Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 23 Agustus 2019 11:01
Hasil.Cek Lapangan, Kapolda Pastikan Kebakaran Lahan Disengaja

Jum’at, 23 Agustus 2019 10:53
Puluhan Staf Bawaslu Bengkalis Ikuti Diklat Kapasitas SDM

Jum’at, 23 Agustus 2019 10:50
Panitera PN Bengkalis Dimutasi

Jum’at, 23 Agustus 2019 10:42
Digelar Besok, Festival Mangonang Kampuong Lamo di Pulau Gadang Kampar Akan Dihadiri Ribuan Peserta

Jum’at, 23 Agustus 2019 09:31
Saran KPK, Disdik Riau Sebar Edaran Larangan Pungutan Komite Sekolah

Jum’at, 23 Agustus 2019 08:47
Pedayung Asal Kuansing Bersama Tim Indonesia Juara Dunia di Thailand

Kamis, 22 Agustus 2019 21:37
Resah dengan Konflik di Perbatasan,
Nelayan Panipahan Rencanakan Pertemuan dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan RI


Kamis, 22 Agustus 2019 21:32
Sah, AMSI Wilayah Riau Terverifikasi Faktual!

Kamis, 22 Agustus 2019 21:06
Terjerat Korupsi Pengadaan Alkes,
Banding Dikabulkan, Pengadilan Tinggi Riau Bebaskan Tiga Dokter RSUD Arifin Achmad


Kamis, 22 Agustus 2019 18:17
Walau Titik Api Bertambah Jumlah Penderita ISPA di Inhu Justru Menurun


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 2 Agustus 2019 15:03
Menristekdikti Usulkan Impor Rektor,
Mahasiswa: Lebih Baik Impor Menristekdikti Dulu


Menristekdikti RI M Nasir sempat mengusulkan impor rektor. Mengkritisi hal ini, para mahasiswa balik mengusulkan Presiden Joko Widodo untuk mengimpor Menristekdikti dulu.

Riauterkini-PEKANBARU- Koordinator Pusat BEM Nusantan Hengky Primana, mengkritik wacana Menristekdikti merekrut orang asing untuk memimpin perguruan tinggi di Indonesia.

Menurut Hengky, untuk meningkatkan peringkat PTN seharusnya menteri punya konsep untuk perbaikan pendidikan tinggi di Indonesia. Merekrut orang asing untuk menjadi Pimpinan di PTN adalah bentuk pesimisnya menteri dengan potensi para akademisi di Indonesia.

"Pak Menteri janganlah terlalu pesimis dengan potensi akademisi Indonesia, sebenarnya potensi Pak Menterilah yang harus diragukan dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi di Indonesia," ujar Hengky.

Menristekdikti M. Nasir sebelumnya sempat mempertanyakan, rektor mana yang sudah berhasil mengangkat peringkat perguruan tingginya ke kelas dunia.

Menanggapi hal itu, Hengky mengatakan, "Logikanya, jika belum ada satupun Rektor yang berhasil, berarti potensi menterinya dalam mengkoordinir para rektor yang harus dipertanyakan."

"Oleh karena itu saya kasih saran untuk Presiden Joko Widodo, dari pada impor rektor, lebih baik menterinya dulu yang diganti, karena saya rasa potensi Menristekdikti ini kurang untuk menaikkan peringkat perguruan tinggi di Indonesia," tambah Hengky.

"Dari pada impor rektor, lebih baik import Menristekdikti," tutup Hengky dengan candaan. ***(rls)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- Saran KPK, Disdik Riau Sebar Edaran Larangan Pungutan Komite Sekolah
- Kembangkan Potensi Ekonomi Kreatif, Mahasiswa Kukerta UR Dukung Masyarakat Olah Sarden
- Pelatakan Batu Pertama 24 Agustus,
Gubri Siap Gerakan Wakaf Pembangunan Universitas Anak Yatim

- Udara Tercemar Asap, Disdik Bengkalis Belum Instruksikan Sekolah Diliburkan
- 15 Sekolah di Bengkalis Dinobatkan sebagai Sekolah Berwawasan Lingkungan
- Niat Tampil Siswa SD Benai di Pembukaan FPJ Batal
- DPRD Kuansing Minta Kemenag Lebih Tanggap Terkait Kisruh Murid MAN 1 Telukkuantan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com