Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Rabu, 21 Nopember 2018 22:14
Pemilu, Pilpres 2019 dan Pilkades, Ini Pesan Bupati kepada Kades

Rabu, 21 Nopember 2018 22:09
Gladi Pelatikan, Wardan dan Syamsudin Tampak Terlihat Santai

Rabu, 21 Nopember 2018 20:54
Tak Senang Buah Sawit Sering Dicuri, Petani di Tapung Jaya Aniaya Teman Hingga Tewas

Rabu, 21 Nopember 2018 20:23
Manjakan Pecinta Musik Blues, "Bluse Malam" Hadir di Pekanbaru

Rabu, 21 Nopember 2018 19:58
Paripurna Nota Keuangan, APBD Riau Tahun 2019 Rp9,1 Triliun Lebih

Rabu, 21 Nopember 2018 19:17
Produksi Melimpah, Pekan Ini Harga TBS Sawit Turun

Rabu, 21 Nopember 2018 18:38
Sambut Natal dan Tahun Baru, Maxx Corner Mal SKA Berikan Promo Dogger Frappe dan Taro Latte

Rabu, 21 Nopember 2018 17:50
Urus Perizinan di Kampar Makin Mudah, Pemkab Launching Aplikasi SIPINTER

Rabu, 21 Nopember 2018 17:43
Polres Pelalawan Segara Miliki Kantor Pelayanan Baru

Rabu, 21 Nopember 2018 17:21
Tertangkap Bersama Narkoba Senilai Miliaran,
Seorang Oknum Polisi Ternyata Bertugas di Polres Dumai



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 8 Nopember 2018 16:35
Seorang Guru SMAN 1 Pasir Penyu, Inhu Raih Penghargaan Nasional Kemendikbud

Prestasi membanggakan diraih seorang guru SMAN 1 Pasir Penyu, Inhu. Adalah Tri Hastuti berhasil menyabet juara 1 lomba inovasi pembelajaran guru kategori madya tingkat nasional.

Riauterkini-RENGAT-Prestasi membanggakan ditorehkan seorang guru SMAN 1 Pasir Penyu Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) yang berhasil meraih penghargaan tingkat nasional, dengan menyabet juara 1 lomba inovasi pembelajaran guru kategori madya tingkat nasional tahun 2018 yang digelar Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Penghargaan tingkat nasional yang diraih Tri Hastuti, S.Pd., M.Pd guru bahasa Prancis di SMAN 1 Pasir Penyu, Inhu dengan memperoleh juara 1 Lomba inovasi pembelajaran guru kategori madya tingkat nasional tahun 2018, diserahkan langsung oleh Ir. Sri Renani Pantjastuti, MPA Direktur pembinaan Guru Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Kemendikbud (4/11/18) bertempat di hotel Kaisar, Jakarta.

Kepada riauterkinicom Rabu (8/11/18) Tri Hastuti yang putri asli Airmolek Kecamatan Pasir Penyu mengatakan, event yang diselenggarakan Kemendikbud setiap tahunnya sejak tahun 2014 ini, dalam kategori Madya atau level menengah diikuti 97 peserta dari seluruh Indonesia termasuk finalis dari tahun-tahun sebelumnya.

"Dari pendaftar sebanyak 97 peserta, kemudian diseleksi menjadi 50 peserta yang lolos menjadi finalis Madya yang terdiri dari guru SMK dan SMA dari seluruh Indonesia," ujarnya.

Dengan seleksi yang cukup ketat yang dilakukan para juri yang terdiri dari profesor-profesor yang berasal dari perguruan tinggi, para finalis yang berasal dari guru SMK dan SMA dari seluruh penjuru nusantara ini mempresentasikan inovasi-inovasi tentang pembelajaran yang berhasil mereka lakukan.

"Dari puluhan peserta yang masuk dalam finalis Madya tersebut, untuk Propinsi Riau hanya diwakili dua orang peserta yaitu untuk tingkat SMA saya sendiri Tri Hastuti yang berasal dari SMAN 1 Pasir Penyu. Sementara untuk tingkat SMK diraih oleh Antoni dari SMKN 1 Pelalawan," jelasnya. *** (guh)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- Bandar Seikijang Tuan Rumah HUT PGRI Ke 73 Kabupaten Pelalawan
- Aksi Kirab Kota, Taruna AAL Angkatan 64 Pukau Masyarakat Dumai
- Lestari Alam di Lingkungan Sekolah,
EMP Malacca Straits SA Berkolaborasi dengan SMAN 1 Sungai Apit

- SDIT Alhuda Wakili Pelalawan Ikuti Kemnas di Cibubur
- Insiden Pagar Sekolah Rubuh,
Disdik Pekanbaru Bakal Panggil Pihak Sekolah

- Disdik Pelalawan Prihatin dengan Bus Sekolah Menabrak Siswa Hingga Tewas
- Tingkatkan Kualitas Pendidikan,
Wakil Rakyat DPRD Riau Canangkan Program Pendidikan Gratis SMA se-derajat



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com