Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Kamis, 19 September 2019 17:13
Disebut karena Asap,
Ahli Forensik Dilibatkan untuk Pastikan Sebab Meninggal Pejabat BPKAD


Kamis, 19 September 2019 16:57
KPU Bengkalis Berharap Kepastian Turunnya Anggaran Sebelum Oktober

Kamis, 19 September 2019 16:50
Terus Bertambah, Polda Riau Tetapkan 56 Tersangka Karhutla

Kamis, 19 September 2019 16:16
DPP Golkar Restui Ferryandi sebagai Pimpinan DPRD Inhil

Kamis, 19 September 2019 15:58
Kehadiran Camat Mandau, Ringankan Beban Bayi Penderita Kelainan Pembuluh Darah

Kamis, 19 September 2019 15:55
Tolak Bantuan DKI, Kepala BPBD Riau Disebut tak Cerminkan Budaya Melayu

Kamis, 19 September 2019 15:09
DPMPTSP Siap Bantu Masyarakat Urus IMB Rumah Sederhana

Kamis, 19 September 2019 14:42
Peduli Korban Asap, Teratak Literasi Sediakan Buku Bacaan

Kamis, 19 September 2019 14:39
Diskes Riau Investigasi Bayi Meninggal Diduga Karena Terpapar Asap

Kamis, 19 September 2019 13:11
Kades Sako Pangean Ditangkap Tim Tipikor Polres Kuansing Tadi Malam


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 23 Juli 2019 15:36
Mahasiswa Kukerta UR di Desa Ranah Sungkai Ini Berhasil Membuat Pestisida dari Daun Sirih

Rani Novia Dwi, mahasiswa Unri tengah melakukan kuliah kerja nyata di Desa Ranah Sungai, Kampar, berhasil membuat pestisida dari daun sirih hutan. Ampuh membunuh hama ulat api pada tanaman kelapa sawit.

Riauterkini-BANGKINANG - Program kerja dari salah seorang mahasiswa peserta kuliah kerja nyata (Kukerta) Universitas Riau di Desa Ranah Sungkai, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar Rani Novia Dwi patut diacungi jempol dan mendapat perhatian maupun dukungan dari berbagai pihak untuk dikembangkan.

Kepada wartawan, di sela-sela kegiatannya di Desa Ranah Sungkai, Selasa (23/7/2019), Rani, begitu ia akrab disapa menceritakan, dirinya memiliki program pembuatan pestisida nabati dari daun sirih hutan. Ekstrak daun sirih ini kemudian diolah dan digunakan sebagai pestisida untuk membunuh hama ulat api pada tanaman kelapa sawit yang selama ini menjadi kendala besar dalam produksi buah sawit petani. "Pestisida nabati ini menjadi alternatif penganti pestisida kimia yang biasanya digunakan petani. Selain harganya yang murah pestisida nabati ekstrak sirih hutan ini juga ramah lingkungan," ujar Rani.

Ia menambahkan, kegiatan ini merupakan salah satu program kerja dari kukerta UR yang bekerja sama dengan warga dan petani di desa Ranah Sungkai. Pengaplikasian pestisida ini pada pohon sawit akan dilaksanakan pada Senin (05/8/2019) yang disaksikan langsung oleh petani dan beberapa perangkat desa di Desa Ranah Sungkai.

Rani menjelaskan, minyak atsiri dari daun sirih mengandung minyak terbang (betIephenol), seskuiterpen, pati, diatase, gula dan zat samak dan kavikol yang memiliki daya mematikan kuman, antioksidasi dan fungisida, anti jamur. Sirih berkhasiat menghilangkan bau badan yang ditimbulkan bakteri dan cendawan. "Selain itu, kandungan bahan aktif fenol dan kavikol daun sirih hutan juga dapat dimanfaatkan sebagai pestisida nabati untuk mengendalikan hama penghisap," terang dara berparas cantik ini.

Penggunaan pestisida nabati ini selain ramah lingkungan juga menghemat biaya. "Untuk pestisida kimia harga satu botolnya Rp 198.000 dengan berat 1.000 gram. Sedangkan jika memanfaatkan daun sirih hutan tidak perlu menggunakan biaya hanya memerlukan daun sirih yang tidak dimanfaatkan oleh masyarakat yang tumbuh di hutan," pungkas Rani.*(man)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- Asap Tebal dan Pekat, Disdikpora Rohul Kembali Meliburkan Sekolah
- PT RAPP Gelar Pelatihan Guru SD se-Riau
- Peresmian Science Park Sekolah Binaan PT RAPP, Siswa Bermain Sambil Belajar Fisika di Alam
- Khawatir Udara di Kuansing Tak Sehat, Dewan Minta Disdik Kuansing Ambil Langkah Tegas
- Edukasi Anak, PT TPP Inhu Gelar Smart Parenting
- Alek Kurniawan Jabat Plh Kakwarcab Pramuka Pekanbaru
- Kabut Kian Pekat dan Berbahaya, Disdik Bengkalis Imbau Sekolah Diliburkan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com