Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Kamis, 21 Pebruari 2019 12:35
Polres Bengkalis Musnahkan Puluhan Bal Pakaian Bekas dan Ratusan Karung Bawang Ilegal

Kamis, 21 Pebruari 2019 10:39
PT Ramajaya Pramukti Gandeng Tiga Lembaga Wujudkan Peremajaan Kelapa.Sawit di Kampar

Kamis, 21 Pebruari 2019 09:19
Ketika Legislator Bagus Santoso Takjub Sekaligus Prihatin Melihat Obyek Wisata Air Sikabau Jaya

Kamis, 21 Pebruari 2019 08:17
237 Honorer Lulus Administrasi P3K  Pemkab Bengkalis

Rabu, 20 Pebruari 2019 23:00
Edarkan Shabu, Pasangan Suami Istri Warga Karya Indah ini diciduk Polsek Tapung

Rabu, 20 Pebruari 2019 20:51
Bupati Inhil Pimpin Rapat Penyelesaian Kredit Kelompok Tani Dengan BNI

Rabu, 20 Pebruari 2019 18:07
Bersama IBI Pekanbaru, Disdalduk KB Siap Wujudkan KKBPK

Rabu, 20 Pebruari 2019 17:50
Syamsuar dan Edy Natar Diajak Jenguk Ruang Penjara KPK

Rabu, 20 Pebruari 2019 17:36
Dinsos Bengkalis Sosialisasikan Penyaluran Bansos Rastra dan Bantuan Pangan Non Tunai

Rabu, 20 Pebruari 2019 17:34
Dilantik Presiden,
Bupati Bengkalis Siap Dukung Visi Misi Gubernur dan Wakil Gubernur Riau Baru


 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 22 Agustus 2006 15:12
Datang Tanpa Permisi,
Parlemen Jepang Dinilai Tidak Punya Etika


Kedatangan lima anggota parlemen Jepang ternyata sama sekali tak memberi tahu Pemprov Riau. Karena tak permisi, parlemen Jepang tersebut dinilai tidak beretika.

Riuterkini-PEKANBARU- Gubernur Riau M Rusli Zainal mengaku terkejut saat mengetahui ada lima anggota parlemen Jepang yang kemarin, Senin (21/8) melakukan kunjungan ke Kampar. Ia menyayangkan tindakan anggota parlemen Jepang yang datang ke Riau tanpa izin.

"Bagaimana mau diberi pelayanan atau hak protokoler sebagai tamu kenegaraan, mereka datang kemari tanpa permisi. Saya baru tahu setelah melihat berita di televisi," ujar gubernur kepada riauterkini di sela-sela kegiatan Gelar Budaya Melayu Riau di Gedung Daerah, Selasa (22/8).

Semestinya, saran gubernur, parlemen Jepang tidak datang diam-diam, tetapi menyampaikan secara resmi rencana kedatangannya, sekaligus memberi tahu agenda kedatangannya ke Kampar untuk apa. "Ini datang diam-diam dan pergipun diam-diam. Kita sama sekali tidak diberi tahu," keluhnya.

Pernyataan lebih keras datang dari ketua DPRD Riau Chaidir. Ia menilai anggota parlemen Jepang tidak memiliki etika. "Itu sebuah kesalahan besar, datang dan melakukan kegiatan politik di negara orang tanpa izin," ketusnya.

Tindakan anggota parlemen Jepang dan rombongannya ke Kampar tanpa persmisi bisa merusak hubungan baik antara Indonesia dan Jepang. "Karena mereka datang diam-diam, sehingga tidak mendapatkan pengamanan dan pelayanan standar tamu kenegaraan. Kalau sampai terjadi sesuatu hal diluar kendali, misalnya kecelakaan atau disandera masyarakat, kan Jepang bisa protes pada Indonesia dan ujungnya bisa mengganggu hubungan baik kedua negara," paparnya.

Lebih lanjut Chaidir menyarankan agar aparat melakukan penyelidikan atas kasus tersebut dengan meminta keterangan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang menjadi pendampingi. "LSM pendaming dalam kunjungan tersebut mestinya dimintai keterangan, karena tindakan mereka sudah berlebihan," demikian saran Chaidir.***(mad)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- Ketika Legislator Bagus Santoso Takjub Sekaligus Prihatin Melihat Obyek Wisata Air Sikabau Jaya
- Datangi KPK Pasca Dilantik, Syamsuar Berkomitmen Lawan Korupsi
- Dilantik sebagai Gubri dan Wagubri,
Fraksi PAN: Semoga Syamsuar-Edy Natar Jadi Pemimpin dengan Komitmen dan Integritas Tinggi

- Usai Dilantik, Syamsuar Tegaskan Dukungannya untuk Jokowi
- Ucapkan Selamat pada Syamsuar-Edy Natar,
Ketua DPRD Riau: Pesta Politik Telah Usai, Saatnya Bekerja

- Dilantik Presiden,
Luhut dan Surya Paloh Hadiri Pelantikan Gubri dan Wagubri di Istana Negara

- Presiden Joko Widodo Lantik Syamsuar dan Edy Natar sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Riau
- Demokrat Bengkalis Perkuat Konsolidasi Tingkat Ranting
- H-1, Begini Sosok Syamsuar di Mata Wakil Gubernur Kepri
- Legislator Bagus Santoso Dukung Pengelolaan Istana Rokan Diserahkan ke Daerah
- KPU Riau Gelar Pleno DPTb
- Pacu Jalur Tak Masuk Kalender Pariwisata, Kader PPP Kritik Pemkab Jangan Hanya Sekedar Kunker
- Hasil RDP DPRD Rohul, Kendaraan Berat Dilarang Melintas Saat Jam Belajar Sebelum Kurangi Tonase
- Fraksi PAN Kritisi Rendahnya Pertumbuhan Ekonomi Riau 2018
- Panwaslu Kecamatan di Rohul Kewalahan Tertibkan APK, Ini yang Dilakukan Bawaslu Riau
- Kosong dalam Hitungan Jam,
Besok Plh Gubri Ditentukan dalam Rapat di Setneg

- Lusa, Dipastikan Pelantikan Gubri Terpilih Digelar di Istana
- Kasus Pengrusakan Bendera dan Atribut Partai,
Ketua Demokrat Pekanbaru: Ungkap Aktor Utamanya, atau Bebaskan Pelakunya

- Disaksikan Caleg DPR RI, PBB Lantik Pengurus Ranting di Duri
- Tunjukkan Kepedulian, Golkar Riau Gelar Pasar Murah


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com