Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 24 Agustus 2019 08:20
Kebakaran Lahan Meluas, Muncul 192 Titik Api di Riau

Jum’at, 23 Agustus 2019 21:40
Sidang Kasus Sabu 37 Kg di Bengkalis,
PH Lima Terdakwa Minta Wartawan Lokal Simpulkan Sendiri Nota Pledoi


Jum’at, 23 Agustus 2019 20:05
Bacakan Pledoi, Terdakwa Narkotika 37 Kilogram Kupas Tuntas Kelemahan Pembuktian Penuntut Umum

Jum’at, 23 Agustus 2019 18:12
Puluhan Perangkat Kelurahan Paling Ujung di Kecamatan Mandau, Bengkalis Dikukuhkan

Jum’at, 23 Agustus 2019 17:25
Info Awal Senpi, Polisi Rohul Justru Tangkap Terduga Pengedar Sabu di Pasar Rabu Rantau Sakti

Jum’at, 23 Agustus 2019 17:21
Membahayakan Masyarakat,
Dewan Desak Dishub Riau Perbaiki Dermaga Roro Rupat Batang Kelapa


Jum’at, 23 Agustus 2019 16:45
Sudah Dibentuk, Pengumuman Pansel Tunggu Jawaban KASN

Jum’at, 23 Agustus 2019 15:31
Gubri Turut Sesalkan Keributan Antara Kasatpol PP Pekanbaru dan Kabid Penindakan BNNP

Jum’at, 23 Agustus 2019 15:01
'Mancing', Polisi Berhasil Ringkus Tersangka Pengedar Sabu di Bengkalis

Jum’at, 23 Agustus 2019 14:57
Wujudkan Sinergitas dan Koordinasi Antar Instansi,
DPMPSP Bengkalis Gelar Rakor Pelayanan Terpadu Satu Pintu



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 18 Juni 2019 18:05
Disdik Bengkalis Ancam Tindak Tegas Sekolah Pungut Uang Baju Seragam

Pemkab Bengkalis keluarkan edaran larangan lakukan pungutan dengan dalih uang seragam di sekolah. Disdik berjanji akan menindak tegas bagi sekolah yang melanggar.

Riauterkini-BENGKALIS- Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bengkalis, Edi Sakura, S.Pd, M.Pd mengatakan, pihaknya akan menindak tegas pihak sekolah dengan sengaja melakukan pungutan dengan dalih uang seragam sekolah mulai tahun ini.

Dalam proses penerimaan murid baru, Disdik Bengkalis juga segera membuat surat edaran kepada seluruh sekolah, tentang perihal larangan tersebut.

"Kami akan membuat edaran dan tetap berdasarkan pada aturan. Karena ada beberapa hal yang disebut sebagai pungutan liar atau Pungli seperti pengadaan baju tidak boleh disiapkan oleh pihak sekolah, hanya bisa menyampaikan warna dan wali murid bisa mencarinya sendiri," ungkap Edi Sakura, kepada sejumlah wartawan di Bengkalis, Selasa (18/6/19) siang.

Pegawai berkumis dan juga sebagai Ketua PGRI Kabupaten Bengkalis ini menyebutkan, tahun ini larangan pengadaan baju di sekolah akan diberlakukan untuk menghindari tindak pidana Pungli. Berpengalaman tahun sebelumnya, kebijakan pengadaan baju di sekolah itu berdampak pada pidana dan berujung di penjara.

"Jika ada informasi dan ada sekolah yang sudah berani melakukan pungutan untuk pengadaan seragam sekolah itu akan kita tindak tegas, seperti dimutasi. Kita cegah agar jangan sampai guru maupun kepala sekolah dipidanakan lagi seperti tahun lalu. Kita akan buat edaran larangannya," katanya seraya menambahkan, belum ada satu sekolahpun yang bisa melakukan kegiatan penerimaan siswa baru pada sistem zonasi sebelum adanya surat edaran, baik petunjuk teknis (Juknis) dan langkah-langkah yang harus dilakukan.***(dik)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- Saran KPK, Disdik Riau Sebar Edaran Larangan Pungutan Komite Sekolah
- Kembangkan Potensi Ekonomi Kreatif, Mahasiswa Kukerta UR Dukung Masyarakat Olah Sarden
- Pelatakan Batu Pertama 24 Agustus,
Gubri Siap Gerakan Wakaf Pembangunan Universitas Anak Yatim

- Udara Tercemar Asap, Disdik Bengkalis Belum Instruksikan Sekolah Diliburkan
- 15 Sekolah di Bengkalis Dinobatkan sebagai Sekolah Berwawasan Lingkungan
- Niat Tampil Siswa SD Benai di Pembukaan FPJ Batal
- DPRD Kuansing Minta Kemenag Lebih Tanggap Terkait Kisruh Murid MAN 1 Telukkuantan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com