirpangaraian.

‎Syahrudin mengatakan Pemetaan Kompetensi online pertama kalinya ini digelar dengan tujuan memetakan Guru PAI. Selama ini belum pernah digelar karena tidak ada pembiayaan dari Kantor Kemenag Rohul.

"Ini adalah inisiatif daripada Forum Musyawarah GMPPAI (Guru Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam,"‎ ungkap Syahrudin kepada riauterkinicom saat meninjau Pemetaan Kompetensi online di Kampus STAI Tuanku Tambusai Kabupaten Rohul, Kamis.

Syahrudin mengaku dari Pemetaan Kompetensi online, akan diketahui berapa persen tingkat kualitas Guru PAI, sekaligus mendata jumlah Guru PAI yang ada di Kabupaten Rohul saat ini.

Pada pemetaan kompetensi sendiri, ada beberapa penilaian dilakukan secara online, yakni Pedagonik, Kepribadian, Sosial, Profesional, Spiritual, dan Leadership.

Syahrudin mengharapkan adanya Pemetaan Kompetensi online, para Guru PAI di Kabupaten‎ Rohul mengetahui kekurangannya masing-masing.

"Sehingga masing-masing individu‎, terutama Guru PAI kita harus semakin meningkatkan kualitasnya. Artinya, mempersiapkan segala sesuatunya karena tugas untuk menjadi guru ini sangat berat," kata Syahrudin.

Untuk meningkatkan mutu pendidikan, guru diminta Syahrudin harus berpendidikan lebih dahulu, dan berkualitas di atas standard.

"Kalau kualitasnya di bawah standar tentu anak-anak (didik)‎ jauh di bawa standard lagi."

"Makanya seorang guru itu sebenarnya harus punya kemampuan 10 kali lipat paling tidak dari siswa yang diajarkannya, itu bisa dia bisa dikatakan guru profesional," pungkas Syahrudin.

‎Sementara, Ketua STAI Tuanku Tambusai Kabupaten Rohul, Hidayati S.Kom, M.Pd.I, mengatakan Pemetaan Kompetensi online di kampusnya diikuti sekira 60 Guru PAI tingkat SMA dan SMK dari 7 kecamatan, yakni Kecamatan ‎Rambah, Rambah Samo, Rambah Hilir, Tambusai, Bangun Purba, Rokan IV Koto, dan Kecamatan Tambusai Utara.

Hidayati mengaku kampusnya dijadikan‎ lokasi Pemetaan Kompetensi Guru PAI online karena telah tersedia sarana dan prasarana memadai, termasuk jaringan internet.

Ia juga mendukung Pemetaan Kompetensi online serentak se-Riau di kampusnya, apalagi ada sekira 60 persen alumni STAI Tuanku Tambusai yang mengikuti pemetaan tersebut.‎ Ini juga sebagai tanggung jawab kampusnya yang juga punya Program PAI, sehingga mereka bersedia kampusnya dipakai untuk Pemetaan Kompetensi online.

"Kami dari STAI Tuanku Tambusai hanya memfasilitasi tempat, mulai simulasi sepekan lalu sampai pelaksanaan ujian, termasuk menyediakan jaringan wifi dan listrik," jelas wanita yang pernah menjabat Ketua Panwaslu Kabupaten Rohul ini.***(zal)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- Penggunaan Kampus Baru Diyakini Dongkrak Akreditasi Uniks Teluk Kuantan
- Edi Sakura Terpilih Sebagai Ketua PGRI Kabupaten Bengkalis
- Kelas Terendam, Sejumlah Sekolah di Kuansing Tunda Ujian
- Digelar Kemenristekdikti, PCR Raih Juara 1 Pada Lomba Cipta Kepastian
- Banjir Berlanjut, Sejumlah Sekolah di Kuansing Gelar Ujian di Surau
- Demi Sekolah, Sejumlah Murid SD di Kuansing Nekad Arungi Banjir
- Umumkan 10 Peserta Terbaik, Ketua Kwarda 04 Riau Tutup KPL Pramuka Riau


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com