Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Selasa, 16 Juli 2019 11:33
Total 140 Kios Pasar Sungai Salak, Inhil Ludes Terbakar

Selasa, 16 Juli 2019 11:14
Gantikan Indra Pomi, Kadis Dalduk KB Ditunjuk jadi Plt Kadiskes Pekanbaru

Selasa, 16 Juli 2019 10:41
Ketua DPRD Kuansing Puji Aparat Kompak Layani Masyarakat

Selasa, 16 Juli 2019 09:16
Dua Terdakwa Korupsi Sarpras Dispora Riau Dituntut 7,5 Tahun dan 5,5 Tahun Penjara.

Selasa, 16 Juli 2019 08:48
Gondol Tropi Bupati Kampar, SMK Kehutanan Juarai Junggle Track Road to HKAN 2019

Selasa, 16 Juli 2019 08:45
Pantau Kinerja Petugas Kampung KB, Disdalduk KB Pekanbaru Launcing Website SRA

Selasa, 16 Juli 2019 08:35
Puluhan Kios Pasar Sungai Salak, Inhil Ludes Terbakar

Senin, 15 Juli 2019 21:39
Dugaan Korupsi Cuci Danau, SY Anggota DPRD Kampar tak Bisa Dimintai Pertanggungjawaban Materil

Senin, 15 Juli 2019 20:23
Konflik Bongkar Muat di PKS PT MIS Tambusai Utara Dimediasi‎ Diskop UKM Transnaker Rohul

Senin, 15 Juli 2019 20:15
Perbaikan Jalan Lintas Rengat-Tembilahan Terkendala Proses Lelang


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 10 Juli 2019 13:18
Banyak Anak Tempatan Tak Lulus, RT di Purnama Demo SMKN 1 Dumai

Sebanyak 25 RT di Kelurahan Purnama, Kecamatan Dumai Barat 'geruduk' SMK Negeri 1 Dumai menuntut keadilan dalam Pendaftaran Peserta Didik Baru melalui zonasi tempatan.

Riauterkini-DUMAI- Sebanyak 25 RT yang berada di Kelurahan Purnama, Kecamatan Dumai Barat menggeruduk SMK Negeri 1 Dumai menuntut keadilan dalam Pendaftaran Peserta Didik Baru melalui zonasi tempatan.

Salah satu perwakilan RT Abdul Gani mengatakan, sangat menyayangkan adanya peserta didik baru yang masuk dalam zonasi tidak lulus masuk SMK Negeri 1 Dumai di Kelurahan Purnama, Kecamatan Dumai Barat.

"Kami dari 25 RT yang berada di Kelurahan Purnama mendatangi sekolah dan ingin menemui kepala sekolah, tapi pihak kepala sekolah tidak bisa dijumpai. Padahal kami mau minta penjelasan soal ini," ujar kepada riauterkini.com, Rabu (10/719).

Ironisnya kata Gani, dalam penerimaan murid ini anak kurang mampu juga tidak lulus masuk SMK Negeri 1 Dumai. "Kami dari puluhan RT ini merasa terpanggil. Banyak warga kami mengeluh anaknya tidak lulus masuk sekolah," jelasnya.

Menurutnya, program jalur tempatan yang diterapkan ini hanya omong kosong. Buktinya banyak anak tempatan yang berada di Kelurahan Purnama tidak lulus di SMK Negeri 1 Dumai. "Jalur tempatan program omong kosong," tegasnya.*(had)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- Hari Pertama Masuk Sekolah, Ortu di Kuansing Semangat Antar dan Temani Anak
- Mahasiswa KUKERTA Universitas Riau Ajarkan Warga Rempak Buat Stick dari Kulit Singkong
- Nelayan Bengkalis Bergabung ke KMP untuk Permudah Peroleh Susuka dan Asuransi
- Optimalkan Proses Belajar Mengajar Siswa, Disdik Pekanbaru Gabungkan 18 Sekolah
- Perpusdes Jangkang, Bengkalis Akan Dijadikan Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial
- Sempat Diprotes Warga,, Merger Tiga SDN di Pekanbaru Berjalan Lancar
- Siang Ini, Ratusan Kepala Sekolah SD dan SMP Dimutasi


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com