Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Kamis, 19 September 2019 17:13
Disebut karena Asap,
Ahli Forensik Dilibatkan untuk Pastikan Sebab Meninggal Pejabat BPKAD


Kamis, 19 September 2019 16:57
KPU Bengkalis Berharap Kepastian Turunnya Anggaran Sebelum Oktober

Kamis, 19 September 2019 16:50
Terus Bertambah, Polda Riau Tetapkan 56 Tersangka Karhutla

Kamis, 19 September 2019 16:16
DPP Golkar Restui Ferryandi sebagai Pimpinan DPRD Inhil

Kamis, 19 September 2019 15:58
Kehadiran Camat Mandau, Ringankan Beban Bayi Penderita Kelainan Pembuluh Darah

Kamis, 19 September 2019 15:55
Tolak Bantuan DKI, Kepala BPBD Riau Disebut tak Cerminkan Budaya Melayu

Kamis, 19 September 2019 15:09
DPMPTSP Siap Bantu Masyarakat Urus IMB Rumah Sederhana

Kamis, 19 September 2019 14:42
Peduli Korban Asap, Teratak Literasi Sediakan Buku Bacaan

Kamis, 19 September 2019 14:39
Diskes Riau Investigasi Bayi Meninggal Diduga Karena Terpapar Asap

Kamis, 19 September 2019 13:11
Kades Sako Pangean Ditangkap Tim Tipikor Polres Kuansing Tadi Malam


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 18 Mei 2019 16:24
Buntut Pertukaran Kepala MAN 1 Telukkuantan, Kemenag Kuansing Diduga Perjualbelikan Jabatan

Pertukaran Kepala MAN 1 Telukkuantan yang memicu aksi demo para siswa, ternyata terindikasi buntut dari jual beli jabatan yang diduga dilakukan oleh Kemenag Kuansing.

Riauterkini - TELUKKKUANTAN - Polemik pertukaran Kepsek MAN 1 Telukkuantan, menimbulkan persoalan babak baru, diduga Kamenag Kuansing, melakukan jual beli jabatan terkait rotasi Kepsek MAN Telukkuantan.

Dugaan ini muncul, karena Wali Murid menilai pengganti Kepsek Zulkifli sebelumnya, tidak sepadan dengan pengganti sekarang, sebab latar belakang hanya Kepala Mts, namun sudah promosi menjadi Kepsek MAN 1 Telukkuantan.

Sementara MAN 1 Telukkuantan ini, sudah teruji secara prestasi tidak hanya mengharumkan nama Sekolah tapi juga daerah, mereka juga tidak mempersoalkan mutasi dan rotasi, tapi setidaknya dilakukan keseimbangan pergantian, jika Kepsek MAN juga dari MAN itu keinginan Wali Murid.

Sehingga petukaran yang tidak sebanding ini, membuat Wali Murid, menaruh rasa curiga dan menduga adanya transaksional jual beli jabatan, terkait rotasi Kepsek ini.

Apalagi kini Kemenag tengah disorot publik, terkait kasus yang menjerat Ketum PPP Romahurmuziy, mengenai jual beli jabatan di Kemenag RI yang di OTT KPK beberapa waktu lalu.

Kumudian, berdasarkan informasi yang berhasil riauterkini.com rangkum, Kepsek MAN 1 Telukkkuantan, yang baru menjabat ini, saat menjadi Kepsek di Mts Sentajo, sedikitnya ada empat Guru yang minta pindah tugas ketika bersamanya.

"Ini akibat kepemimpinan Kepsek yang diduga arogan dan tidak bisa merangkul anak buah," ungkap sumber yang tak ingin disebutkan identitasnya, Sabtu (18/5/2019).

Menurut sumber, kondisi ini sebenarnya juga diketahui jajaran Kemenag, namun tetap dipromosikan, sehingga menimbulkan pertanyaan.

"Tentu ini menjadi tanda tanya, kita menduga apakah karena setoran lancar atau ada campur tangan pihak lain," bebernya.

Kemenag Kuansing, Jisman, S.Ag saat dikonfirmasi sebelumnya, Jum'at (17/5/2019) siang kemarin, terkait mutasi Kepsek ini, menurutnya, sudah berdasarkan ketentuan dan regulasi yang ada tanpa adanya intrik-intrik lain.

Sementara Kepsek Zulkifli ini, telah menjabat selama 8 tahun, berdasarkan aturan, jika sudah dua periode maka dilakukan mutasi, karena itu merupakan aturan.

"Mutasi ini kita lakukan, berdasarkan ketentuan, mengacunya tentu tetap pada regulasi," jelas Jisman.

Ia menjelaskan, gejolak ini menurutnya dipicu adanya isu bahwa program akan diganti terutama camp Bahasa Inggris, ia tegaskan bahwa itu tidak benar.

"Makanya terjadi penolakan, atas isu itu, padahal tidak sama sekali demikian. Bahkan dengan Kepsek baru, kita komit melanjutkan program-program yang telah ada dari Kepsek sebelumnya," kata Jisman.

Pihaknya juga, mengkui prestasi Kepsek Zulkifli, melalui program yang dibuatnya, tapi disebabkan aturan maka mutasi harus dilakukan dan itu kata Jisman, bukan keinginan semena-mena.

"Mutasi ini, tak lain untuk memberikan kesempatan bagi Sekolah lainnya, untuk bisa mencapai prestasi yang sama. Kita berharap dengan mutasi Pak Zulkifli, ke MAN Pangean, bisa menghrumkan nama Sekolah tersebut," pungkasnya.*** (Jok)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- Asap Tebal dan Pekat, Disdikpora Rohul Kembali Meliburkan Sekolah
- PT RAPP Gelar Pelatihan Guru SD se-Riau
- Peresmian Science Park Sekolah Binaan PT RAPP, Siswa Bermain Sambil Belajar Fisika di Alam
- Khawatir Udara di Kuansing Tak Sehat, Dewan Minta Disdik Kuansing Ambil Langkah Tegas
- Edukasi Anak, PT TPP Inhu Gelar Smart Parenting
- Alek Kurniawan Jabat Plh Kakwarcab Pramuka Pekanbaru
- Kabut Kian Pekat dan Berbahaya, Disdik Bengkalis Imbau Sekolah Diliburkan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com