Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Senin, 23 September 2019 21:26
Hampir Seluruh Wilayah Kuansing Merata Diguyur Hujan

Senin, 23 September 2019 20:13
Lima Bakal Cabup Rohul Kembalikan Formulir Penjaringan ke PDIP, 2 Lagi Tidak Ada Kabar

Senin, 23 September 2019 20:05
Ingin Desanya Lebih Maju,
Masyarakat Bantan Sari, Bengkalis Sampaikan Aspirasi ke DPRD


Senin, 23 September 2019 19:00
Peduli Korban Kabut Asap, DPC Peradi Pekanbaru Bagikan Satu Juta Masker

Senin, 23 September 2019 18:17
Launching Keterbukaan Informasi Publik, Fitra Riau Nilai 3 Kabupaten Ini Tertutup

Senin, 23 September 2019 17:33
Bupati Rohul Keluarkan Surat Edaran Sholat Istisqo Serentak di Islamic Center Selasa Besok

Senin, 23 September 2019 17:25
Simpati Asap Karlahut, DPD PKS Rohul Buka Posko Siaga Korban Asap

Senin, 23 September 2019 16:46
Alhamdulillah, Sejumlah Wilayah di Riau Diguyur Hujan

Senin, 23 September 2019 15:17
Peduli Kabut Asap, PPMR Bengkalis Bagikan Ribuan Masker Gratis

Senin, 23 September 2019 15:13
Dua Perusahaan di Riau Ditetapkan Tersangka Karhutla


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 19 Agustus 2019 14:15
DPRD Kuansing Minta Kemenag Lebih Tanggap Terkait Kisruh Murid MAN 1 Telukkuantan

Anggota DPRD Kuansing Jefri Antoni meminta Kemenag agar tanggap menyikapi mogok yang dilakukan siswa MAN 1 Telukkuantan, yang masih berlangsung hingga hari ini.



Riauterkini - TELUKKUANTAN - Anggota DPRD Kuansing, Jefri Antoni, ST meminta Kemenag agar tanggap menyikapi mogok yang dilakukan siswa MAN 1 Telukkuantan, yang masih berlangsung hingga hari ini.

"Mestinya ini tidak boleh terjadi, Kemenag Kuansing selaku pihak yang paling berkompeten, mestinya lebih tanggap akan kondisi ini," ujar Jefri Antoni, Senin (19/8/2019) di Telukkuantan.

Jefri Antoni menyebutkan, jangan hanya karena satu orang, dapat merusak image sekolah yang sudah begitu baik mengharumkan nama daerah.

"Kita tau MAN 1 Telukkuantan ini, sudah pada skala Nasional prestasinya, masa harus jeblok dan mundur kembali, hanya gara gara salah menempatkan pimpinan," ungkapnya.

Mestinya, kata politisi Demokrat ini harus ada pihak yang mengalah, dan Kemenag harus tegas, jika memang sayang kepada siswa dan pendidikan di daerah ini.

Saat ini kata Jefri Antoni, apa yang terjadi di MAN Teluk Kuantan, sudah menjadi konsumsi publik dan ini kata dia tidak perlu di tutupi lagi. "Akui kelemahan, kalau memang ingin maju," katanya.

"Kemenag harus tegas, jangan biarkan ini jadi bola liar, panggil Komite Sekolah dan seluruh orang tua siswa, untuk mendudukkan persoalan ini," saranya.

Dan ini katanya, tidak bisa didiamkan, sebab maju mundurnya sekolah tergantung pada kebijakan Kemenag Kuansing.

Untuk diketahui, MAN 1 Telukkuantan kembali bergejolak setelah sebelumnya sempat bergejolak. Kali ini dipicu masalah kegiatan Muhadaroh yang dinilai siswa tidak di pasilitasi dan terkesan akan dihapuskan.

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- Musim Asap, Libur Sekolah Rohil Tanpa Kepastian
- Asap Kian Pekat, Dua Kali PKKBM dan Masta Umri Ditunda
- Asap Tebal dan Pekat, Disdikpora Rohul Kembali Meliburkan Sekolah
- PT RAPP Gelar Pelatihan Guru SD se-Riau
- Peresmian Science Park Sekolah Binaan PT RAPP, Siswa Bermain Sambil Belajar Fisika di Alam
- Khawatir Udara di Kuansing Tak Sehat, Dewan Minta Disdik Kuansing Ambil Langkah Tegas
- Edukasi Anak, PT TPP Inhu Gelar Smart Parenting


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com