Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Kamis, 20 Juni 2019 16:35
Bupati Kuansing Kerahkan Seluruh Anggotanya Bersihkan Pasar Modern

Kamis, 20 Juni 2019 16:26
HUT ke-73 Bhayangkara, Polsek Pelangiran Taja Bakti Sosial

Kamis, 20 Juni 2019 14:47
Pemprov Terus Lobi Pusat Agar DBH Riau Triwulan IV 2019 tak Tunda Salur

Kamis, 20 Juni 2019 14:15
Tak Kantongi IMB, Satpol PP Pekanbaru Segel Satu Bangunan di Jalan Sudirman

Kamis, 20 Juni 2019 14:09
Sharing tentang Pembahasan APBD Perubahan, DPRD Kota Solok Berkunjung ke Dewan Kuansing

Kamis, 20 Juni 2019 13:28
Dukcapil Bengkalis Komit Benahi Mutu Layanan

Kamis, 20 Juni 2019 13:18
Tersandung Berbagai Kasus, Sejumlah Kades di Pelalawan Dibayang-Bayangi Penjara

Kamis, 20 Juni 2019 13:00
HUT ke-235 Pekanbaru, Walikota Pimpin Aksi Bersih-bersih Sungai Siak

Kamis, 20 Juni 2019 12:48
Juli-Oktober Riau Diprediksi Panas Ekstrim, Pencegahan Dioptimalkan Hadapi Karhutla

Kamis, 20 Juni 2019 11:41
Bupati Kuansing Perintahkan Segera Tuntaskan Jalan Akses ke Pasar Modern


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 29 Mei 2019 14:08
Belasan Guru Provinsi Temui Gubri Sampaikan Lima Tuntutan di Antaranya THR

Sejumlah guru honorer provinsi menemui Gubri dan menyampaikan lima tuntutan. Satu di antaranya adalah soal THR.

Riauterkini - PEKANBARU - Belasan guru honorer yang tergabung dalam Forum Komunikasi Guru dan Pegawai Honor Sekolah Negeri (FORGUPAHSN) Provinsi Riau ini temui Gubernur Riau H Syamsuar, Rabu (29/5/19). Kehadiran pasukan 'oemar bakri' tersebut ingin menyampaikannya lima tuntutan, diantaranya terkait Tunjangan Hari Raya (THR).

Selain THR ada juga masalah sertifikasi guru. Namun dua tuntutan ini belum bisa diakomodir. Sedangkan tiga tuntutan lainnya, yakni mendapatkan pelayanan dari Badan Penyelengara Jaminan Sosial (BPJS) kesehatan, penyesuaian gaji sesuai Upah Minimum Provinsi (UMP) dan pemberian pelatihan guna meningkatkan kopentensi guru honer kedepan, bisa diakomodir.

"Untuk THR dan sertifikasi, kita memahami. Namun inikan ada aturan hukum. Belum bisa karena menyangkut aturan dan juga kebijakan pemerintah pusat. Kalau BPJS, pelatihan, penyetaraan honor sesuai UMP insya Allah bisa," kata Gubri.

Harapan ini sedikit memberikan harapan, meski dua tuntutan yang diantaranya dianggap sangat penting, terkait THR belum bisa dipenuhi. Meski begitu, diharapkan perhatian Pemprov Riau bisa diberikan kepada para guru honorer Pemprov Riau.

Sementara Ketua DPP FORGUPAHSN Eko Wibowo berharap apa yang menjadi tuntutan bisa menjadi perhatian Pemprov Riau ke depan.

Kemudian guru honorer ini juga berharap Pemprov Riau prioritaskan guru honorer sebagai pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tahun 2019. Selanjutnya naikan gaji guru honorer sesuai UMP tahun 2019, tambahan penghasilan Pekerjaan (TPP) 2019. Pelatihan pada guru honorer dan juga THR setiap tahunnya.

Sebelum menggelar audensi bersama Gubri, belasan guru sempat mengitari jalan Cut Nyak Dien beberapa kali. Para guru honorer provinsi ini juga sempat menyampaikan aspirasinya di pintu pagar utama Kantor Gubernur. Namun, aksi itu hanya berlangsung sesaat, lalu diminta menyampaikan segala tuntutan tersebut langsung kepada Gubri.*(mok)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- Camat Abdimas Syahfitra Lepas Kontingen O2SN Tenayan Raya
- Dibuka Perdana, Beasiswa 3T Kurang Diminati Tamatan SMA di Bengkalis
- Disdik Bengkalis Ancam Tindak Tegas Sekolah Pungut Uang Baju Seragam
- Pemprov Riau Dituding Belum Bertanggung Jawab Sepenuhnya Terhadap SMAN 2 Bangko Rohil
- Mantap, Perpusdes Jangkang, Bengkalis Wakili Riau Lomba Tingkat Nasional
- PPDB 2019, OPSAD Bengkalis Serukan Baju Ciri Khas Dibiayai Sekolah
- 62 tak Lulus, Bengkalis Peringkat 5 Hasil UN SMP Sederajat di Riau


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com