Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Senin, 24 Juni 2019 18:26
Wagubri: PSPS Harus Berkaca Kenapa Perusahaan Enggak Beri Bantuan

Senin, 24 Juni 2019 18:05
Desak Tingkatkan Pengawasan, Ampera Datangi Kantor DPRD Bengkalis

Senin, 24 Juni 2019 17:28
Halal Bi Halal di Islamic Center,
Sekda Ajak DWP Rohul Dukung Kinerja Suami‎ Demi Pembangunan Daerah


Senin, 24 Juni 2019 17:22
KPU Kuansing Terima Draft Jadwal Pilkada Serentak 2020

Senin, 24 Juni 2019 17:14
Merga Silima Tampilkan Warisan Budaya Karo untuk Generasi Muda

Senin, 24 Juni 2019 17:06
Fakta-Fakta Terbaru Terungkap pada Sidang Pidana Pemilu Pelalawan

Senin, 24 Juni 2019 16:41
Hina Gubri, Wagubri Pertimbangkan Pidanakan Supporter PSPS

Senin, 24 Juni 2019 15:42
Perekonomian Terus Menurun, Pemkab Kuansing Disarankan Gunakan Anggaran pada Pos Primer

Senin, 24 Juni 2019 15:05
Ditertibkan Satpol PP, PKL di Gerbang Perkantoran Pemkab‎ Rohul Minta Ini ke Bupati

Senin, 24 Juni 2019 14:58
Masuk Tahap Pendaftaran Balon Kades,
Pilkades Serentak di Kabupaten Meranti Dilaksanakan 26 Agustus 2019 Mendatang



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 17 Mei 2019 14:05
Tolak Kepala Sekolah Dipindahkan, Siswa MAN 1 Telukkuantan Sampaikan Protes

Siswa MAN 1 Telukkuantan menyampaikan protes dengan ramai-ramai menandatangani petisi. Menolak pemindahan kepala sekolah mereka.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Setelah sebelumnya sejumlah Wali Murid menyampaikan bentuk protes melalui penandatanganan petisi penolakan mutasi Kepsek, kini giliran siswa juga melaukan hal serupa.

"Kabarnya, besok (hari ini) seluruh siswa mengumpulkan tandatangan. Bentuk penolakan mutasi Kepsek," ujar E salah seorang Wali Murid, Kamis (17/5/2019) malam.

Sebelumnya para Wali Murid ini, telah mengumpulkan sebanyak 469 tandatangan, dan hampir menuju angka 500. Tidak tertutup kemungkinan akan terus bertambah sesuai seruan dukungan dalam petisi.

Sementara dari keterangan salah seorang pihak Sekolah, yang enggan disebutkan namanya, pembubuhan tandatangan telah dilakukan para siswa.

"Iya jadi, mungkin," jawabnya singkat.

Kemenag Kuansing, Jisman, S.Ag saat dikonfirmasi Jum'at (17/5/2019) siang, terkait mutasi Kepsek ini menurutnya, sudah berdasarkan ketentuan dan regulasi yang ada tanpa adanya intrik-intrik lain.

Menurutnya, Kepsek Zulkifli ini, telah menjabat selama 8 tahun, berdasarkan aturan, jika sudah dua periode maka dilakukan mutasi, karena itu merupakan aturan.

"Mutasi ini kita lakukan, berdasarkan ketentuan, mengacunya tentu tetap pada regulasi," jelas Jisman.

Ia menjelaskan, gejolak ini menurutnya dipicu adanya isu bahwa program akan diganti terutama camp Bahasa Inggris, ia tegaskan bahwa itu tidak benar.

"Makanya terjadi penolakan, atas isu itu, padahal tidak sama sekali demikian. Bahkan dengan Kepsek baru, kita komit melanjutkan program-program yang telah ada dari Kepsek sebelumnya," kata Jisman.

Pihaknya juga, mengkui prestasi Kepsek Zulkifli, melalui program yang dibuatnya, tapi disebabkan aturan maka mutasi harus dilakukan dan itu kata Jisman, bukan keinginan semena-mena.

"Mutasi ini, tak lain untuk memberikan kesempatan bagi Sekolah lainnya, untuk bisa mencapai prestasi yang sama. Kita berharap dengan mutasi Pak Zulkifli, ke MAN Pangean, bisa menghrumkan nama Sekolah tersebut," pungkasnya.*** (Jok)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- Mahasiswa Kukerta UNRI Latih Pelajar SMP Purnama Membuat Kokodama
- Camat Abdimas Syahfitra Lepas Kontingen O2SN Tenayan Raya
- Dibuka Perdana, Beasiswa 3T Kurang Diminati Tamatan SMA di Bengkalis
- Disdik Bengkalis Ancam Tindak Tegas Sekolah Pungut Uang Baju Seragam
- Pemprov Riau Dituding Belum Bertanggung Jawab Sepenuhnya Terhadap SMAN 2 Bangko Rohil
- Mantap, Perpusdes Jangkang, Bengkalis Wakili Riau Lomba Tingkat Nasional
- PPDB 2019, OPSAD Bengkalis Serukan Baju Ciri Khas Dibiayai Sekolah


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com