Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Senin, 16 September 2019 14:40
Temui Mahasiswa UIN Suska, Gubri Sebut Sudah Bekerja Maksimal

Senin, 16 September 2019 14:21
Kabut Asap, UR Sudah Warning Sejak Mei

Senin, 16 September 2019 14:21
Kabut Asap, UR Sudah Warning Sejak Mei

Senin, 16 September 2019 14:13
Demo di Depan Kantor DPRD Inhil,
Puluhan Massa APMI Gelar Tuntut Usut Tuntas Karhutla


Senin, 16 September 2019 13:59
Posko RSUR Terima 60 Pasien Terdampak Asap Perhari

Senin, 16 September 2019 13:57
Peduli Bencana Asap,
LAZNas Chevron Ajak Pengurus Masjid dan Masyarakat Siapkan Udara Sehat untuk Sesama


Senin, 16 September 2019 13:51
Berikut 19 Desa di Kabupaten Rohul yang Melaksanakan Pilkades Serentak 2020

Senin, 16 September 2019 13:09
Tingkatkan Kinerja, Sekwan Kuansing Gelar Rapat Staf

Senin, 16 September 2019 12:42
Tiba Sore, Gubri Siapkan Sejumlah Persoalan Diadukan ke Presiden

Senin, 16 September 2019 12:39
DPRD Rohil 2019-2024 Dilantik, PDIP Gusur Posisi Golkar


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 10 Juli 2019 13:18
Banyak Anak Tempatan Tak Lulus, RT di Purnama Demo SMKN 1 Dumai

Sebanyak 25 RT di Kelurahan Purnama, Kecamatan Dumai Barat 'geruduk' SMK Negeri 1 Dumai menuntut keadilan dalam Pendaftaran Peserta Didik Baru melalui zonasi tempatan.

Riauterkini-DUMAI- Sebanyak 25 RT yang berada di Kelurahan Purnama, Kecamatan Dumai Barat menggeruduk SMK Negeri 1 Dumai menuntut keadilan dalam Pendaftaran Peserta Didik Baru melalui zonasi tempatan.

Salah satu perwakilan RT Abdul Gani mengatakan, sangat menyayangkan adanya peserta didik baru yang masuk dalam zonasi tidak lulus masuk SMK Negeri 1 Dumai di Kelurahan Purnama, Kecamatan Dumai Barat.

"Kami dari 25 RT yang berada di Kelurahan Purnama mendatangi sekolah dan ingin menemui kepala sekolah, tapi pihak kepala sekolah tidak bisa dijumpai. Padahal kami mau minta penjelasan soal ini," ujar kepada riauterkini.com, Rabu (10/719).

Ironisnya kata Gani, dalam penerimaan murid ini anak kurang mampu juga tidak lulus masuk SMK Negeri 1 Dumai. "Kami dari puluhan RT ini merasa terpanggil. Banyak warga kami mengeluh anaknya tidak lulus masuk sekolah," jelasnya.

Menurutnya, program jalur tempatan yang diterapkan ini hanya omong kosong. Buktinya banyak anak tempatan yang berada di Kelurahan Purnama tidak lulus di SMK Negeri 1 Dumai. "Jalur tempatan program omong kosong," tegasnya.*(had)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- Peresmian Science Park Sekolah Binaan PT RAPP, Siswa Bermain Sambil Belajar Fisika di Alam
- Khawatir Udara di Kuansing Tak Sehat, Dewan Minta Disdik Kuansing Ambil Langkah Tegas
- Edukasi Anak, PT TPP Inhu Gelar Smart Parenting
- Alek Kurniawan Jabat Plh Kakwarcab Pramuka Pekanbaru
- Kabut Kian Pekat dan Berbahaya, Disdik Bengkalis Imbau Sekolah Diliburkan
- Prodi S2 Ilmu Komunikasi UNRI Kini Berakreditasi B
- Alasan Defisit Anggaran, STAIN Bengkalis PHK 7 Dosen


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com