Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Senin, 22 April 2019 18:29
Didukung Kepala Daerah dan Sejumlah Tokoh Berpengaruh, Jokowi-Ma'aruf Amin Kalah di Kuansing

Senin, 22 April 2019 18:20
Anggota KPPS Desa Kumantan Meninggal Dunia, KPU Kampar Sampaikan Belasungkawa

Senin, 22 April 2019 18:05
Palsukan Dokumen, Dua Tahanan Narkoba di Inhu Kabur dari Hotel

Senin, 22 April 2019 16:32
11.751 Pelajar SMP di Bengkalis Ikuti UN 2019

Senin, 22 April 2019 16:28
Sekda Rohul Tinjau Pelaksanaan UNBK 2019 di MTsN 3 Rohul dan SMPN 1 Rambah

Senin, 22 April 2019 16:24
Hadiri Perpisahan SMAN 1 Telukkuantan,
Ketua DPRD Kuansing Pesankan Para Siswa untuk Terus Berjuang


Senin, 22 April 2019 15:34
Kadis TPH Rohul Ajak Petani Sukseskan Upsus Pajale Sesuai Musim Tanam

Senin, 22 April 2019 15:23
Penusukan Terhadap Pesonel Polda Riau,
Satu dari Empat Tersangka Geng Motor Merupakan Residivis


Senin, 22 April 2019 15:21
PPK Mandau Akui Banyak Kekurangan di Pemilu 2019

Senin, 22 April 2019 15:14
KPK Ingatkan Komitmen Pemprov Riau Cegah Korupsi


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 3 Nopember 2018 13:42
SMA Plus dan SMK Pertanian Keluhkan Minimnya Dana Opersional

Dua sekolah yang berada di bawah naungan Disdik Riau, kini megap-megap. Pasalnya, dana operasional mereka yang bersumber dari APBD, tak kunjung cair.

Riauterkini - PEKANBARU - Dua sekolah menengah atas dan kejuruan yang kini menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mengeluhkan minimnya dana operasional untuk mendukung kegiatan belajar mengajar.

Dua sekolah tersebut yakni Sekolah Menengah Atas (SMA) Plus dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pertanian. Manajemen dua sekolah ini 'pusing' karena bantuan keuangan yang dulu lancar, kini Pemprov terkesan 'irit' memberikan bantuan pendidikan.

"Kami ndak bisa makan lagi. APBD Riau tak cair-cair," keluh dari salah seorang manjamen sekolah yang enggan disebutkan namanya, Sabtu (3/11/18). Bahasa tak lagi makan, hanya istilah yang berarti sudah prihatin dengan keadaan sekolah karena minimnya dana operasional yang diterima dua sekolah ini. Sumber ini tak merincikan seperti apa sulitnya keadaan kedua sekolah ini.

Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau Ahmad Hijazi saat dikonfirmasi juga menjelaskan persoalan apa yang terjadi didua sekolah tersebut, khususnya dalam hal bantuan operasional sekolah.

Hanya saja menurut Hijazi, kedua sekolah menengah atas dan kejuruan itu selama ini menerima dana hibah dari Pemprov Riau serta pengelolaannya diatur sendiri pihak sekolah. Berbeda dengan sekarang, sejak kewenangan SMA dan SMK berpindah ke tangan provinsi, bantuan keuangan pun berubah sistem. Dimana, bantuan dana opersional dimasukan dalam belanja barang yang ada di Dinas Pendidikan (Disdik) Riau.

"Mereka itu dalam bentuk hibah, karena memang waktu itu kewenangannya masih menjadi kewenangan kabupaten kota. Tapi setelah kewenangannya menjadi milik provinsi, maka sekarang ini menjadi belanja barang di Dinas Pendidikan Riau," kata Sekdaprov

Dengan begitu, semua persoalan yang ada di dua sekolah tersebut harus melalui penganggaran terlebih dahulu. Justru sebaliknya, jika Pemprov Riau memberikan dana hibah akan menjadi temuan.

"Sekarang inikan sudah berbeda, sejak Undang-undang 23 tentang kewenangan SMA dan SMK berpindah ke provinsi," ujar Sekdaprov lagi.***(mok)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- 11.751 Pelajar SMP di Bengkalis Ikuti UN 2019
- Hadiri Perpisahan SMAN 1 Telukkuantan,
Ketua DPRD Kuansing Pesankan Para Siswa untuk Terus Berjuang

- Bakal Ditinjau Bupati,
6.086 Siswa SMP Sederajat di Pelalawan Besok Ikuti UN

- Dicopot Secara Sepihak, Staf Kemenag Angkat Bicara
- 32 SMP Negeri dan Swasta Sederajat Bakal Ikuti UNBK di Pelalawan
- Liga Berjenjang U-16 Region Kampar Seru, Enam Tim Siap Berlaga di Babak Enam Besar
- DPRD Pekanbaru Soroti Kualitas Proses Belajar Mengajar SMK Bina Profesi Pekanbaru


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com