Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Rabu, 20 Maret 2019 12:05
BPN Prabowo-Sandi Sebut Safari Dakwah TGB ke Riau Berbau Politik

Rabu, 20 Maret 2019 11:27
Banyak Siaran Radio Malaysia Merembes di Rohil

Rabu, 20 Maret 2019 11:09
Pemkab Absen, DPRD Kuansing Tunda Hearing Bahas Prolegda

Rabu, 20 Maret 2019 09:32
Karlahut Meluas, Muncul 165 Titik Api di Riau

Rabu, 20 Maret 2019 08:44
Tiga Tertangkap, Polisi Buru Empat lagi Tahanan Kabur dari PN Pelalawan

Rabu, 20 Maret 2019 07:25
Dukung Pengembangan Wisata dan Budaya, Bupati Kampar Hadiri Visiting Our Own Home di Yogyakarta

Rabu, 20 Maret 2019 07:21
Kodim 0314 Inhil Bersama Insan Pers Gelar Senam dan Coffee Morning

Selasa, 19 Maret 2019 21:18
7 Tahanan Kejari Kabur di PN Pelalawan

Selasa, 19 Maret 2019 21:02
Pemkab Inhil Serahkan Bantuan Bagi Warga Sulteng Korban Bencana Gempa dan Tsunami

Selasa, 19 Maret 2019 19:04
Bahaya PTM, Puluhan Pedagang dan Warga di Bantan, Bengkalis Diperiksa Kesehatannya


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 10 Januari 2019 16:28
‎Batalkan Dana Tambahan,
Mahasiswa Soroti Pemprov Riau Bangun Gedung Polda dan Kejati Pakai APBD


Belasan massa dari PC-PMII mendemo Pemprov Riau yang mendanai 'habis-habisan' pembangunan gedung Mapolda dan Kejati Riau, padahal situasi keuangan Riau sedang defisit.

Riauterkini - PEKANBARU - Belasan massa dari Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC-PMII) gelar aksi demo di depan Kantor Gubernur Riau, Kamis (10/1/19).

Para mahasiswa ini menyoroti soroti sikap Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau yang rela habis-habisan mendanai pembangunan Gedung Mapolda Riau dan Kejati Riau yang telah menghabiskan ratusan triliun rupiah. Sementara kondisi Pemprov sendiri dalam keadaan defisit keuangan.

"Kenapa Pemprov Riau rela habis-habisan mau membangun Gedung Mapolda dan Kejati. Ratusan miliar hanya untuk pembangunan dua instansi vertikal itu. Ini jadi pertanyaan, kenapa," kata orator aksi PMII, Asmin Mahdi didampingi koordinator aksi Aryanto.

Menurutnya, hal ini wajar menjadi pertanyaan, karena ditengah defisit anggaran yang berujung tertunggaknya pembayaran tunjangan pegawai dan rasionalisasi anggaran dari banyak program kerja dari masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Pemprov justru membiayai pembangunan Gedung Mapolda dan Kejati yang seharusnya menjadi tanggung jawab pemerintah pusat.

Mahasiswa juga menyoroti banyaknya keadaan kantor di lingkungan Pemprov yang butuh perhatian, bukan instansi vertikal seperti Mapolda dan Kejati. Keadaan masyarakat Riau ditengah perekonomian sulit saat ini , harusnya jadi perhatian, untuk menikmati anggaran dari Pemprov.

"Pemprov Riau justru lebih memperhatikan pembangunan gedung Kejati dan Mapolda. Masyarakat Riau sendiri tidak diperhatikan," ujar mahasiswa lainnya.

PMII sendiri dalam pernyataan sikapnya menyatakan pertama, mempertanyakan kepentingan Gubernur Riau (Gubri) dalam pembangunan Gedung Polda dan Kejati Riau yang sepenuhnya dianggarkan dari APBD Riau. Sementara keduanya adalah instansi vertikal dan mestinya dianggatkan pemerintah pusat.

Kedua meminta kepada Gubri memperhatikan gedung gedung OPD Riau merupakan tanggung jawab Pemprov yang lebih layak diperbaiki dan direnovasi dibandingkan lebih memperhatikan kedua instansi vertikal tersebut.

Ketiga, mempertanyakan kepada Gubri dalam membantu sepenuhnya pembangunan Mapolda dan Kejati yang sudah menghabiskan anggaran daerah sebesar Rp264 miliar, ditengah divisit anggaran yang dialami Riau dan di tengah merosotnya ekonomi masyarakat Riau.

Keempat, meminta kepada Gubri lebih mementingkan kepentingan rakyat dalam mempergunakan APBD dibandingkan kepentingan elit. Serta kelima, meminta Gubri untuk membatalkan pengangkatan kembali Rp39 miliar untul tambahan pembangunan Gedung Kejati Riau pada 2019 ini.*(mok)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- Di Hadapan Kadisdik Riau, Siswa Pemukul Kepsek di Inhu Berdamai
- 11 Miliar Lebih Dana BOS Pelalawan Sudah Dicairkan
- Raih Doktor di UMM, Dekan FIK UMRI Diselamati Ketua DPRD Riau
- Kepala BKD Minta Guru PPT Korban Penipuan Lapor Polisi
- Dewan Ambil Tindakan Menyoal Pungutan Uang Komite SMA di Riau
- PT. CPI Tanda Tangani MoU dengan Empat Universitas Terkemuka di Riau
- Dewan Sarankan Pemkab Sudah Terapkan Sekolah Berbasis ITE di Kuansing


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com