Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Senin, 23 September 2019 17:33
Bupati Rohul Keluarkan Surat Edaran Sholat Istisqo Serentak di Islamic Center Selasa Besok

Senin, 23 September 2019 17:25
‎Simpati Asap Karlahut, DPD PKS Rohul Buka Posko Siaga Korban Asap

Senin, 23 September 2019 16:46
Alhamdulillah, Sejumlah Wilayah di Riau Diguyur Hujan

Senin, 23 September 2019 15:17
Peduli Kabut Asap, PPMR Bengkalis Bagikan Ribuan Masker Gratis

Senin, 23 September 2019 15:13
Dua Perusahaan di Riau Ditetapkan Tersangka Karhutla

Senin, 23 September 2019 15:11
‎Asap Dampak Karlahut di Rohul Semakin Pekat, Penderita ISPA Terus Meningkat

Senin, 23 September 2019 13:55
Kabut Asap Tebal, Ketua DPRD Riau Sebut Pelaku Karlahut Sama Levelnya Teroris

Senin, 23 September 2019 13:25
Poskes dan Rumah Singgah di PUPR Riau,
Warga Nginap Dapat Obat dan Makan Gratis


Senin, 23 September 2019 13:22
Raih Suara Terbanyak di Partai, Zulhendri Dapat Rekomendasi Jadi Waka 1 DPRD Kuansing

Senin, 23 September 2019 11:53
Besok, Susunan Ketua Fraksi DPRD Kuansing Diumumkan


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 24 Mei 2019 19:29
Mahasiswa UR Taja Kegiatan Program Kreativitas Mahasiswa di SMA Negeri Pintar Provinsi Riau

PKM Universitas Riau tahun ini sukses mencapai 48 proposal dari dana Kemenristekdikti. Salah satunya Tim PKM-M Ember Klasik.

Riauterkini-PEKANBARU-Tim PKM Universitas Riau tahun ini sukses mencapai 48 proposal yang didanai oleh Kemenristekdikti. Salah satunya Tim PKM-M Ember Klasik (e-magazine dalam pembelajaran kimia larutan asik). Tim PKM ember klasik ini terdiri dari 5 orang mahasiswa Pendidikan Kimia FKIP Universitas Riau yang diketuai oleh Tri Padila Rahmasari dan beranggotakan 4 orang yakni, Lani Dwi Kurnia, Gesty Mika Juwani, Adek Diah Murti, dan Khairu Anugrah Perdana Putra. Tim ember klasik didampingi oleh ibu dosen Dr. Roza Linda, M.Si.

PKM atau Program Kreativitas Mahasiswa merupakan salah satu ajang lomba bergengsi yang diadakan oleh Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristekdikti setiap tahunnya.. Tujuan dari PKM ini salah satunya adalah sebagai wadah memfasilitasi potensi yang dimiliki mahasiswa Indonesia untuk mengkaji, mengembangkan, dan menerapkan ilmu dan teknologi yang telah dipelajari di perkuliahan untuk disebarkan kepada masyarakat luas. PKM itu sendiri memiliki 5 sub program, yaitu PKM-P (Penelitian), PKM-T (Teknologi), PKM-K (Kewirausahaan), PKM-M (Pengabdian Kepada Masyarakat), PKM-GT (Gagasan Tertulis).

Pada saat ini tim PKM-M Ember Klasik sudah berada di tahap 2 yaitu tahap lolos pendanaan. Setelah melakukan pengabdian, nantinya di sekitar bulan Juli dan Agustus setiap tim termasuk tim ember klasik akan di monitoring dan evaluasi baik secara internal maupun eksternal atau biasa disingkat dengan monev. Setelah monev setiap tim akan menunggu pengumuman siapa yang berhasil lolos ke acara puncak dari ajang PKM yaitu PIMNAS (Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional.

Tahun ini adalah ajang PIMNAS yang ke-32 dan akan dilaksanakan di Bali pada Agustus mendatang. Tim PKM ember klasik mengadakan pengabdian di SMAN Pintar Provinsi Riau yang berlokasi di Taluk Kuantan. Dipilihnya sekolah ini karena memiliki beberapa kelebihan yang mendukung kegiatan tim ember klasik. Kelebihan itu diantaranya, SMAN Pintar Provinsi Riau merupakan sekolah Bording School yang membuat tim ember klasik mudah untuk turun di hari weekend, sekolah ini juga mempunyai akses wifi gratis yang dapat menunjang program ember klasik, serta siswa-siswa yang antusias dalam mengikuti kegiatan-kegiatan baru membuat tim ember klasik mudah melaksanakan kegiatannya. Tim PKM-M Ember klasik telah melakukan 3 kali kegiatan pengabdian diantaranyan sosialisasi pembelajaran abad 21, pengenalan ember klasik, dan pelatihan guru dalam membuat e-magazine khususnya guru kimia di SMAN Pintar Provinsi Riau.

Kegiatan pengabdian dibuat semenarik mungkin oleh tim ember klasik. Pada pelaksanaan kegiatan tim ember klasik membagikan buku panduan, buku tinjauan, membagikan pin, dan juga menyajikan games-games yang seru. Kegiatan ini ditujukan tidak hanya untuk ke guru saja tetapi ke siswa juga. Karena sasaran dari kegiatan ember klasik ini adalah bagaimana mengajarkan kepada guru-guru untuk membuat e-magazine dalam pembelajaran kimia, dan juga mesosialisasikan kepada peserta didik tentang adanya ember klasik atau e-magazine dalam pembelajaran kimia larutan asik bisa yang dipakai sebagai bahan ajar tambahan pada mata pelajaran kimia di sekolah.

Kegiatan pengabdian ini disambut baik dan didukung penuh oleh keluarga sekolah yaitu bapak Familus, M.Pd selaku kepala SMAN Pintar Povinsi Riau, bu Risna Sastia, S.T, dan bu Widianita, S.Pd selaku guru kimia mendukung kegiatan seperti ini karena dapat menambah skills dan pengetahuan baru guru-guru di sekolah.

Ember klasik sendiri merupakan modifikasi bahan ajar yang memanfaatkan teknologi digital. Ember klasik dikemas dalam bentuk e-modul yang memiliki tampilan seperti majalah. Didalamnya juga terdapat video animasi yang bisa dimainkan oleh penggunanya. Selain itu dalam e-modul ember klasik ini juga mempunyai soal-soal yang bisa dibahas secara langsung. Harapannya dengan adanya kegiatan pengabdian ember klasik ini, siswa semakin tertarik untuk mempelajari ilmu kimia. Serta guru bisa meningkatkan skills mengajar agar dapat menyongsong pembelajaran abad 21 di era revolusi industry 4.0.***(rls)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- Musim Asap, Libur Sekolah Rohil Tanpa Kepastian
- Asap Kian Pekat, Dua Kali PKKBM dan Masta Umri Ditunda
- Asap Tebal dan Pekat, Disdikpora Rohul Kembali Meliburkan Sekolah
- PT RAPP Gelar Pelatihan Guru SD se-Riau
- Peresmian Science Park Sekolah Binaan PT RAPP, Siswa Bermain Sambil Belajar Fisika di Alam
- Khawatir Udara di Kuansing Tak Sehat, Dewan Minta Disdik Kuansing Ambil Langkah Tegas
- Edukasi Anak, PT TPP Inhu Gelar Smart Parenting


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com