Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Senin, 21 Oktober 2019 07:16
Tunggangi Trail, Bupati Kuansing Pimpin Parade Kebangsaan dan Merah Putih

Ahad, 20 Oktober 2019 18:00
DPRD Desak Pemkab Bengkalis Sampaikan RAPBD 2020

Ahad, 20 Oktober 2019 17:15
Gelar Konferensi IV, Ini Nama-Nama Calon Ketua PWI Rohil

Ahad, 20 Oktober 2019 17:12
Terkesan Diskriminasi,
Kalangan di Bengkalis Kecewa Beasiswa Pemprov Riau Abaikan PT di Pesisir


Ahad, 20 Oktober 2019 13:41
Bupati Kuansing Lepas Peserta Jelajah Alam Kota Jalur 6

Ahad, 20 Oktober 2019 12:47
Dihadiri Ratusan Kader Baru, DPD PKS Bengkalis Gelar TO

Ahad, 20 Oktober 2019 11:12
Setelah Dilaporkan, Rektor UIN Suska Bakal Hadapi Gelombang Protes Mahasiswanya Pekan Ini

Ahad, 20 Oktober 2019 11:07
Bupati Kuansing Hadiri Apel Pengamanan Jelang Pelantikan Presiden

Ahad, 20 Oktober 2019 09:25
Terjatuh dari Rakit Penyeberangan di Pulau Kijang, Mahasiswi UNISI Ditemukan Tewas

Sabtu, 19 Oktober 2019 19:50
Tingkatkan Ekonomi,
Ratusan Petani di Bengkalis Belajar Budi Daya Labu Madu Hana



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 18 Mei 2019 16:24
Buntut Pertukaran Kepala MAN 1 Telukkuantan, Kemenag Kuansing Diduga Perjualbelikan Jabatan

Pertukaran Kepala MAN 1 Telukkuantan yang memicu aksi demo para siswa, ternyata terindikasi buntut dari jual beli jabatan yang diduga dilakukan oleh Kemenag Kuansing.

Riauterkini - TELUKKKUANTAN - Polemik pertukaran Kepsek MAN 1 Telukkuantan, menimbulkan persoalan babak baru, diduga Kamenag Kuansing, melakukan jual beli jabatan terkait rotasi Kepsek MAN Telukkuantan.

Dugaan ini muncul, karena Wali Murid menilai pengganti Kepsek Zulkifli sebelumnya, tidak sepadan dengan pengganti sekarang, sebab latar belakang hanya Kepala Mts, namun sudah promosi menjadi Kepsek MAN 1 Telukkuantan.

Sementara MAN 1 Telukkuantan ini, sudah teruji secara prestasi tidak hanya mengharumkan nama Sekolah tapi juga daerah, mereka juga tidak mempersoalkan mutasi dan rotasi, tapi setidaknya dilakukan keseimbangan pergantian, jika Kepsek MAN juga dari MAN itu keinginan Wali Murid.

Sehingga petukaran yang tidak sebanding ini, membuat Wali Murid, menaruh rasa curiga dan menduga adanya transaksional jual beli jabatan, terkait rotasi Kepsek ini.

Apalagi kini Kemenag tengah disorot publik, terkait kasus yang menjerat Ketum PPP Romahurmuziy, mengenai jual beli jabatan di Kemenag RI yang di OTT KPK beberapa waktu lalu.

Kumudian, berdasarkan informasi yang berhasil riauterkini.com rangkum, Kepsek MAN 1 Telukkkuantan, yang baru menjabat ini, saat menjadi Kepsek di Mts Sentajo, sedikitnya ada empat Guru yang minta pindah tugas ketika bersamanya.

"Ini akibat kepemimpinan Kepsek yang diduga arogan dan tidak bisa merangkul anak buah," ungkap sumber yang tak ingin disebutkan identitasnya, Sabtu (18/5/2019).

Menurut sumber, kondisi ini sebenarnya juga diketahui jajaran Kemenag, namun tetap dipromosikan, sehingga menimbulkan pertanyaan.

"Tentu ini menjadi tanda tanya, kita menduga apakah karena setoran lancar atau ada campur tangan pihak lain," bebernya.

Kemenag Kuansing, Jisman, S.Ag saat dikonfirmasi sebelumnya, Jum'at (17/5/2019) siang kemarin, terkait mutasi Kepsek ini, menurutnya, sudah berdasarkan ketentuan dan regulasi yang ada tanpa adanya intrik-intrik lain.

Sementara Kepsek Zulkifli ini, telah menjabat selama 8 tahun, berdasarkan aturan, jika sudah dua periode maka dilakukan mutasi, karena itu merupakan aturan.

"Mutasi ini kita lakukan, berdasarkan ketentuan, mengacunya tentu tetap pada regulasi," jelas Jisman.

Ia menjelaskan, gejolak ini menurutnya dipicu adanya isu bahwa program akan diganti terutama camp Bahasa Inggris, ia tegaskan bahwa itu tidak benar.

"Makanya terjadi penolakan, atas isu itu, padahal tidak sama sekali demikian. Bahkan dengan Kepsek baru, kita komit melanjutkan program-program yang telah ada dari Kepsek sebelumnya," kata Jisman.

Pihaknya juga, mengkui prestasi Kepsek Zulkifli, melalui program yang dibuatnya, tapi disebabkan aturan maka mutasi harus dilakukan dan itu kata Jisman, bukan keinginan semena-mena.

"Mutasi ini, tak lain untuk memberikan kesempatan bagi Sekolah lainnya, untuk bisa mencapai prestasi yang sama. Kita berharap dengan mutasi Pak Zulkifli, ke MAN Pangean, bisa menghrumkan nama Sekolah tersebut," pungkasnya.*** (Jok)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- Terkesan Diskriminasi,
Kalangan di Bengkalis Kecewa Beasiswa Pemprov Riau Abaikan PT di Pesisir

- Meninggal Usai Ujian, Wisuda Seorang Mahasiwa PCR Digantikan Ayahnya
- Wagubri Harap SMK Dirgantara Riau Terus Berkembang Ciptakan SDM Berkualitas
- Tiga Kandidat Berlaga di Pemilihan Rektor Unilak 2019-2023
- SMAN 1 Mandau Kutip Infaq dan Pungutan Uang ke Siswa untuk Perbaiki Musholla dan Sejahterakan Guru
- SKK Migas Chevron & UIR Bangun Migas Center Pertama di Riau
- Peringati Hari Pangan Sedunia, BEM Fakultas Pertanian UPP Gelar Lomba Masak‎ di Kebun Sawit


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com