Untitled Document
Rabu, 12 Rajab 1434 H |
Home > Pendidikan>>

Berita Terhangat...
Selasa, 21 Mei 2013 19:40
Ahmi Septari Nahkodai Perindo Riau

Selasa, 21 Mei 2013 19:39
Bagai Film Laga, Warga Pelalawan Halau Kawanan Rampok

Selasa, 21 Mei 2013 19:37
Genreasi Ketiga All New Picanto Tampil Lebih Elegan dan Sporty

Selasa, 21 Mei 2013 19:35
JCH Inhu Kembali Gunakan Sky Aviation ke Batam

Selasa, 21 Mei 2013 19:34
Pemprov Riau tak Dapat Deviden Kawasan Wisata Lagoi dan Bintan

Selasa, 21 Mei 2013 19:33
Dishut Dumai Temukan 10 Titik Api

Selasa, 21 Mei 2013 19:29
Dari Perss Corner,
Program Pariwisata di Riau Banyak Kebohongan




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 10 Juli 2012 20:35
Murid Baru Membludak, Disdik Rohul Bangun Dua SD Darurat di Rambah

Jumlah murid baru di Kecamatan Rambah jauh melebihi kapasitas ruang kelas. Sebagai solusi, Dinas Pendidikan Rohul membangun dua SD darurat.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Mengantisipasi ledakan siswa di sejumlah sekolah dasar di Kecamatan Rambah, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Rokan Hulu sengaja mendirikan dua sekolah dasar darurat.

Dua sekolah darurat yang dioperasikan tahun ajaran baru 2012-2013 di Rambah yaitu SDN 027 Rambah di Desa Rambah Tengah Utara tepat di belakang RSUD Pasirpangaraian yang menempati bekas bengkel milik warga, serta SDN 028 Rambah yang menempati aula Masjid Al Muhajirin Desa Pematang Berangan dekat perumahan Pemda.

Kepala Disdikpora Rohul, Muhammad Zen, mengaku, pembangunan dua sekolah darurat tersebut merupakan antisipasi ledakan murid di sejumlah sekolah, seperti di SDN 027 didirikan sebagai langkah antisipasi ledakan murid di SDN 002 Rambah RSBI dan SDN 010 Tulang Gajah.

Sementara, SDN 028 Rambah didirikan adalah untuk antisipasi ledakan murid di SD 024 Rambah yang berada tepat di belakang MTs Pasirpangaraian, dimana muridnya sudah belajar pagi dan sore hari.

M Zen mengaku telah memasukkan dana anggaran untuk pembangunan SDN 027 Rambah dan SD 028 Rambah melalui APBD Rohul 2013, dan telah dibahas dalam Musrenbang tingkat kabupaten beberapa waktu lalu.

“Pada Musrenbang kabupaten kemarin, sudah dibahas untuk membangun enam kelas di dua sekolah itu. Sekarang kita menunggu hasil pembahasan di DPRD. Dari enam ruangan yang diajukan, kita berharap minimal tiga kelas direalisasikan,” harapnya.

Bantuan melalui dana APBN, menurut MZen baru sebatas untuk rehabilitasi sekolah, belum untuk bantuan untuk renovasi sekolah, sebab itu untuk pembangunan setiap sekolah daerah mesti menganggarkan sendiri dana melalui APBD Rohul.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya ..........
- Siswa SMA Plus Mewakili Indonesia Ikuti Olimpiade Biologi di Beijing


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 107.20.129.212
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com