Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 25 Mei 2019 16:14
Kasat Lantas Cek Kesiapan Personel dan Kendaraan Dinas Jelang Idul Fitri 2019

Sabtu, 25 Mei 2019 16:09
Wisuda UIR Periode II Tahun 2019, Hermanto Duduki Pemuncak Tingkat Universitas

Sabtu, 25 Mei 2019 14:54
Nikmati 4Gpluskuat Saat Berbuka Puasa

Sabtu, 25 Mei 2019 14:02
Bupati Harapkan Program Listrik Desa di Inhil Dapat Digesa

Sabtu, 25 Mei 2019 13:11
Tanpa Dana Desa, Pembangunan Tak Kan Merata di Kuansing

Sabtu, 25 Mei 2019 13:08
Berbagi Kebahagiaan, PT Rifan Financindo Berjangka Pekanbaru Santuni Puluhan Anak Yatim

Sabtu, 25 Mei 2019 07:19
Bupati Kampar Lantik 11 Pejabat Eselon II

Jum’at, 24 Mei 2019 22:02
Imigrasi Bengkalis Santuni Anak Panti Asuhan

Jum’at, 24 Mei 2019 21:49
Pemkab Bengkalis Ingatkan Seluruh Perusahaan Segera Bayarkan THR

Jum’at, 24 Mei 2019 21:41
Buka Puasa Bersama Ramadhan, PT EDI Rohul Salurkan Bantuan dan Berbagi dengan Kaum Dhuafa


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 14 Maret 2019 16:23
UNBK SMA Sederjat Tahun Ini Belum 100 Persen

UNBK tingkat SMA tahun ini belum akan dapat terlaksana 100 persen. Pasalnya, Riau belum sanggup membayar.

Riauterkini-Pekanbaru- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Riau mengungkap pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 2019 di tingkat SMA/SMK sederajad belum 100 persen.

"UNBK belum 100 persen, soalnya kita belum mampu biayai UNBK secara keseleuruhan," kata Ketua Komisi V DPRD Riau Aherson, Kamis (14/3/19).

Sementara, kata Aherson untuk anggaran UNBK 2019 tahun ini, sekitar Rp10 miliar. Hal ini disebabkan juga oleh rasionalisasi anggaran. "Tahun ini anggaran kecil, tapi kita maksimalkan saja yang ada," ujarnya.

Politisi Partai Demokrat ini menjelaskan dari 300 sekolah yang membutuhkan hanya 30 sekolah yang mendapatkan fasilitas untuk pelaksanaan UNBK tahun ini.

"Sedangkan daerah-daerah yang sulit terjangkau ini yang menjadi prioritas kita. Kalau daerah yang sekolahnya dekat satu dengan yang lainnya, aksesnya mudah, masih bisa digabung," katanya.

Aherson mengatakan permasalahan anggaran ini tidak menjadi hambatan dalam pelaksanaan UNBK nantinya. Lanjut dia, minimnya anggaran bisa dijadikan tantatangan untuk memaksimalkan pelaksanaannya.

"Harapan saya, gubernur baru dapat mendorong teknologi karena sekarang tidak jamannya manual, semua sudah harus online," tuturnya. ***(Uli)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- Wisuda UIR Periode II Tahun 2019, Hermanto Duduki Pemuncak Tingkat Universitas
- Mahasiswa UR Taja Kegiatan Program Kreativitas Mahasiswa di SMA Negeri Pintar Provinsi Riau
- Guru, Wali Murid dan Pelajar SMAN 2 Bengkalis Santuni Anak Yatim dan Anak Kurang Mampu Belasan Juta Rupiah
- Gedung Baru SDN 019 Air Hitam,Kuansing Diresmikan
- 10 Tahun Terbengkalai, Pemkab Siak Kembali Lanjutkan Pembangunan SDN 01 di 2020
- Gencar Ditolak, Kamenag Kuansing Bahas Pergantian Kepala MAN 1 Telukkuantan
- Demi Selamatkan MAN 1 Telukkuantan, Kepsek Baru Diminta Mundur


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com