Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 22 Pebruari 2019 12:22
Hari Pertama Kerja, Wagubri Canangkan Penghamatan Listrik di Kantornya

Jum’at, 22 Pebruari 2019 11:45
PT SMF Buat Taman di Okura Bersama Pemuda Setempat

Jum’at, 22 Pebruari 2019 11:16
Digelar Diskusi Strategi Perluasan Penyaluran BPNT Seluruh Riau

Jum’at, 22 Pebruari 2019 07:38
Hadiri Syukuran Pelantikan Gubri, Andi Rachman Didoakan jadi Legislator Senayan

Jum’at, 22 Pebruari 2019 07:33
Pelajar Kuansing Tewas Dikabarkan Tertabrak Mobil Patwal Bupati Inhu

Kamis, 21 Pebruari 2019 21:45
Kepala BRG dan Andi Rachman Hadiri Malam Syukuran Pelantikan Gubernur dan Wagubri

Kamis, 21 Pebruari 2019 20:19
Prudential Indonesia Hadirkan PRUsyariah Program Wakaf

Kamis, 21 Pebruari 2019 18:27
Gubernur Riau dan Wakil Ikuti Proses Tepung Tawar LAM

Kamis, 21 Pebruari 2019 17:55
Perkara Pemalsuan SKT, Hakim Ancam Saksi Beri Keterangan Palsu

Kamis, 21 Pebruari 2019 17:46
Bupati Amril Mukminin: Jadikan Indonesia Bersih Sebagai Gerakan Massif di Bengkalis


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 9 Januari 2019 14:43
Di Bengkalis, Target Total UNBK SMA dan SMP Pesimis Tercapai

Banyaknya kendala, membuat pihak terkait pesimis target total UNBK SMA dan SMP di Bengkalis akan tercapai.

Riauterkini - DURI - Target tinggi yang diusung Pemerintah Propinsi Riau akan Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) ternyata pesimis dapat terwujud di Kabupaten Bengkalis, baik di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) maupun Sekolah Menengah Atas (SMA). Pasalnya sejumlah kendala sarana dan Prasarana menjadi alasan utama.

Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kabupaten Bengkalis, Sugito SP.d saat ditemui wartawan diruang kerjanya mengatakan jika perihal Sarana dan Prasarana menjadi alasan utama batalnya target Pemerintah dalam menerapkan UNBK 100 Persen di Kabupaten Bengkalis..

"Dari 45 SMA yang tersebar di Kabupaten Bengkalis, hanya 31 diantaranya yang dinyatakan siap menggunakan Ujian Nasional Berbasis komputer tersebut dikarenakan kendala sarana dan prasarana,"terangnya.

"Semestinya tahun ini memang direncanakan seratus Persen UNBK dikarenakan kits Susan memasuki era digital, namun keterbatasan seperti Komputer dan jaringan internetnya serta aliran listrik bagi sekolah yang terisolir letaknya menjadi kendala besar,"tambah Sugito.

Terpisah, hal senada juga diungkapkan Koordinator wilayah Kecamatan (Korwilcam) Dina Pendidikan Kabupaten Bengkalis wilayah Mandau dan Bathin Solapan, Nasrizal. Menurutnya meski jauh Dari Kara seratus Persen, namun setidaknya jumlah SMP yang melaksanakan UNBK di tahun 2019 meningkat dari tahun sebelumnya."UNBK sebagai untuk Memenuhi target standar. Tentunya untuk di Kecamatan Mandau dan Bathin Solapan ada Penambahan sekolah melaksanakan UNBK di tahun 2019 ini,"ujarnya..

Untuk di Kecamatan Mandau, sedikitnya terdapat 4 SMP Negeri dan 2 SMP Swasta diantaranya SMPN 1, 2, 4 dan 11, Cendana dan Alkautsar dan SMPN 11 untuk di Kecamatan Bathin Solapan.*(hen)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- Disaksikan Bupati Harris, PAC PGRI Pangkalan Lesung Resmi Dilantik
- Toefl Batch V Lexie Trainings Diikuti Peserta Asing
- Mahasiswa FMIPA UNRI Belajar Industri Ke PT RAPP
- ‎Kepala Madrasah se-Rohul Bahas Persiapan UNBK 2019, Listrik dan Jaringan Masih Bermasalah
- 49 Kepsek dan P2UPD Kabupaten Kuansing Dilantik
- Ratusan Peserta Ikuti Pelatihan PSM Peningkatan Mutu Pembelajaran Sekolah di Bengkalis
- Gantikan Basuki,
Gusrina Resmi Jabat Gubernur Mahasiswa Faperta UPP Rohul 2019-2020



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com