Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Kamis, 23 Mei 2019 07:59
21 Tahun Reformasi, Mahasiswa Demo Malam di Depan Kantor Bupati Bengkalis

Kamis, 23 Mei 2019 07:54
Pansus Pembiayaan Haji Umroh DPRD Bengkalis Konsultasi ke Pemprov Jambi

Kamis, 23 Mei 2019 07:50
Forkom Pemred Riau Pererat Silaturrahim dengan Buka Bersama

Rabu, 22 Mei 2019 22:37
PT RAPP Salurkan Bantuan Untuk Anak Yatim, Dhuafa dan Mesjid di Siak

Rabu, 22 Mei 2019 22:31
Sehari Gubri di Siak, Rp 880 Juta Lebih Zakat Terkumpul

Rabu, 22 Mei 2019 20:05
Delapan Jabatan Perwira Disertijab, Kasat Lantas dan Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Diganti

Rabu, 22 Mei 2019 18:58
Antisipasi Lonjakan Traffic, Smartfren Tingkatkan Beragam Layanan

Rabu, 22 Mei 2019 18:08
PBSI Dinilai Teledor, Pemberian Bonus Atlet Bulutangkis Dituding Tidak Tepat Sasaran

Rabu, 22 Mei 2019 17:35
Datangi Polda Riau, Puluhan Massa HMI-MPO Pertanyakan Buruknya Komitmen Penegakan Hukum

Rabu, 22 Mei 2019 17:28
Gubri Serahkan Zakat Sebesar Rp25 Juta di Siak


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 13 Mei 2019 18:09
Himbauan Gubri Dicuaikan, Pelajar Tetap Coret Baju Sekolah

Para pelajar SMA sederajat tetap pesta kelulusan dengan corat-coret baju. Himbau Gubri dianggap angin lalu.

Riauterkini - PEKANBARU - Himbauan Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar kepada pelajar agar tak mencoret-coret baju sekolah, rupanya tetap tak diindahkan.

Sore ini, ratusan pelajar usai dinyatakan lulus setelah berjibaku selama tiga tahun dari sekolah tempatnya menimba ilmu. Para pelajar ini pun dengan berjamaah saling mencoret baju.

Mulai dari cat semprot, spidol seperti alat penting sebagai sarana coretan ke masing-masing baju pelajar secara bergantian. Pakaian putih bersih yang biasanya terlihat rapi, kini tak lagi tampak, berganti warna warni.

Seperti yang terlihat di SMAN 5 Jalan Bawal, Kelurahan Wonorejo Kecamatan Marpoyan Damai. Tidak hanya pelajar pria. Pelajar perempuan juga seperti tak mau ketinggalan melewatkan momen yang mereka anggap sebagai kenangan ini.

"Ayo tanda tangan mu untuk kenang-kenangan," ujar salah seorang pelajar dengan gembira, Senin (13/5/19).

Aksi coret-coretan baju ini pun sempat menjadi tontonan warga sekitar. Tidak lama kemudian, para pelajar ini pun bersiap menggelar aksi kompoi ke jalan menggunakan kendaraan.

Sebelumnya Gubri, menghimbau kepada pelajar agar tidak melakukan coret-coretan baju. Orang nomor satu di Riau ini menyatakan sebaiknya baju sekolah, khususnya yang masih sangat layak pakai disumbangkan kepada mereka yang kurang mampu.

Mantan Bupati Siak ini bahkan meminta melalui Kepala Dinas Pendidikan Riau agar mensosialisasikan kepada pihak sekolah agar dapat memberikan pemahaman.***(mok)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- Demi Selamatkan MAN 1 Telukkuantan, Kepsek Baru Diminta Mundur
- Buntut Pertukaran Kepala MAN 1 Telukkuantan, Kemenag Kuansing Diduga Perjualbelikan Jabatan
- Protes Mutasi Kepsek, Siswa MAN 1 Telukkuatan Demo Kemenag Saat Rapat
- Tolak Kepala Sekolah Dipindahkan, Siswa MAN 1 Telukkuantan Sampaikan Protes
- Pergantian Mendadak Kepala MAN 1 Teluk Kuantan Picu Polemik
- Kecuali Tak Ikut UN,  MKKS Bengkalis Pastikan Seluruh Pelajar SMA Bengkalis Diumumkan Lulus 
- Himbauan Gubri Dicuaikan, Pelajar Tetap Coret Baju Sekolah


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com