Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Rabu, 22 Mei 2019 10:15
Status Tersangka Suap tak Halangi Bupati Bengkalis Safari Ramadhan

Rabu, 22 Mei 2019 10:11
Tahan Seorang Tersangka, BC Bengkalis Sita 700 Kampit Bawang Merah Selundupan

Rabu, 22 Mei 2019 10:04
Polsek Bengkalis Bagi Takjil Berbuka Gratis

Rabu, 22 Mei 2019 07:13
Hadiri Nuzulul Qur'an, Wako Pekanbaru Jadi Amil.Zakat Masjid Mukarromah

Selasa, 21 Mei 2019 22:46
Wabup Inhil: Nuzulul Qur'an Momentum Meningkatkan Kesadaran Mengamalkan Ajaran Al Qur'an

Selasa, 21 Mei 2019 22:10
Jalin Silaturahmi, Terminal Bangkinang Gelar Buka Bersama

Selasa, 21 Mei 2019 21:06
Wali Kota Pekanbaru Kukuhkan Kepengurusan Fankoper

Selasa, 21 Mei 2019 20:51
Prime Park Hotel Pekanbaru Undang Ratusan Anak Yatin Berbuka Puasa Bersama

Selasa, 21 Mei 2019 20:49
Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Dinas PUPR Rohul Buka Puasa Ramadhan Bersama

Selasa, 21 Mei 2019 19:29
Korupsi Pengadaan Pipa Transmisi PDAM Tembilahan, Inhil, PNS dan Kontraktor Dituntut Berbeda


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 2 Mei 2019 09:18
Pimpin Upacara Hardiknas, Gubri Bacaka Pidato Mendikbud

Digelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional 2019. Gubri sebagai irup membacakan pidato tertulis Mendikbud.

Riauterkini - PEKANBARU - Gubernur Riau (Gubri) H Syamsuar pimpin apel peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Kegiatan yang digelar di halaman Kantor Gubernur Riau ini juga diikuti Ketua DPRD Riau Septina Primawati, Kapolda Riau Irjen Pol Widodo Eko Prihastopo serta berbagai pejabat dari unsur lainnya.

Ada pun sambutan tertulis Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI Muhajir Effendi yang dibacakan langsung Gubri yakni memaparkan bahwa pendidikan telah membukakan pintu wawasan, menyalakan cahaya pengetahuan, dan menguatkan pilar ketahanan moral.

"Kita semua harus sadar bahwa aset terbesar Indonesia bukan tambang, bukan gas, bukan minyak, bukan hutan, ataupun segala macam hasil bumi; aset terbesar bangsa ini adalah manusia Indonesia. Tanggung jawab kita sekarang adalah mengembangkan kualitas manusia Indonesia," kata Gubri, Kamis (2/5/19).

Disampaikan bawah, manusia yang terdidik dan tercerahkan adalah kunci kemajuan bangsa. Jangan sesekali mengikuti jalan berpikir kaum kolonial di masa lalu. Fokus mereka, kaum colonial itu, adalah pada kekayaan alam saja dan tanpa peduli pada kualitas manusianya. Kaum kolonial memang datang untuk mengeruk dan menyedot isi bumi Nusantara, menguras hasil bumi Nusantara.

"Karena itu, mereka peduli dan tahu persis data kekayaan alam kita, tetapi mereka tidak pernah peduli dengan kualitas manusia di nusantara," ungkap Gubri.

Indonesia saat ini sudah 70 tahun merdeka. Kemerdekaan itu menurut Gubri bukan hanya untuk menggulung kolonialisme. Melainkan untuk menggelar kesejahteraan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

"Mari kita jawab, tahukah kita berapa jumlah sekolah, jumlah guru, jumlah siswa, jumlah perguruan tinggi di daerah kita.Tahukah kita berapa banyak anak-anak di wilayah kita yang terpaksa putus sekolah. Tahukah kita tentang kondisi guru-guru di sekolah yang mengajar anak-anak kita. Tahukah kita tentang tantangan yang dihadapi oleh kepala sekolah dan guru untuk memajukan sekolahnya," paparnya.***(mok)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- Demi Selamatkan MAN 1 Telukkuantan, Kepsek Baru Diminta Mundur
- Buntut Pertukaran Kepala MAN 1 Telukkuantan, Kemenag Kuansing Diduga Perjualbelikan Jabatan
- Protes Mutasi Kepsek, Siswa MAN 1 Telukkuatan Demo Kemenag Saat Rapat
- Tolak Kepala Sekolah Dipindahkan, Siswa MAN 1 Telukkuantan Sampaikan Protes
- Pergantian Mendadak Kepala MAN 1 Teluk Kuantan Picu Polemik
- Kecuali Tak Ikut UN,  MKKS Bengkalis Pastikan Seluruh Pelajar SMA Bengkalis Diumumkan Lulus 
- Himbauan Gubri Dicuaikan, Pelajar Tetap Coret Baju Sekolah


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com