Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 19 Juli 2019 17:02
Dinas PUPR Rohul Bangun Jalan Baru Sepanjang 30 Kilometer

Jum’at, 19 Juli 2019 16:43
Sedang Rekap Nomor,
2 Juru Tulis Togel di Bonai Darussalam Ditangkap Polisi Rohul


Jum’at, 19 Juli 2019 16:34
Tuntut Diskualifikasi NJ, Puluhan Massa Geruduk Kantor KPU Pekanbaru

Jum’at, 19 Juli 2019 15:42
Sabtu Besok Berangkat ke Pekanbaru,
4 JCH Rohul Tunda Keberangkatan dan 2 Di Antaranya Sakit


Jum’at, 19 Juli 2019 14:42
Capai Satu Kilometer Lebih, Abrasi di Bengkalis jadi Perhatian Menko Kemaritiman

Jum’at, 19 Juli 2019 13:51
BUMD Pelalawan Bungakan Dana Penyertaan Modal TA 2017 Senilai Rp6,1 Miliar

Jum’at, 19 Juli 2019 13:01
Ditinggal ke Pasar,
Rumah Semi Permanen Milik Lansia di Bathin Solapan, Bengkalis Ludes Dilalap Api


Jum’at, 19 Juli 2019 12:30
Sektor Migas Beri Andil Pertumbuhan Ekonomi Riau 2,3 Persen

Jum’at, 19 Juli 2019 09:51
Diangkut Mabes Polri, Lapas Bengkalis Belum Pastikan Napi Terlibat Temuan Sabu 18,8 Kg

Jum’at, 19 Juli 2019 09:42
AHM Luncurkan Si Penjelajah Jalanan, Honda Skutik ADV150


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 15 Juni 2019 15:30
PPDB 2019, OPSAD Bengkalis Serukan Baju Ciri Khas Dibiayai Sekolah

Jelang Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran (TA) 2019, Organisasi Peduli Sosial Anak Didik (OPSAD) Bengkalis menyerukan pembuatan baju ciri khas dibiayai oleh sekolah masing masing.

Riauterkini - DURI - Jelang Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran (TA) 2019, Organisasi Peduli Sosial Anak Didik (OPSAD) Bengkalis menyerukan pembuatan baju ciri khas dibiayai oleh sekolah masing masing.

Meski belum jelas sumber pendanaannya akan diambil dari mana, namun OPSAD menegaskan jika hal tersebut inisiatif sekolah dan bukan ketentuan dari Pemerintah.

"Jika harus orang tua yang membiayai baju ciri khas itu, lebih baik jangan. Dikarenakan hal itu inisiatif sekolah, pergunakanlah dana BOS atau lainnya,"ujar Ketua OPSAD Bengkalis, Dodi Akbar melalui Sekretaris, Refri AMD, Sabtu (15/6/19).

Dikatakan Refri, pihaknya sangat mendukung pembuatan seragam ciri khas itu namun juga jangan menyampingkan biaya yang mesti dikeluarkan orang tua murid.

"Jangan dibebankan lagi biayanya kepada orang tua murid, sebab dalam sekolah yang penting bukan seragam, namun kualitas dan mutu. Saatnya kita berbenah,"serunya sembari mengajak seluruh orang tua murid di seluruh tingkatan sekolah untuk mengevaluasi budaya dan kebiasaan buruk tersebut.

Pantauan diseluruh sekolah yang ada di Kabupaten Bengkalis, diduga dan telah menjadi rahasia umum, semakin banyak seragam sekolah yang dibuat, akan semakin banyak income pimpinan sekolah tersebut meraup fee dari pihak ketiga selaku penyedia baju seragam itu.*(hen)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- Dua Prodi UIN Suska Riau Dapat Nilai A
- Temui Dirut LPDP, Gubri Harap Beasiswa untuk Mahasiswa Riau
- Hari Pertama Masuk Sekolah, Ortu di Kuansing Semangat Antar dan Temani Anak
- Mahasiswa KUKERTA Universitas Riau Ajarkan Warga Rempak Buat Stick dari Kulit Singkong
- Nelayan Bengkalis Bergabung ke KMP untuk Permudah Peroleh Susuka dan Asuransi
- Optimalkan Proses Belajar Mengajar Siswa, Disdik Pekanbaru Gabungkan 18 Sekolah
- Perpusdes Jangkang, Bengkalis Akan Dijadikan Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com