Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Rabu, 20 Maret 2019 16:09
Panik Ketahuan Mencuri Mobil,
Pria Apes di Pekanbaru Ini Tabrak Trotoar dan Tertangkap Warga


Rabu, 20 Maret 2019 16:01
Penghina Ustad Abdul Somad Angkat Kaki dari Tanah Putih Tanjung Melawan Rohil

Rabu, 20 Maret 2019 15:02
Soal Instruksi ASN Hadiri Acara TGB, Dewan Minta Sekdaprov Bijak

Rabu, 20 Maret 2019 14:27
Mantapkan PMB-RW, Camat Tampan Gelar Rapat Bersama

Rabu, 20 Maret 2019 14:21
Apkasindo Kutuk Larangan Penggunaan Minyak Sawit di Uni Eropa

Rabu, 20 Maret 2019 14:14
Peringati Hari TB Sedunia, Diskes Pekanbaru Gelar Sosialisasi dan Pengobatan Gratis di CFD

Rabu, 20 Maret 2019 14:07
Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat,
PT Musim Mas Lakukan Penanaman Perdana Kebun Desa di Pelalawan


Rabu, 20 Maret 2019 13:57
Janji Pemkab Rohil Pasang Papan Peringatan “Awas Banyak Buaya” Isapan Jempol Belaka

Rabu, 20 Maret 2019 13:47
Ini Identitas Tiga Tahanan PN Pelalawan yang Ditangkap

Rabu, 20 Maret 2019 13:11
Diperbaiki RAPP, Jalan Utama Desa Kebon Lado Kini Nyaman Dialalui


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 8 Nopember 2018 16:35
Seorang Guru SMAN 1 Pasir Penyu, Inhu Raih Penghargaan Nasional Kemendikbud

Prestasi membanggakan diraih seorang guru SMAN 1 Pasir Penyu, Inhu. Adalah Tri Hastuti berhasil menyabet juara 1 lomba inovasi pembelajaran guru kategori madya tingkat nasional.

Riauterkini-RENGAT-Prestasi membanggakan ditorehkan seorang guru SMAN 1 Pasir Penyu Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) yang berhasil meraih penghargaan tingkat nasional, dengan menyabet juara 1 lomba inovasi pembelajaran guru kategori madya tingkat nasional tahun 2018 yang digelar Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Penghargaan tingkat nasional yang diraih Tri Hastuti, S.Pd., M.Pd guru bahasa Prancis di SMAN 1 Pasir Penyu, Inhu dengan memperoleh juara 1 Lomba inovasi pembelajaran guru kategori madya tingkat nasional tahun 2018, diserahkan langsung oleh Ir. Sri Renani Pantjastuti, MPA Direktur pembinaan Guru Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Kemendikbud (4/11/18) bertempat di hotel Kaisar, Jakarta.

Kepada riauterkinicom Rabu (8/11/18) Tri Hastuti yang putri asli Airmolek Kecamatan Pasir Penyu mengatakan, event yang diselenggarakan Kemendikbud setiap tahunnya sejak tahun 2014 ini, dalam kategori Madya atau level menengah diikuti 97 peserta dari seluruh Indonesia termasuk finalis dari tahun-tahun sebelumnya.

"Dari pendaftar sebanyak 97 peserta, kemudian diseleksi menjadi 50 peserta yang lolos menjadi finalis Madya yang terdiri dari guru SMK dan SMA dari seluruh Indonesia," ujarnya.

Dengan seleksi yang cukup ketat yang dilakukan para juri yang terdiri dari profesor-profesor yang berasal dari perguruan tinggi, para finalis yang berasal dari guru SMK dan SMA dari seluruh penjuru nusantara ini mempresentasikan inovasi-inovasi tentang pembelajaran yang berhasil mereka lakukan.

"Dari puluhan peserta yang masuk dalam finalis Madya tersebut, untuk Propinsi Riau hanya diwakili dua orang peserta yaitu untuk tingkat SMA saya sendiri Tri Hastuti yang berasal dari SMAN 1 Pasir Penyu. Sementara untuk tingkat SMK diraih oleh Antoni dari SMKN 1 Pelalawan," jelasnya. *** (guh)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- Di Hadapan Kadisdik Riau, Siswa Pemukul Kepsek di Inhu Berdamai
- 11 Miliar Lebih Dana BOS Pelalawan Sudah Dicairkan
- Raih Doktor di UMM, Dekan FIK UMRI Diselamati Ketua DPRD Riau
- Kepala BKD Minta Guru PPT Korban Penipuan Lapor Polisi
- Dewan Ambil Tindakan Menyoal Pungutan Uang Komite SMA di Riau
- PT. CPI Tanda Tangani MoU dengan Empat Universitas Terkemuka di Riau
- Dewan Sarankan Pemkab Sudah Terapkan Sekolah Berbasis ITE di Kuansing


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com