Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 19 April 2019 20:57
Catatan Rahman Rahim,
Riau Hijau, Solusi Permasalahan Lingkungan di Riau


Jum’at, 19 April 2019 20:41
Dari Tokyo ke Pekanbaru, UNIQLO Membuka Toko Pertama di Living World

Jum’at, 19 April 2019 16:31
Empat ABK Kapal BG Maju Tewas Terjebak di Bunker

Jum’at, 19 April 2019 16:06
Tentang PSU/PSL, KPU Belum Terima Rekomendasi Resmi

Jum’at, 19 April 2019 14:46
Bawa Sabu 20 Gram, Pengunjung Rutan Sialang Bungkuk Diamankan Petugas Rutan

Jum’at, 19 April 2019 12:45
Viral di Medsos Suara Prabowo Hilang 100,
KPU Dumai Akui Salah dan Minta Maaf


Jum’at, 19 April 2019 11:30
Bupati Kuansing Serahkan Dana Hibah untuk Ponpes di Gunung Toar

Jum’at, 19 April 2019 08:00
Bawaslu Riau Rekomendasikan 98 TPS Gelar PSL dan PSU

Kamis, 18 April 2019 18:59
Hari Warisan Dunia, Disbud Riau Beri Lestarikan Cagar Budaya

Kamis, 18 April 2019 17:29
Melalui Teleconference, Bupati Kampar Laporkan Pemilu di Kampar Aman dan Lancar


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 28 Januari 2019 14:40
Februari, Disdik Pekanbaru Gelar áSimulasi UNBK

Februari mendatang, Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru akan melakukan simulasi pertama Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) untuk tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Riauterkini - PEKANBARU - Februari mendatang, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru akan melakukan simulasi pertama Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) untuk tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) tahun 2019.

Simulasi akan digelar beberapa kali sebelum pelaksanan UN tanggal 22 hingga 25 April mendatang. Tujuan digelarnya mutasi, dikatakan pihak Disdik, untuk mengetahui kesiapan perangkat komputer yang digunakan.

"Kita jadwalkan simulasi pertama bulan Februari nanti. Nanti akan dipastikan lagi," ungkap Kepala Dinas Pendidikan Pekanbaru melalui Sekretarisnya, Muzailis kepada wartawan, Senin (28/1 /2019).

Lanjutnya, Disdik Pekanbaru telah menuntaskan proses verifikasi terhadap sekolah yang melaksanakam UNBK tingkat SMP tahun 2018.

Berdasarkan keputusan akhirnya ada 78 sekolah SMP yang menggelar UNBK dari 120 lebih sekolah yang diseleksi. Sebanyak 78 titik ujian menggunakan komputer ini dinilai layak dan memenuhi standarisasi yang ditetapkan.

"Sekarang sudah selesai verifikasi dan ada 78 sekolah yang ditetapkan untuk UNBK dari 120 lebih, baik swasta maupun negeri," tutur Muzailis.

Diungkapkan Muzailis, ada beberapa sekolah menumpang di gedung SMA maupun SMK. Namun saat dilakukan verifikasi dinyatakan layak dan memenuhi persyaratan.

Sementara itu, kriteria yang harus dipenuhi untuk melaksanakan UNBK yakni, jumlah perangkat komputer yang dimiliki sesuai dengan jumlah murid yang menjadi peserta ujian. Lancar atau tidaknya jaringan, jarak lokasi UNBK tidak terlalu jauh dari tempat tinggal siswa.

"Untuk tahun ini, peserta UN tingkat SMP di Pekanbaru mencapai 14.700 lebih sesuai dengan Daftar Nominasi Tetap (DNT) yang dimiliki Disdik," ungkapnya. (dan)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- Dicopot Secara Sepihak, Staf Kemenag Angkat Bicara
- 32 SMP Negeri dan Swasta Sederajat Bakal Ikuti UNBK di Pelalawan
- Liga Berjenjang U-16 Region Kampar Seru, Enam Tim Siap Berlaga di Babak Enam Besar
- DPRD Pekanbaru Soroti Kualitas Proses Belajar Mengajar SMK Bina Profesi Pekanbaru
- Dua Pelajar SMAN 1 Bangkinang Kota Raih Emas di Kejurda Taekwondo
- 34 Sekolah di Kampar Laksanakan UNBK dan 16 Sekolah Masih UNPK
- Puluhan Mahasiswa Jurusan IP UR Dialog Interaktif dengan Ketua DPRD Kampar


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com