Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Rabu, 23 Oktober 2019 22:12
Ketua DPRD Kuansing Pastikan Tolak Mobil Jabatan Pimpinan

Rabu, 23 Oktober 2019 21:12
Wabup Said Hasyim Lantik 5 Kades di Pulau Merbau

Rabu, 23 Oktober 2019 18:46
Ancam Laporkan ke Penegak Hukum,
GNPK-RI Desak Kontraktor Perbaiki Tiang Listrik Bertumbangan di Pelalawan


Rabu, 23 Oktober 2019 18:41
Ketua MPC PP Dumai Maju Pilkada Dumai 2020

Rabu, 23 Oktober 2019 17:48
Didampingi Camat, PT CPI Resmikan Pemakaian 4 Jembatan di Rantau Kopar, Rohil

Rabu, 23 Oktober 2019 16:59
Polisi Incar Tujuh Pelanggaran Lalu Lintas di Bengkalis

Rabu, 23 Oktober 2019 16:33
Gustian Riau Ambil Formulir Penjaringan Bupati di DPC Partai Demokrat Rohul Diwakili Para Engko

Rabu, 23 Oktober 2019 15:51
Polres Kuansing Mulai Gelar Operasi.Zebra Muara Takus 2019

Rabu, 23 Oktober 2019 15:28
Dibuka Gubri, Ritual Mandi Safar Pulau Rupat Berlangsung Hikmat

Rabu, 23 Oktober 2019 15:20
Sungkeman Massal 5.359 Murid PAUD se-Kabupaten Rohul Berhasil Pecahkan Rekor Dunia MURI


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 11 Juli 2019 09:12
Sempat Diprotes Warga,, Merger Tiga SDN di Pekanbaru Berjalan Lancar

Sempat muncul protes warga terkait penggabungan 3 SDN di Sukajadi. Padahal semua berjalan lancar.

Riauterkini - PEKANBARU - Pagi ini, Kamis (11/07/2019) SD Negeri 1 Pekanbaru Sudah memulai proses belajar mengajar. Hal ini membuktikan bahwa tidak ada masalah dengan penggabungan (merger) sekolah SDN 10, 156 dan 01.

Desi warga Jalan Kopi, salah seorang tua murid di SDN 1 mengatakan bahwa anaknya sudah masuk dalam kelas melaksanakan proses belajar dan mengajar.

"Alhamdulillah, anak saya ada dua orang kelas satu dan kelas dua. Sekarang mereka sudah masuk kelas," ujar Desi sembari duduk di depan halaman Sekolah.

Ditempat yang berbeda, Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Abdul Jamal menjelaskan bahwa langkah pihaknya melakukan Merger tiga sekolah menjadi satu untuk mengoptimalkan kinerja Kepala sekolah.

Jika sebelumnya di kompleks SD O1 Pekanbaru ada tiga Kepala sekolah yang muridnya tidak begitu banyak, kini sudah dimerger dan dipimpin satu kepala Sekolah.

"Jadi ke khawatiran orang tua siswa bahwa ruang kelas kurang itu tidak benar. Pasalnya berdasarkan pengalaman setiap tahun Sekolah ditengah kota minim peminat. Ini buktinya SD 1 Pekanbaru tidak ada persoalan lagi," singkat Abdul Jamal. (dan)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- Pasca Diresmikan, BLK Komunitas YP Muhammad Abduh Rohul Langsung Beri Pelatihan Kerja
- Terkesan Diskriminasi,
Kalangan di Bengkalis Kecewa Beasiswa Pemprov Riau Abaikan PT di Pesisir

- Meninggal Usai Ujian, Wisuda Seorang Mahasiwa PCR Digantikan Ayahnya
- Wagubri Harap SMK Dirgantara Riau Terus Berkembang Ciptakan SDM Berkualitas
- Tiga Kandidat Berlaga di Pemilihan Rektor Unilak 2019-2023
- SMAN 1 Mandau Kutip Infaq dan Pungutan Uang ke Siswa untuk Perbaiki Musholla dan Sejahterakan Guru
- SKK Migas Chevron & UIR Bangun Migas Center Pertama di Riau


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com