Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Selasa, 19 Pebruari 2019 21:16
Tahun 2020 Pembangunan di Kampar Masih Diarahkan untuk Peningkatan Infrastruktur

Selasa, 19 Pebruari 2019 20:09
Pungli Pengurusan Prona, Mantan Pejabat BPN Inhu Dituntut Jaksa Lima Tahun Penjara

Selasa, 19 Pebruari 2019 19:37
Demokrat Bengkalis Perkuat Konsolidasi Tingkat Ranting

Selasa, 19 Pebruari 2019 19:30
Pekan Ini, Harga TBS Sawit Riau Turun Tipis

Selasa, 19 Pebruari 2019 19:29
Bupati dan Wabup Inhil Hadiri Haul Akbar Syekh Abdul Qadir Al-Jailani di Kecamatan Enok

Selasa, 19 Pebruari 2019 17:35
2019, DJP Riau Kepri Ditarget Rp 17,7 Triliun

Selasa, 19 Pebruari 2019 17:21
Sekda Bengkalis Ingatkan ASN untuk Tingkatkan Kinerja

Selasa, 19 Pebruari 2019 17:17
Waka DPRD Riau Sarankan Pujasera Pekanbaru Dijadikan Pasar Seni

Selasa, 19 Pebruari 2019 16:46
Tak Lagi Masuk Kalender Pariwisata,
Event Pacu Jalur Akan Berdampak Buruk Terhadap Perekonomian


Selasa, 19 Pebruari 2019 16:42
H-1, Begini Sosok Syamsuar di Mata Wakil Gubernur Kepri


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 18 Desember 2018 16:53
IECTA dan STAI Le Taja Seminar Sosialisasi dan Simulasi Uji Kompetensi Bahasa Inggris

IECTA Pekanbaru bersama STAI Le taja seminar Sosialisasi dan Simulasi Uji Kompetensi Bahasa Inggris. Gelaran yang dihadiri sekitar 200 perserta ini dilaksanakan di Alpa Hotel Pekanbaru.

Indonesian English Course Teachers' Association (IECTA) Pekanbaru bersama STAI Le taja seminar Sosialisasi dan Simulasi Uji Kompetensi Bahasa Inggris, Selasa (18/12/18). Gelaran yang dihadiri sekitar 200 perserta ini dilaksanakan di Alpa Hotel Pekanbaru.

PEKANBARU - Melihat rendahnya pemahaman berbahasa Inggris di wilayah Riau, Indonesian English Course Teachers' Association (IECTA) Pekanbaru STAI Le upayakan pemaksimalan pelatihan diseluruh lini masyarakat.

"Saya prihatin dengan kemampuan bahasa Inggris genrasi muda di Riau, saya tidak melihat ada regenerasinya bibit unggul yang ada selama ini," ujar Ketua IECTA Pekanbaru, Afisi Sabri saat berbincang bersama riauterkini.com, Selasa (18/12/18).

Afisi menambahkan pihaknya akan gencarkan berbagai program latihan kepada seluruh masyarakat khususnya pada guru-guru program studi bahasa Inggris. Tak hanya itu, peserta didik juga turut menjadi sasarannya dalam pemahaman bahasa Inggris tersebut.

Menurutnya, bahasa Inggris sangat penting dikuasai oleh generasi muda, terlebih lagi pada era masyarakat ekonomi asean (MEA). Hal ini tentu juga berpengaruh dalam dunia kerja yang akan dihadapi oleh para generasi muda Riau.

"Target kita seluruh lini masyarakat Riau bukan hanya mpu berbahasa inggris namun juga paham dalam berkomunikasi. Namun, memang kita sedikit kesulitan karena minimnya dukungan pemerintah atas target kita ini," bebernya.

Untuk mencapai visi dan misinya tersebut, IECTA Pekanbaru akan menggandeng berbagai instasi pendidikan mulai dari SMK hingga Perguruan Tinggi di Riau. Untuk perdana di Sumatera pihaknya saat ini berkolaborasi dengan STAI Le yang berlokasi di jalan Duyung Pekanbaru.

Kerjasama perdana ini pihaknya hadirkan seminar sosialisasi dan simulasi uji kompetensi Bahasa inggris yang dilaksanakan di Alpa Hotel Pekanbaru.

"Kita mengundang 18 himpunan mahasiswa se-Pekanbaru, 18 SMK dan 12 kursus bahasa Inggris. Kita harap ini menjadi awal dari program kita," terangnya.

Wanita yang telah berkecimpung selama 18 tahun dalam pendidikan bahasa Inggris ini juga berharap kegiatan ini dapat terlaksana setiap tahunnya. Sementara rutin setiap bulannya gelaran pelatihan bahasa Inggris dilaksanakan di STAI Le Pekanbaru.

"Selain di Pekanbaru, kita juga mengharapkan program ini berjalan di seluruh kota-kota besar lainnya di sumatera. Seperti Medan, Palembang, Padang, dan sebagainya," tuturnya.

Sementara, Ketua Kampus STAI Le, M Syahrial mengatakan pelatihan ini memiliki potensi yang sangat bagus. Dimana dapat meningkatkan pemahaman generasi muda.

"Bahasa Inggris paling dituntut di era MEA ini. Untuk itu, memang kita maksimalkan sesuai dengan jurusan prodi yang kita miliki yakni Perbankan Syariah. Kita siapkan lukusan STAI Le, memiliki kemampuan yang bagus dalam berbahasa Inggris dan mampu bersaing dalam dunia kerja. Seperti bank-bank Asean yang akan masuk ke Indonesia," paparnya.

Kolaborasi dengan IECTA, dikatakan Syahrial juga mendapat respon yang positif bagi peserta didik di lingkungan kampusnya. Dimana Ia menargetkan peserta pelatihan yang ada dapat menjadi ujung tombak yang kembali menurunkan ilmunya di lingkungan keluarga dan masyarakat. ***(rul)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- Toefl Batch V Lexie Trainings Diikuti Peserta Asing
- Mahasiswa FMIPA UNRI Belajar Industri Ke PT RAPP
- ‎Kepala Madrasah se-Rohul Bahas Persiapan UNBK 2019, Listrik dan Jaringan Masih Bermasalah
- 49 Kepsek dan P2UPD Kabupaten Kuansing Dilantik
- Ratusan Peserta Ikuti Pelatihan PSM Peningkatan Mutu Pembelajaran Sekolah di Bengkalis
- Gantikan Basuki,
Gusrina Resmi Jabat Gubernur Mahasiswa Faperta UPP Rohul 2019-2020

- Kemendikbud Minta Pemprov Riau Optimalkan Guru Seni Budaya


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com