Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 22 Pebruari 2019 12:22
Hari Pertama Kerja, Wagubri Canangkan Penghamatan Listrik di Kantornya

Jum’at, 22 Pebruari 2019 11:45
PT SMF Buat Taman di Okura Bersama Pemuda Setempat

Jum’at, 22 Pebruari 2019 11:16
Digelar Diskusi Strategi Perluasan Penyaluran BPNT Seluruh Riau

Jum’at, 22 Pebruari 2019 07:38
Hadiri Syukuran Pelantikan Gubri, Andi Rachman Didoakan jadi Legislator Senayan

Jum’at, 22 Pebruari 2019 07:33
Pelajar Kuansing Tewas Dikabarkan Tertabrak Mobil Patwal Bupati Inhu

Kamis, 21 Pebruari 2019 21:45
Kepala BRG dan Andi Rachman Hadiri Malam Syukuran Pelantikan Gubernur dan Wagubri

Kamis, 21 Pebruari 2019 20:19
Prudential Indonesia Hadirkan PRUsyariah Program Wakaf

Kamis, 21 Pebruari 2019 18:27
Gubernur Riau dan Wakil Ikuti Proses Tepung Tawar LAM

Kamis, 21 Pebruari 2019 17:55
Perkara Pemalsuan SKT, Hakim Ancam Saksi Beri Keterangan Palsu

Kamis, 21 Pebruari 2019 17:46
Bupati Amril Mukminin: Jadikan Indonesia Bersih Sebagai Gerakan Massif di Bengkalis


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 10 Januari 2019 16:28
‎Batalkan Dana Tambahan,
Mahasiswa Soroti Pemprov Riau Bangun Gedung Polda dan Kejati Pakai APBD


Belasan massa dari PC-PMII mendemo Pemprov Riau yang mendanai 'habis-habisan' pembangunan gedung Mapolda dan Kejati Riau, padahal situasi keuangan Riau sedang defisit.

Riauterkini - PEKANBARU - Belasan massa dari Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC-PMII) gelar aksi demo di depan Kantor Gubernur Riau, Kamis (10/1/19).

Para mahasiswa ini menyoroti soroti sikap Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau yang rela habis-habisan mendanai pembangunan Gedung Mapolda Riau dan Kejati Riau yang telah menghabiskan ratusan triliun rupiah. Sementara kondisi Pemprov sendiri dalam keadaan defisit keuangan.

"Kenapa Pemprov Riau rela habis-habisan mau membangun Gedung Mapolda dan Kejati. Ratusan miliar hanya untuk pembangunan dua instansi vertikal itu. Ini jadi pertanyaan, kenapa," kata orator aksi PMII, Asmin Mahdi didampingi koordinator aksi Aryanto.

Menurutnya, hal ini wajar menjadi pertanyaan, karena ditengah defisit anggaran yang berujung tertunggaknya pembayaran tunjangan pegawai dan rasionalisasi anggaran dari banyak program kerja dari masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Pemprov justru membiayai pembangunan Gedung Mapolda dan Kejati yang seharusnya menjadi tanggung jawab pemerintah pusat.

Mahasiswa juga menyoroti banyaknya keadaan kantor di lingkungan Pemprov yang butuh perhatian, bukan instansi vertikal seperti Mapolda dan Kejati. Keadaan masyarakat Riau ditengah perekonomian sulit saat ini , harusnya jadi perhatian, untuk menikmati anggaran dari Pemprov.

"Pemprov Riau justru lebih memperhatikan pembangunan gedung Kejati dan Mapolda. Masyarakat Riau sendiri tidak diperhatikan," ujar mahasiswa lainnya.

PMII sendiri dalam pernyataan sikapnya menyatakan pertama, mempertanyakan kepentingan Gubernur Riau (Gubri) dalam pembangunan Gedung Polda dan Kejati Riau yang sepenuhnya dianggarkan dari APBD Riau. Sementara keduanya adalah instansi vertikal dan mestinya dianggatkan pemerintah pusat.

Kedua meminta kepada Gubri memperhatikan gedung gedung OPD Riau merupakan tanggung jawab Pemprov yang lebih layak diperbaiki dan direnovasi dibandingkan lebih memperhatikan kedua instansi vertikal tersebut.

Ketiga, mempertanyakan kepada Gubri dalam membantu sepenuhnya pembangunan Mapolda dan Kejati yang sudah menghabiskan anggaran daerah sebesar Rp264 miliar, ditengah divisit anggaran yang dialami Riau dan di tengah merosotnya ekonomi masyarakat Riau.

Keempat, meminta kepada Gubri lebih mementingkan kepentingan rakyat dalam mempergunakan APBD dibandingkan kepentingan elit. Serta kelima, meminta Gubri untuk membatalkan pengangkatan kembali Rp39 miliar untul tambahan pembangunan Gedung Kejati Riau pada 2019 ini.*(mok)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- Disaksikan Bupati Harris, PAC PGRI Pangkalan Lesung Resmi Dilantik
- Toefl Batch V Lexie Trainings Diikuti Peserta Asing
- Mahasiswa FMIPA UNRI Belajar Industri Ke PT RAPP
- ‎Kepala Madrasah se-Rohul Bahas Persiapan UNBK 2019, Listrik dan Jaringan Masih Bermasalah
- 49 Kepsek dan P2UPD Kabupaten Kuansing Dilantik
- Ratusan Peserta Ikuti Pelatihan PSM Peningkatan Mutu Pembelajaran Sekolah di Bengkalis
- Gantikan Basuki,
Gusrina Resmi Jabat Gubernur Mahasiswa Faperta UPP Rohul 2019-2020



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com