Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Rabu, 19 Juni 2019 13:40
Bina Lingkungan Pertamina Dumai dan Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

Rabu, 19 Juni 2019 12:59
Sempena HUT Kodam I BB ke-69, Kodim 0314/Inhil Tanam Pohon Ekonomis

Rabu, 19 Juni 2019 12:53
Satreskrim Polres Pelalawan Serahkan Tersangka Ketua PPK ke Jaksa

Rabu, 19 Juni 2019 12:51
Terjerat OTT, Dua Pegawai BPN Siak Dituntut Hukuman 14 Bulan Penjara

Rabu, 19 Juni 2019 12:02
Indro dan Rahman, Dua Gajah Terlatih Bertugas Tarik Simpati Kawanannya di TNTN

Rabu, 19 Juni 2019 11:52
Perusahaan Migas Thailand Gelar Seminar dan Workshop di Pekanbaru

Rabu, 19 Juni 2019 11:01
Dibuka Perdana, Beasiswa 3T Kurang Diminati Tamatan SMA di Bengkalis

Rabu, 19 Juni 2019 10:56
Jadwal Pacu Jalur untuk Setiap Rayon 2019

Rabu, 19 Juni 2019 10:11
F-PDI Perjuangan Kritisi Pejabat Pelalawan Ogah Tinggal di Rumdis

Rabu, 19 Juni 2019 09:31
Buka Layanan di Kantor Camat, Trobosan DPMPTSP Dipuji F-PAN DPRD Pelalawan


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 14 Maret 2019 17:42
Dewan Sarankan Pemkab Sudah Terapkan Sekolah Berbasis ITE di Kuansing

Komisi A DPRD Kuansing menyarankan Pemkab untuk mulai menerpakan sekolah berbasis ITE. Sudah waktunya.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - DPRD Kuansing dari Komisi A DPRD menyarankan Pemerintah Daerah sudah harus menerapkan Sekolah berbasis ITE di Kuansing, agar generasi dimasa depan tidak gaptek dalam dunia digital.

"Sekarang Kewajiban Kabupaten kan hanya SD dan SMP tentu dengan dunia digital saat ini, Pemkab melalui Dinas Pendidikan mesti harus menyesuaikan dengan zaman sekarang," ujar Ketua Komisi A DPRD Kuansing, Musliadi, S.Ag Kamis (14/3/2019) kepada riauterkini.com.

Menurut Musliadi, Sekolah berbasis ITE SD dan SMP ini sudah diterapkan oleh Kabupaten Muaro Bungo, Provinsi Jambi, hal itu dapat ia ketahui ketika rombongan Komisi A melakukan kunker ke Dinas Pendidikan Muaro Bungo, Selasa (12/3/2019) lalu.

"Di Jambi ini, pelajarnya melaksanakan ujian dan belajar dudah menerapkan sistim ITE ini. Kemudian untuk Sekolah greatnya memang dipantau dan selalu dianalisa Dinas terkait," ungkap Musliadi.

Misalkan kata Politisi PKB ini, di satu Kecamatan itu, ada Sekolah yang diunggulkan, yang menjadi projec aktualisasi program-program pendidikan yang berbasiskan kepada ITE. Dari Tahun ke Tahun menurut Musliadi, selalu di evaluasi apakah ada peningkatan atau stagnan.

"Sekolah-Sekolah berbasis ITE ini dinilai, jika makin bagus maka akan dimasukkan program Nasioanal, seperti permohonan labor dan alat-alat ITE. Bahkan, dengan adanya Sekolah unggulan ITE ini, dengan muda mereka mendapatkan bantuan Nasional dari APBN," kata Cak Mus sapaan arabnya.

Penerapan ini, meurut pihak Dinas setempat kata Cak Mus, manfaatnya akan dapat dirasakan dimasa mendatang, ketika pelalajar ini berhadapan dengan dunia digital berbasis ITE.

"Tentunya ketika mereka berhadapan dengan dunia ITE mereka tak canggung lagi. Untuk SMP di sana hampir 60 persen telah menerapkan Sekolah berbasis ini. Kita berharap Pemkab melalui Dinas Pendidikan bisa mengabdosi sistim ini juga," pinta Cak Mus.** (Jok)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- Dibuka Perdana, Beasiswa 3T Kurang Diminati Tamatan SMA di Bengkalis
- Disdik Bengkalis Ancam Tindak Tegas Sekolah Pungut Uang Baju Seragam
- Pemprov Riau Dituding Belum Bertanggung Jawab Sepenuhnya Terhadap SMAN 2 Bangko Rohil
- Mantap, Perpusdes Jangkang, Bengkalis Wakili Riau Lomba Tingkat Nasional
- PPDB 2019, OPSAD Bengkalis Serukan Baju Ciri Khas Dibiayai Sekolah
- 62 tak Lulus, Bengkalis Peringkat 5 Hasil UN SMP Sederajat di Riau
- Belasan Guru Provinsi Temui Gubri Sampaikan Lima Tuntutan di Antaranya THR


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com