Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Ahad, 22 September 2019 18:45
Terduga Pembakar Lahan Gambut di Bonai Darussalam Diamankan Tim Satgas Karlahut Rohul

Ahad, 22 September 2019 18:45
Terduga Pembakar Lahan Gambut di Bonai Darussalam Diamankan Tim Satgas Karlahut Rohul

Ahad, 22 September 2019 16:34
Berharap Langit Biru,
RT, RW dan LPMK Duri Timur Bagikan Masker


Ahad, 22 September 2019 16:28
Gubri Serukan Bupati/Walikota Gelar Salat Istisqo Serentak

Ahad, 22 September 2019 16:26
Jika Tak Dapat Partai, Syafril-Sihol Bertekad Maju Jalur Independen di Pilkada Rohil

Ahad, 22 September 2019 16:22
Waspada, Kabut Asapdi Riau Kiriman Jambi

Ahad, 22 September 2019 16:18
Seekor Tapir Terjerat Babi Berhasil Diselamatkan Warga Sepahat, Bengkalis

Ahad, 22 September 2019 16:12
Berbatasan dengan Lahan PT THIP, Polsek Teluk Meranti Baru Kemarin, Segel Lahan Terbakar Didesa Gambut Mutiara

Ahad, 22 September 2019 16:06
Pemerhati Sosial Kuansing Menduga Pembakaran Lahan Karena Disengaja

Ahad, 22 September 2019 11:17
Ratusan Mahasiswa Dibekali Pengetahuan Cerdas Menggunakan Obat Dinkes Bengkalis


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 19 Agustus 2019 14:15
DPRD Kuansing Minta Kemenag Lebih Tanggap Terkait Kisruh Murid MAN 1 Telukkuantan

Anggota DPRD Kuansing Jefri Antoni meminta Kemenag agar tanggap menyikapi mogok yang dilakukan siswa MAN 1 Telukkuantan, yang masih berlangsung hingga hari ini.



Riauterkini - TELUKKUANTAN - Anggota DPRD Kuansing, Jefri Antoni, ST meminta Kemenag agar tanggap menyikapi mogok yang dilakukan siswa MAN 1 Telukkuantan, yang masih berlangsung hingga hari ini.

"Mestinya ini tidak boleh terjadi, Kemenag Kuansing selaku pihak yang paling berkompeten, mestinya lebih tanggap akan kondisi ini," ujar Jefri Antoni, Senin (19/8/2019) di Telukkuantan.

Jefri Antoni menyebutkan, jangan hanya karena satu orang, dapat merusak image sekolah yang sudah begitu baik mengharumkan nama daerah.

"Kita tau MAN 1 Telukkuantan ini, sudah pada skala Nasional prestasinya, masa harus jeblok dan mundur kembali, hanya gara gara salah menempatkan pimpinan," ungkapnya.

Mestinya, kata politisi Demokrat ini harus ada pihak yang mengalah, dan Kemenag harus tegas, jika memang sayang kepada siswa dan pendidikan di daerah ini.

Saat ini kata Jefri Antoni, apa yang terjadi di MAN Teluk Kuantan, sudah menjadi konsumsi publik dan ini kata dia tidak perlu di tutupi lagi. "Akui kelemahan, kalau memang ingin maju," katanya.

"Kemenag harus tegas, jangan biarkan ini jadi bola liar, panggil Komite Sekolah dan seluruh orang tua siswa, untuk mendudukkan persoalan ini," saranya.

Dan ini katanya, tidak bisa didiamkan, sebab maju mundurnya sekolah tergantung pada kebijakan Kemenag Kuansing.

Untuk diketahui, MAN 1 Telukkuantan kembali bergejolak setelah sebelumnya sempat bergejolak. Kali ini dipicu masalah kegiatan Muhadaroh yang dinilai siswa tidak di pasilitasi dan terkesan akan dihapuskan.

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- Asap Tebal dan Pekat, Disdikpora Rohul Kembali Meliburkan Sekolah
- PT RAPP Gelar Pelatihan Guru SD se-Riau
- Peresmian Science Park Sekolah Binaan PT RAPP, Siswa Bermain Sambil Belajar Fisika di Alam
- Khawatir Udara di Kuansing Tak Sehat, Dewan Minta Disdik Kuansing Ambil Langkah Tegas
- Edukasi Anak, PT TPP Inhu Gelar Smart Parenting
- Alek Kurniawan Jabat Plh Kakwarcab Pramuka Pekanbaru
- Kabut Kian Pekat dan Berbahaya, Disdik Bengkalis Imbau Sekolah Diliburkan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com