Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Selasa, 21 Mei 2019 22:46
Wabup Inhil: Nuzulul Qur'an Momentum Meningkatkan Kesadaran Mengamalkan Ajaran Al Qur'an

Selasa, 21 Mei 2019 22:10
Jalin Silaturahmi, Terminal Bangkinang Gelar Buka Bersama

Selasa, 21 Mei 2019 21:06
Wali Kota Pekanbaru Kukuhkan Kepengurusan Fankoper

Selasa, 21 Mei 2019 20:51
Prime Park Hotel Pekanbaru Undang Ratusan Anak Yatin Berbuka Puasa Bersama

Selasa, 21 Mei 2019 20:49
Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Dinas PUPR Rohul Buka Puasa Ramadhan Bersama

Selasa, 21 Mei 2019 19:29
Korupsi Pengadaan Pipa Transmisi PDAM Tembilahan, Inhil, PNS dan Kontraktor Dituntut Berbeda

Selasa, 21 Mei 2019 19:26
Kejari Kuansing Gelar Bukber Bersama Dengan Awak Media

Selasa, 21 Mei 2019 18:14
Cek Jalur Mudik Lintas Barat di Kampar, Kapolda Riau Minta Pihak Kontraktor Gesa Perbaikan Jalan

Selasa, 21 Mei 2019 18:06
Santuni Anak Yatim, APHI Komda Riau Gelar Buka Bersama

Selasa, 21 Mei 2019 17:31
Demi Selamatkan MAN 1 Telukkuantan, Kepsek Baru Diminta Mundur


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 6 Desember 2018 13:54
Digelar Kemenristekdikti, PCR Raih Juara 1 Pada Lomba Cipta Kepastian

PCR kembali meraih juara pertama dan runner up 1 pada Lomba Cipta Kepastian yang digelar Polytechnic Education Development Project Kemeristekdikti. Kompetisi berbasis media sosial ini bertujuan untuk mendorong para mahasiswa untuk mempromosikan karya terbaik mereka pada dunia luar kampus.

Pekanbaru-Riauterkini- Politeknik Caltex Riau (PCR) kembali meraih Juara 1 dan Runner Up 1 pada Lomba Cipta Kepastian yang diselenggarakan Polytechnic Education Development Project (PEDP) Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti).

Kompetisi Cipta Kepastian merupakan program kompetisi yang tahap seleksinya dilakukan melalui media sosial. Kompetisi ini dimaksudkan untuk mendorong para mahasiswa/mahasiswi politeknik di seluruh Indonesia agar mempromosikan karya dan inovasi terbaik mereka kepada publik di luar lingkungan kampus.

Lomba yang diselenggarakan pada tanggal 1 Oktober hingga 17 November 2018 diikuti oleh ratusan peserta yang berasal dari politeknik-politeknik se-Indonesia. Pada ajang ini, 2 perwakilan PCR berhasil masuk ke babak final. Finalis lomba ini terdiri dari 5 orang, dan dua diantaranya adalah mahasiswa PCR. Kedua perwakilan PCR tersebut antara lain Antony Dermawan dengan inovasi Robot Transformer dan Niko Setiawan dengan inovasi Electrical Distribution Disturbance Notification.

Para finalis mempresentaikan inovasi mereka di babak final ini diadakan di Politeknik Negeri Malang. Kegiatan ini bersamaan dengan kegiatan Seminar Internasional dan Ekspo Pendidikan Politeknik. Hasil inovasi Niko Setiawan berhasil meraih juara 1 nasional, dan Antony Dermawan meraih juara runner up 1.

Niko Setiawan menggungkapkan bahwa acara ini merupakan kesempatan yang besar baginya. Alumni yang baru saja diwisuda ini, juga pernah menjadi finalis di kompetisi nasional GEMASTIK 11 tahun 2018 di ITS Surabaya. “Saya merasa bangga, dan bersyukur diberi kesempatan yg sangat besar dan berharga ini. Selain bisa mempersentasikan hasil karya Saya, Saya juga bisa mendapat pengalaman berharga lainnya di kompetisi skala nasional ini,” ujar Niko Setiawan.

Beliau juga menjelaskan bahwa inovasi yang dikembangkan tidak berhenti sampai di situ, beliau ingin mengembangkan inovasi yang telah dirancang agar menjadi sistem yang layak dipakai dan dapat diproduksi dalam jumlah besar. Direktur PCR, Dr. Dadang Syarif Sihabudin Sahid megucapkan selamat kepada para juara, ini merupakan salah satu prestasi yang patut dibanggakan oleh keluarga besar PCR. Prestasi yang baik ini tentu saja didapatkan setelah melalui proses yang baik. Kesungguhan, komitmen dan tentunya dukungan bimbingan dari para dosen.

“Atas nama Civitas Akademika Politeknik Caltex Riau memberikan selamat kepada para pemenang. Prestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri khususnya bagi keluarga besar PCR. Menempatkan dua dari lima orang finalis di ajang bergengsi ini sebetulnya sudah menjadi prestasi tersendiri”, ujarnya.

Ia juga menambahkan prestasi ini menunjukkan bahwa kualitas pendidikan dan sumber daya manusia sudah setara dengan institusi pendidikan lain yang sudah dianggap maju. Selain itu, karya ini juga menjawab tantangan revolusi industri 4.0 dan memberikan solusi nyata.

“PCR akan selalu konsisten memberikan dukungan bagi seluruh civitas akademika untuk mempelajarai dan mengembangkan dan inovasi-inovasi baru yang berkontribusi dalam memberikan solusi nyata bagi masyarakat”, Pungkasnya.**(rls)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- Demi Selamatkan MAN 1 Telukkuantan, Kepsek Baru Diminta Mundur
- Buntut Pertukaran Kepala MAN 1 Telukkuantan, Kemenag Kuansing Diduga Perjualbelikan Jabatan
- Protes Mutasi Kepsek, Siswa MAN 1 Telukkuatan Demo Kemenag Saat Rapat
- Tolak Kepala Sekolah Dipindahkan, Siswa MAN 1 Telukkuantan Sampaikan Protes
- Pergantian Mendadak Kepala MAN 1 Teluk Kuantan Picu Polemik
- Kecuali Tak Ikut UN,  MKKS Bengkalis Pastikan Seluruh Pelajar SMA Bengkalis Diumumkan Lulus 
- Himbauan Gubri Dicuaikan, Pelajar Tetap Coret Baju Sekolah


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com