Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 24 Mei 2019 22:02
Imigrasi Bengkalis Santuni Anak Panti Asuhan

Jum’at, 24 Mei 2019 21:49
Pemkab Bengkalis Ingatkan Seluruh Perusahaan Segera Bayarkan THR

Jum’at, 24 Mei 2019 21:41
Buka Puasa Bersama Ramadhan, PT EDI Rohul Salurkan Bantuan dan Berbagi dengan Kaum Dhuafa

Jum’at, 24 Mei 2019 21:38
Safari Ramadan 1440 H, Wagubri Shalat Tarawih dan Serahkan Bantuan di Mesjid Agung Al Huda Tembilahan

Jum’at, 24 Mei 2019 20:15
Serunya Midnight Sale di Mal SKA, Diskon Melimpah Sampai 70 Persen

Jum’at, 24 Mei 2019 19:29
Mahasiswa UR Taja Kegiatan Program Kreativitas Mahasiswa di SMA Negeri Pintar Provinsi Riau

Jum’at, 24 Mei 2019 19:15
Buka Bersama Pengurus, Apindo Gandeng ACI NUS Gelar Survey Daya Saing Usaha 2019

Jum’at, 24 Mei 2019 19:11
Kutuk Tindakan Represif, HMI Pekanbaru Minta Kapolri Dicopot

Jum’at, 24 Mei 2019 17:24
Berbagi Berkah Ramadan, Alumni Unri RAPP Santuni Anak Yatim

Jum’at, 24 Mei 2019 17:08
Tanggapi Pendemo, Waka DPRD Riau Janji Akan Sampaikan Tuntutan Hingga ke Pusat


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 14 Maret 2019 16:23
UNBK SMA Sederjat Tahun Ini Belum 100 Persen

UNBK tingkat SMA tahun ini belum akan dapat terlaksana 100 persen. Pasalnya, Riau belum sanggup membayar.

Riauterkini-Pekanbaru- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Riau mengungkap pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 2019 di tingkat SMA/SMK sederajad belum 100 persen.

"UNBK belum 100 persen, soalnya kita belum mampu biayai UNBK secara keseleuruhan," kata Ketua Komisi V DPRD Riau Aherson, Kamis (14/3/19).

Sementara, kata Aherson untuk anggaran UNBK 2019 tahun ini, sekitar Rp10 miliar. Hal ini disebabkan juga oleh rasionalisasi anggaran. "Tahun ini anggaran kecil, tapi kita maksimalkan saja yang ada," ujarnya.

Politisi Partai Demokrat ini menjelaskan dari 300 sekolah yang membutuhkan hanya 30 sekolah yang mendapatkan fasilitas untuk pelaksanaan UNBK tahun ini.

"Sedangkan daerah-daerah yang sulit terjangkau ini yang menjadi prioritas kita. Kalau daerah yang sekolahnya dekat satu dengan yang lainnya, aksesnya mudah, masih bisa digabung," katanya.

Aherson mengatakan permasalahan anggaran ini tidak menjadi hambatan dalam pelaksanaan UNBK nantinya. Lanjut dia, minimnya anggaran bisa dijadikan tantatangan untuk memaksimalkan pelaksanaannya.

"Harapan saya, gubernur baru dapat mendorong teknologi karena sekarang tidak jamannya manual, semua sudah harus online," tuturnya. ***(Uli)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- Mahasiswa UR Taja Kegiatan Program Kreativitas Mahasiswa di SMA Negeri Pintar Provinsi Riau
- Guru, Wali Murid dan Pelajar SMAN 2 Bengkalis Santuni Anak Yatim dan Anak Kurang Mampu Belasan Juta Rupiah
- Gedung Baru SDN 019 Air Hitam,Kuansing Diresmikan
- 10 Tahun Terbengkalai, Pemkab Siak Kembali Lanjutkan Pembangunan SDN 01 di 2020
- Gencar Ditolak, Kamenag Kuansing Bahas Pergantian Kepala MAN 1 Telukkuantan
- Demi Selamatkan MAN 1 Telukkuantan, Kepsek Baru Diminta Mundur
- Buntut Pertukaran Kepala MAN 1 Telukkuantan, Kemenag Kuansing Diduga Perjualbelikan Jabatan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com