|
|
|
Selasa, 10 Juli 2012 20:35 Murid Baru Membludak, Disdik Rohul Bangun Dua SD Darurat di Rambah
Jumlah murid baru di Kecamatan Rambah jauh melebihi kapasitas ruang kelas. Sebagai solusi, Dinas Pendidikan Rohul membangun dua SD darurat.
Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Mengantisipasi ledakan siswa di sejumlah
sekolah dasar di Kecamatan Rambah, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga
(Disdikpora) Kabupaten Rokan Hulu sengaja mendirikan dua sekolah dasar
darurat.
Dua sekolah darurat yang dioperasikan tahun ajaran baru 2012-2013 di Rambah
yaitu SDN 027 Rambah di Desa Rambah Tengah Utara tepat di belakang RSUD
Pasirpangaraian yang menempati bekas bengkel milik warga, serta SDN 028
Rambah yang menempati aula Masjid Al Muhajirin Desa Pematang Berangan dekat
perumahan Pemda.
Kepala Disdikpora Rohul, Muhammad Zen, mengaku, pembangunan dua sekolah
darurat tersebut merupakan antisipasi ledakan murid di sejumlah sekolah,
seperti di SDN 027 didirikan sebagai langkah antisipasi ledakan murid di
SDN 002 Rambah RSBI dan SDN 010 Tulang Gajah.
Sementara, SDN 028 Rambah didirikan adalah untuk antisipasi ledakan murid
di SD 024 Rambah yang berada tepat di belakang MTs Pasirpangaraian, dimana
muridnya sudah belajar pagi dan sore hari.
M Zen mengaku telah memasukkan dana anggaran untuk pembangunan SDN 027
Rambah dan SD 028 Rambah melalui APBD Rohul 2013, dan telah dibahas dalam
Musrenbang tingkat kabupaten beberapa waktu lalu.
“Pada Musrenbang kabupaten kemarin, sudah dibahas untuk membangun enam
kelas di dua sekolah itu. Sekarang kita menunggu hasil pembahasan di DPRD.
Dari enam ruangan yang diajukan, kita berharap minimal tiga kelas
direalisasikan,” harapnya.
Bantuan melalui dana APBN, menurut MZen baru sebatas untuk rehabilitasi
sekolah, belum untuk bantuan untuk renovasi sekolah, sebab itu untuk
pembangunan setiap sekolah daerah mesti menganggarkan sendiri dana melalui
APBD Rohul.***(zal)
Beri
tanggapan | Baca
tanggapan |
| |
|
|
|