Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Rabu, 17 Juli 2019 16:34
Humas Pemko Pekanbaru Gelar Pemilihan Wartawan Idaman

Rabu, 17 Juli 2019 16:29
Pilkada Siak 2020, T S Hamzah Jadi Trending Topic di Masyarakat

Rabu, 17 Juli 2019 16:24
RAPP Kampanyekan Diet Plastik Sekali Pakai di Lingkungan Kerja dan Perumahan Karyawan

Rabu, 17 Juli 2019 16:17
6 Bidan Puskesmas di Rohul Terima SK CPNS‎ Daerah dari Bupati Sukiman

Rabu, 17 Juli 2019 16:11
Sukiman Curi Start dan Minta Dukungan Maju Pilkada Rohul 2020

Rabu, 17 Juli 2019 15:26
Kesbangpol Riau: Meriahkan HUT RI, Dilombakan Festival Gapura Cinta Negeri Berhadiah Piala Presiden

Rabu, 17 Juli 2019 15:19
Penyediaan Layanan, Bapenda Bengkalis Teken Perjanjian Kerja Sama dengan Bank

Rabu, 17 Juli 2019 15:03
Sah, Musliadi - Supriati Berpasangan Pilkada Kuansing 2020

Rabu, 17 Juli 2019 14:34
Polda Riau Tangkap Amankan Dua Truk Bermuatan Kayu Ilegal

Rabu, 17 Juli 2019 14:09
Kejari Pelalawan Musnahkan Barang Bukti Tindak Pidana


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 17 Mei 2019 14:05
Tolak Kepala Sekolah Dipindahkan, Siswa MAN 1 Telukkuantan Sampaikan Protes

Siswa MAN 1 Telukkuantan menyampaikan protes dengan ramai-ramai menandatangani petisi. Menolak pemindahan kepala sekolah mereka.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Setelah sebelumnya sejumlah Wali Murid menyampaikan bentuk protes melalui penandatanganan petisi penolakan mutasi Kepsek, kini giliran siswa juga melaukan hal serupa.

"Kabarnya, besok (hari ini) seluruh siswa mengumpulkan tandatangan. Bentuk penolakan mutasi Kepsek," ujar E salah seorang Wali Murid, Kamis (17/5/2019) malam.

Sebelumnya para Wali Murid ini, telah mengumpulkan sebanyak 469 tandatangan, dan hampir menuju angka 500. Tidak tertutup kemungkinan akan terus bertambah sesuai seruan dukungan dalam petisi.

Sementara dari keterangan salah seorang pihak Sekolah, yang enggan disebutkan namanya, pembubuhan tandatangan telah dilakukan para siswa.

"Iya jadi, mungkin," jawabnya singkat.

Kemenag Kuansing, Jisman, S.Ag saat dikonfirmasi Jum'at (17/5/2019) siang, terkait mutasi Kepsek ini menurutnya, sudah berdasarkan ketentuan dan regulasi yang ada tanpa adanya intrik-intrik lain.

Menurutnya, Kepsek Zulkifli ini, telah menjabat selama 8 tahun, berdasarkan aturan, jika sudah dua periode maka dilakukan mutasi, karena itu merupakan aturan.

"Mutasi ini kita lakukan, berdasarkan ketentuan, mengacunya tentu tetap pada regulasi," jelas Jisman.

Ia menjelaskan, gejolak ini menurutnya dipicu adanya isu bahwa program akan diganti terutama camp Bahasa Inggris, ia tegaskan bahwa itu tidak benar.

"Makanya terjadi penolakan, atas isu itu, padahal tidak sama sekali demikian. Bahkan dengan Kepsek baru, kita komit melanjutkan program-program yang telah ada dari Kepsek sebelumnya," kata Jisman.

Pihaknya juga, mengkui prestasi Kepsek Zulkifli, melalui program yang dibuatnya, tapi disebabkan aturan maka mutasi harus dilakukan dan itu kata Jisman, bukan keinginan semena-mena.

"Mutasi ini, tak lain untuk memberikan kesempatan bagi Sekolah lainnya, untuk bisa mencapai prestasi yang sama. Kita berharap dengan mutasi Pak Zulkifli, ke MAN Pangean, bisa menghrumkan nama Sekolah tersebut," pungkasnya.*** (Jok)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- Temui Dirut LPDP, Gubri Harap Beasiswa untuk Mahasiswa Riau
- Hari Pertama Masuk Sekolah, Ortu di Kuansing Semangat Antar dan Temani Anak
- Mahasiswa KUKERTA Universitas Riau Ajarkan Warga Rempak Buat Stick dari Kulit Singkong
- Nelayan Bengkalis Bergabung ke KMP untuk Permudah Peroleh Susuka dan Asuransi
- Optimalkan Proses Belajar Mengajar Siswa, Disdik Pekanbaru Gabungkan 18 Sekolah
- Perpusdes Jangkang, Bengkalis Akan Dijadikan Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial
- Sempat Diprotes Warga,, Merger Tiga SDN di Pekanbaru Berjalan Lancar


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com