Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Selasa, 15 Oktober 2019 19:26
Hari Pertama, 1.648 Wajib Pajak Peroleh Penghapusan Denda PKB/BBNKB II

Selasa, 15 Oktober 2019 18:43
Indosat Ooredoo dan Facebook Luncurkan Kampanye “Internet 1O1”

Selasa, 15 Oktober 2019 16:47
34 Desa di Bengkalis Deklarasikan Stop BABS

Selasa, 15 Oktober 2019 16:02
Penanggulangan Stunting, DKPP Rohul Ajak Masyarakat Konsumsi Ikan Melalui Safari Gemarikan

Selasa, 15 Oktober 2019 15:11
BI-Walikota Pekanbaru Serahkan Kartu Madani dan KIA

Selasa, 15 Oktober 2019 14:44
Ini Tanggapan Gubri Soal Kisruh Pembentukan AKD DPRD Riau

Selasa, 15 Oktober 2019 14:25
Pemuda Kunto Darussalam Menilai Khairul Zaman Layak Maju Pilkada Rohul 2020

Selasa, 15 Oktober 2019 14:12
Dihadiri Komisi IV, BI Perwakilan Riau Sediakan Pojok Baca di Bengkalis

Selasa, 15 Oktober 2019 13:18
Siap-siap Diganti, Gubri Warning OPD Lambat Bekerja

Selasa, 15 Oktober 2019 13:12
Kredit Macet, Mantan Kacab BRK Dalu-dalu Dituntut 13,5 Tahun Penjara


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 9 Oktober 2019 17:37
Jadi Kado Istimewa HUT ke-20,
Mendikbud Tetapkan Dua Karya Budaya Asal Kabupaten Rohul Masuk WBTP Indonesia 2019


Dua karya budaya asal Rohul ditetapkan masuk WBTB Indonesia 2019. Apresiasi Mendikbud ini menjadi kado sempena HUT ke-20 Kabupaten Rohul.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- ‎Sedikitnya ada enam karya budaya dari Provinsi Riau yang ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Indonesia tahun 2019‎ oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Republik Indonesia.

Enam karya budaya asal Riau yang telah ditetapkan‎ masuk WBTB Indonesia tahun 2019 oleh Mendikbud, terdiri dua di antaranya adalah karya budaya berasal dari Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), yaitu Buwong Kuayang dan Tari Cegak.

Selanjutnya, dua karya budaya berasal dari Kabupaten Siak yaitu Zapin Siak Sri Indra Pura dan Dikei Sakai, satu karya budaya dari Kabupaten Indragiri Hulu yaitu Syair Surat Kapal, dan satu lagi karya budaya dari Provinsi Riau yaitu Tepuk Tepung Tawar Riau.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Rohul Drs Yusmar M.Si, mengatakan dua piagam penetapan WBTB untuk Kabupaten Rohul diterima oleh‎ Bupati Rohul H. Sukiman, diwakili Gubernur Riau H. Syamsuar dan disaksikan oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setdakab Rohul Ir H Muhammad Ruslan M.Si.

Piagam penetapan diberikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) kepada Gubernur Riau melalui sebuah acara‎ di Istora Bung Karno Jakarta pada Selasa malam (8/10/2019).

Yusmar mengaku dua karya budaya yang‎ telah ditetapkan sebagai WBTB Indonesia ini tentunya menjadi kado Hari Ulang Tahun (HUT) ke-20 Kabupaten Rokan Hulu yang jatuh pada 12 Oktober 2019.

"Tentunya penetapan dua karya budaya ini menjadi‎ kado istimewa bagi Kabupaten Rokan Hulu di hari jadinya yang ke-20 tahun," jelas Yusmar kepada riauterkinicom, Rabu (9/10/2019).

Yusmar mengatakan warisan budaya merupakan keseluruhan peninggalan kebudayaan yang memiliki nilai penting sejarah, ilmu pengetahuan dan teknologi, dan/ atau seni.

Warisan budaya dimiliki bersama oleh suatu komunitas atau masyarakat dan mengalami perkembangan dari generasi ke generasi, dalam alur suatu tradisi daerah.

Sementara, sambung Yusmar, warisan budaya takbenda atau intangible cultural heritage bersifat tak dapat dipegang (intangible/ abstrak), seperti konsep dan teknologi.‎

"Dan sifatnya dapat berlalu dan hilang dalam waktu seiring perkembangan zaman, seperti misalnya bahasa, musik, tari, upacara, serta berbagai perilaku terstruktur lain," ungkap Yusmar.‎

Berdasarkan UNESCO Convention For The Safeguarding of The Intangible Cultural Heritage 2003, kata Yusmar lagi, WBTB adalah berbagai praktik, representasi, ekspresi, pengetahuan, keterampilan serta instrumen, obyek, artefak, dan ruang-ruang budaya terkait dengannya, bahwa masyarakat, kelompok dan, dalam beberapa kasus, perorangan merupakan bagian dari warisan budaya tersebut.

Warisan budaya tak benda sendiri diwariskan dari generasi ke generasi yang secara terus menerus diciptakan kembali oleh masyarakat dan kelompok dalam menanggapi lingkungan sekitarnya.‎

Interaksi mereka dengan alam dan sejarah mereka, dan memberikan rasa identitas yang berkelanjutan, untuk menghargai perbedaan budaya dan kreativitas manusia.‎

"Kita merasa bangga dengan adanya dua karya budaya Kabupaten Rokan Hulu yang telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia, apalagi bersempena Hari Jadi ke-20 Kabupaten Rokan Hulu, sehingga mempunyai arti dan makna tersendiri," ujar putra Rohul asal Kecamatan Rambah Hilir ini.

Selain dua karya budaya Kabupaten Rohul yang ditetapkan sebagai WBTB Indonesia 2019,‎ sebelumnya ada lima karya budaya asal Rohul juga sudah ditetapkan WBTB Indonesia, antara 2015 sampai 2017.

Kelima karya budaya Kabupaten Rohul yang telah ditetapkan WBTB Indonesia sebelumnya, yaitu‎ Bukoba, Ondou, Silek Tigo Bulan, dan Ratik Togak/ Bosa.

"Hal ini tentunya sekaligus membuktikan bahwa Kabupaten Rokan Hulu mempunyai banyak karya budaya yang tinggi dan harus kita gali dan kembangkan serta lestarikan bersama," harap pria yang pernah menjabat Kabag Humas Setdakab Rohul, Kadisdukcapil Rohul, dan Kadistamben Rohul ini.

"Dengan karya budaya yang tinggi, tentunya ini memberi arti bagi Kabupaten Rokan Hulu, bahwa Negeri Seribu Suluk mempunyai peradaban sejak dahulunya," pungkas Kepala Disparbud Kabupaten Rohul, Yusmar.***(zal)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- Dikunjungi Sekokah dari Sumut, MAN 2 Pangean jadi Model Pengembangan Program Camp Inggris
- Jadi Kado Istimewa HUT ke-20,
Mendikbud Tetapkan Dua Karya Budaya Asal Kabupaten Rohul Masuk WBTP Indonesia 2019

- Pelepasan 29 Siswa Magang dari Dua SMK di RAPP
- 115 Kasek, Guru, Komite dan Pengawas di Bengkalis Ikuti Pelatihan Penerapan Prinsip Manajemen Sekolah
- Masih Kekurangan, Pemkab Permudah Guru PNS Pindah ke Kuansing
- Usai Dikantina Selama Tiga Bulan, SMK Negeri Kehutanan Pekanbaru Lantik Siswa Baru Angkatan XI
- Kukuhkan 1.707 Lulusan, UIR Catatkan Rekor Wisuda Terbanyak Sepanjang Sejarah


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com