Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Selasa, 18 Juni 2019 21:22
Juara I Regional Riau, Bagus Duhan Wakili Riau di Ajang AHMBS 2019 Tingkat Nasional

Selasa, 18 Juni 2019 21:17
Camat Gaung, Inhil Ucapkan Selamat HUT Bhayangkara ke-73

Selasa, 18 Juni 2019 21:13
Sempat Molor 2,5 Bulan, Bupati Bengkalis Serahkan LKPj TA 2018 ke DPRD

Selasa, 18 Juni 2019 20:09
Polisi Investigasi Dugaan Perambahan Hutan Kerumutan Oleh PT RIA

Selasa, 18 Juni 2019 18:12
Sekko Pekanbaru Hadiri Halal Bihalal Masyarakat Rumbai Pesisir

Selasa, 18 Juni 2019 18:09
Satu Warga Meninggal Akibat Banjir, Pemko Pekanbaru Ucapkan Bela Sungkawa

Selasa, 18 Juni 2019 18:05
Disdik Bengkalis Ancam Tindak Tegas Sekolah Pungut Uang Baju Seragam

Selasa, 18 Juni 2019 17:28
‎14,26 Gram Sabu Disita,
Pengedar Narkoba di Tambusai Diciduk Polisi Rohul di Rumahnya


Selasa, 18 Juni 2019 17:24
Kalah atau Menang di Pengadilan,
Dua Tersangka PPK Rengat, Inhu Tetap Diberhentikan KPU


Selasa, 18 Juni 2019 17:20
Sunoto Resmi Jabat Ketua PN Pasirpangaraian Gantikan Sarudi


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 10 Januari 2019 16:28
‎Batalkan Dana Tambahan,
Mahasiswa Soroti Pemprov Riau Bangun Gedung Polda dan Kejati Pakai APBD


Belasan massa dari PC-PMII mendemo Pemprov Riau yang mendanai 'habis-habisan' pembangunan gedung Mapolda dan Kejati Riau, padahal situasi keuangan Riau sedang defisit.

Riauterkini - PEKANBARU - Belasan massa dari Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC-PMII) gelar aksi demo di depan Kantor Gubernur Riau, Kamis (10/1/19).

Para mahasiswa ini menyoroti soroti sikap Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau yang rela habis-habisan mendanai pembangunan Gedung Mapolda Riau dan Kejati Riau yang telah menghabiskan ratusan triliun rupiah. Sementara kondisi Pemprov sendiri dalam keadaan defisit keuangan.

"Kenapa Pemprov Riau rela habis-habisan mau membangun Gedung Mapolda dan Kejati. Ratusan miliar hanya untuk pembangunan dua instansi vertikal itu. Ini jadi pertanyaan, kenapa," kata orator aksi PMII, Asmin Mahdi didampingi koordinator aksi Aryanto.

Menurutnya, hal ini wajar menjadi pertanyaan, karena ditengah defisit anggaran yang berujung tertunggaknya pembayaran tunjangan pegawai dan rasionalisasi anggaran dari banyak program kerja dari masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Pemprov justru membiayai pembangunan Gedung Mapolda dan Kejati yang seharusnya menjadi tanggung jawab pemerintah pusat.

Mahasiswa juga menyoroti banyaknya keadaan kantor di lingkungan Pemprov yang butuh perhatian, bukan instansi vertikal seperti Mapolda dan Kejati. Keadaan masyarakat Riau ditengah perekonomian sulit saat ini , harusnya jadi perhatian, untuk menikmati anggaran dari Pemprov.

"Pemprov Riau justru lebih memperhatikan pembangunan gedung Kejati dan Mapolda. Masyarakat Riau sendiri tidak diperhatikan," ujar mahasiswa lainnya.

PMII sendiri dalam pernyataan sikapnya menyatakan pertama, mempertanyakan kepentingan Gubernur Riau (Gubri) dalam pembangunan Gedung Polda dan Kejati Riau yang sepenuhnya dianggarkan dari APBD Riau. Sementara keduanya adalah instansi vertikal dan mestinya dianggatkan pemerintah pusat.

Kedua meminta kepada Gubri memperhatikan gedung gedung OPD Riau merupakan tanggung jawab Pemprov yang lebih layak diperbaiki dan direnovasi dibandingkan lebih memperhatikan kedua instansi vertikal tersebut.

Ketiga, mempertanyakan kepada Gubri dalam membantu sepenuhnya pembangunan Mapolda dan Kejati yang sudah menghabiskan anggaran daerah sebesar Rp264 miliar, ditengah divisit anggaran yang dialami Riau dan di tengah merosotnya ekonomi masyarakat Riau.

Keempat, meminta kepada Gubri lebih mementingkan kepentingan rakyat dalam mempergunakan APBD dibandingkan kepentingan elit. Serta kelima, meminta Gubri untuk membatalkan pengangkatan kembali Rp39 miliar untul tambahan pembangunan Gedung Kejati Riau pada 2019 ini.*(mok)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- Disdik Bengkalis Ancam Tindak Tegas Sekolah Pungut Uang Baju Seragam
- Pemprov Riau Dituding Belum Bertanggung Jawab Sepenuhnya Terhadap SMAN 2 Bangko Rohil
- Mantap, Perpusdes Jangkang, Bengkalis Wakili Riau Lomba Tingkat Nasional
- PPDB 2019, OPSAD Bengkalis Serukan Baju Ciri Khas Dibiayai Sekolah
- 62 tak Lulus, Bengkalis Peringkat 5 Hasil UN SMP Sederajat di Riau
- Belasan Guru Provinsi Temui Gubri Sampaikan Lima Tuntutan di Antaranya THR
- Jelang Lebaran, Bupati Kampar Lantik 103 Kepala SD/SMP, Pengawas dan Penilik


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com