Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Rabu, 18 September 2019 15:18
PT RAPP Gelar Pelatihan Guru SD se-Riau

Rabu, 18 September 2019 15:15
Tersangka TPPU, Terpidana Narkoba Praperadilankan Polres Bengkalis

Rabu, 18 September 2019 14:57
Rumput Taman di DPRD Riau Menguning, Rekanan Bungkam

Rabu, 18 September 2019 14:51
Giliran Hamulian Ambil Formulir Penjaringan Bakal Cabup Rohul di PDI Perjuangan

Rabu, 18 September 2019 14:12
334 Sekolah di Sumatera Ikuti IM3 Ooredoo Digitalent

Rabu, 18 September 2019 13:14
Inspektorat Pelalawan Nyatakan Tak Ada Temuan Realisasi DD Tambun TA 2018

Rabu, 18 September 2019 13:09
Penderita Tumor Ganas
ACT Kuansing Galang Donasi untuk Pengobatan Arsih


Rabu, 18 September 2019 12:51
Dikeluhkan Pelanggan, PLN Terus Jelaskan Pemadaman Bergilir Setiap Hari di Bengkalis

Rabu, 18 September 2019 12:46
Masyarakat Rohul Sholat Istisqa Sambil Bentang Spanduk Protes Karlahut

Rabu, 18 September 2019 12:43
Tak Mau Dihukum Dua Kali, Dirut Travel JPW Minta Air Asia Kembalikan Dana Tiket Jamaah Umrah


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 24 Mei 2019 19:29
Mahasiswa UR Taja Kegiatan Program Kreativitas Mahasiswa di SMA Negeri Pintar Provinsi Riau

PKM Universitas Riau tahun ini sukses mencapai 48 proposal dari dana Kemenristekdikti. Salah satunya Tim PKM-M Ember Klasik.

Riauterkini-PEKANBARU-Tim PKM Universitas Riau tahun ini sukses mencapai 48 proposal yang didanai oleh Kemenristekdikti. Salah satunya Tim PKM-M Ember Klasik (e-magazine dalam pembelajaran kimia larutan asik). Tim PKM ember klasik ini terdiri dari 5 orang mahasiswa Pendidikan Kimia FKIP Universitas Riau yang diketuai oleh Tri Padila Rahmasari dan beranggotakan 4 orang yakni, Lani Dwi Kurnia, Gesty Mika Juwani, Adek Diah Murti, dan Khairu Anugrah Perdana Putra. Tim ember klasik didampingi oleh ibu dosen Dr. Roza Linda, M.Si.

PKM atau Program Kreativitas Mahasiswa merupakan salah satu ajang lomba bergengsi yang diadakan oleh Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristekdikti setiap tahunnya.. Tujuan dari PKM ini salah satunya adalah sebagai wadah memfasilitasi potensi yang dimiliki mahasiswa Indonesia untuk mengkaji, mengembangkan, dan menerapkan ilmu dan teknologi yang telah dipelajari di perkuliahan untuk disebarkan kepada masyarakat luas. PKM itu sendiri memiliki 5 sub program, yaitu PKM-P (Penelitian), PKM-T (Teknologi), PKM-K (Kewirausahaan), PKM-M (Pengabdian Kepada Masyarakat), PKM-GT (Gagasan Tertulis).

Pada saat ini tim PKM-M Ember Klasik sudah berada di tahap 2 yaitu tahap lolos pendanaan. Setelah melakukan pengabdian, nantinya di sekitar bulan Juli dan Agustus setiap tim termasuk tim ember klasik akan di monitoring dan evaluasi baik secara internal maupun eksternal atau biasa disingkat dengan monev. Setelah monev setiap tim akan menunggu pengumuman siapa yang berhasil lolos ke acara puncak dari ajang PKM yaitu PIMNAS (Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional.

Tahun ini adalah ajang PIMNAS yang ke-32 dan akan dilaksanakan di Bali pada Agustus mendatang. Tim PKM ember klasik mengadakan pengabdian di SMAN Pintar Provinsi Riau yang berlokasi di Taluk Kuantan. Dipilihnya sekolah ini karena memiliki beberapa kelebihan yang mendukung kegiatan tim ember klasik. Kelebihan itu diantaranya, SMAN Pintar Provinsi Riau merupakan sekolah Bording School yang membuat tim ember klasik mudah untuk turun di hari weekend, sekolah ini juga mempunyai akses wifi gratis yang dapat menunjang program ember klasik, serta siswa-siswa yang antusias dalam mengikuti kegiatan-kegiatan baru membuat tim ember klasik mudah melaksanakan kegiatannya. Tim PKM-M Ember klasik telah melakukan 3 kali kegiatan pengabdian diantaranyan sosialisasi pembelajaran abad 21, pengenalan ember klasik, dan pelatihan guru dalam membuat e-magazine khususnya guru kimia di SMAN Pintar Provinsi Riau.

Kegiatan pengabdian dibuat semenarik mungkin oleh tim ember klasik. Pada pelaksanaan kegiatan tim ember klasik membagikan buku panduan, buku tinjauan, membagikan pin, dan juga menyajikan games-games yang seru. Kegiatan ini ditujukan tidak hanya untuk ke guru saja tetapi ke siswa juga. Karena sasaran dari kegiatan ember klasik ini adalah bagaimana mengajarkan kepada guru-guru untuk membuat e-magazine dalam pembelajaran kimia, dan juga mesosialisasikan kepada peserta didik tentang adanya ember klasik atau e-magazine dalam pembelajaran kimia larutan asik bisa yang dipakai sebagai bahan ajar tambahan pada mata pelajaran kimia di sekolah.

Kegiatan pengabdian ini disambut baik dan didukung penuh oleh keluarga sekolah yaitu bapak Familus, M.Pd selaku kepala SMAN Pintar Povinsi Riau, bu Risna Sastia, S.T, dan bu Widianita, S.Pd selaku guru kimia mendukung kegiatan seperti ini karena dapat menambah skills dan pengetahuan baru guru-guru di sekolah.

Ember klasik sendiri merupakan modifikasi bahan ajar yang memanfaatkan teknologi digital. Ember klasik dikemas dalam bentuk e-modul yang memiliki tampilan seperti majalah. Didalamnya juga terdapat video animasi yang bisa dimainkan oleh penggunanya. Selain itu dalam e-modul ember klasik ini juga mempunyai soal-soal yang bisa dibahas secara langsung. Harapannya dengan adanya kegiatan pengabdian ember klasik ini, siswa semakin tertarik untuk mempelajari ilmu kimia. Serta guru bisa meningkatkan skills mengajar agar dapat menyongsong pembelajaran abad 21 di era revolusi industry 4.0.***(rls)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- PT RAPP Gelar Pelatihan Guru SD se-Riau
- Peresmian Science Park Sekolah Binaan PT RAPP, Siswa Bermain Sambil Belajar Fisika di Alam
- Khawatir Udara di Kuansing Tak Sehat, Dewan Minta Disdik Kuansing Ambil Langkah Tegas
- Edukasi Anak, PT TPP Inhu Gelar Smart Parenting
- Alek Kurniawan Jabat Plh Kakwarcab Pramuka Pekanbaru
- Kabut Kian Pekat dan Berbahaya, Disdik Bengkalis Imbau Sekolah Diliburkan
- Prodi S2 Ilmu Komunikasi UNRI Kini Berakreditasi B


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com