Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Rabu, 25 April 2018 21:28
Diduga Curi Uang Infaq Masjid, 2 Remaja di Rohul Ditangkap Warga

Rabu, 25 April 2018 21:10
Pilgubri Juni 2018, Anggota DPRD Siak Minta ASN Jaga Netralitas

Rabu, 25 April 2018 21:06
Wako Firdaus Mangkir, Sidang Gugatan Pedagang Plaza Sukaramai Pekanbaru Ditunda

Rabu, 25 April 2018 20:53
Bupati Rohul Dukung Tradisi Adat Mandai Ulu Taon Jadi Agenda Tahunan

Rabu, 25 April 2018 19:35
Wardan Silaturrahmi Dengan Pimpinan Ponpes Tebu Ireng 3 di Petalongan, Inhil

Rabu, 25 April 2018 19:31
Agar Selalu GCG, Bank Riau Kepri Berkoordinasi dengan KPK

Rabu, 25 April 2018 19:20
Puluhan Personel Polres Bengkalis Jadi Sasaran Razia Pra Operasi Patuh Muara Takus

Rabu, 25 April 2018 19:13
Jalan Provinsi Masih Putus, Bupati Kuansing Tinjau Banjir di Pucuk Rantau

Rabu, 25 April 2018 18:55
Asisten I Inhil Buka Tatap Muka Tim Pengawasan Evaluasi TMMD ke-101

Rabu, 25 April 2018 18:52
Dugaan Politik Uang di Pilgubri,
Sentra Gakkumdu Bengkalis Tuntaskan Pemeriksaan 16 Saksi


 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 22 Agustus 2006 15:12
Datang Tanpa Permisi,
Parlemen Jepang Dinilai Tidak Punya Etika


Kedatangan lima anggota parlemen Jepang ternyata sama sekali tak memberi tahu Pemprov Riau. Karena tak permisi, parlemen Jepang tersebut dinilai tidak beretika.

Riuterkini-PEKANBARU- Gubernur Riau M Rusli Zainal mengaku terkejut saat mengetahui ada lima anggota parlemen Jepang yang kemarin, Senin (21/8) melakukan kunjungan ke Kampar. Ia menyayangkan tindakan anggota parlemen Jepang yang datang ke Riau tanpa izin.

"Bagaimana mau diberi pelayanan atau hak protokoler sebagai tamu kenegaraan, mereka datang kemari tanpa permisi. Saya baru tahu setelah melihat berita di televisi," ujar gubernur kepada riauterkini di sela-sela kegiatan Gelar Budaya Melayu Riau di Gedung Daerah, Selasa (22/8).

Semestinya, saran gubernur, parlemen Jepang tidak datang diam-diam, tetapi menyampaikan secara resmi rencana kedatangannya, sekaligus memberi tahu agenda kedatangannya ke Kampar untuk apa. "Ini datang diam-diam dan pergipun diam-diam. Kita sama sekali tidak diberi tahu," keluhnya.

Pernyataan lebih keras datang dari ketua DPRD Riau Chaidir. Ia menilai anggota parlemen Jepang tidak memiliki etika. "Itu sebuah kesalahan besar, datang dan melakukan kegiatan politik di negara orang tanpa izin," ketusnya.

Tindakan anggota parlemen Jepang dan rombongannya ke Kampar tanpa persmisi bisa merusak hubungan baik antara Indonesia dan Jepang. "Karena mereka datang diam-diam, sehingga tidak mendapatkan pengamanan dan pelayanan standar tamu kenegaraan. Kalau sampai terjadi sesuatu hal diluar kendali, misalnya kecelakaan atau disandera masyarakat, kan Jepang bisa protes pada Indonesia dan ujungnya bisa mengganggu hubungan baik kedua negara," paparnya.

Lebih lanjut Chaidir menyarankan agar aparat melakukan penyelidikan atas kasus tersebut dengan meminta keterangan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang menjadi pendampingi. "LSM pendaming dalam kunjungan tersebut mestinya dimintai keterangan, karena tindakan mereka sudah berlebihan," demikian saran Chaidir.***(mad)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- Pilgubri Juni 2018, Anggota DPRD Siak Minta ASN Jaga Netralitas
- Wardan Silaturrahmi Dengan Pimpinan Ponpes Tebu Ireng 3 di Petalongan, Inhil
- Dugaan Politik Uang di Pilgubri,
Sentra Gakkumdu Bengkalis Tuntaskan Pemeriksaan 16 Saksi

- Mantan Ketua DPRD Riau Dr. drh. H. Chaidir, MM Resmi Daftar sebagai Calon Anggota DPD RI
- Warga Mandah: Lukman Edy-Hardianto Adalah Pilihan Emosional dan Rasional bagi Orang Inhil
- Tokoh Masyarakat Keritang: Terima Kasih Pak Wardan, Sekarang Jalan dan Jembatan Desa Kami Sudah Beton
- Terganjal Aturan KPU, Faisal Aswan Mundur dari Calon Anggota DPD RI
- Syamsuar - Edy Nasution Sudah Temui Masyarakat di 276 Lokasi
- Program Rp1 Miliar Per Desa LE-Hardianto Mendapat Atensi Masyarakat
- Begini Cara Pasangan Firdaus-Rusli Atasi Pengangguran di Duri
- DPT Riau 2018 Sebanyak 3.622.488 Pemilih
- Warga Pulau kijang Padati jalan Sambut Kedatangan Wardan-SU
- 2014-2017, Pemprov Riau Bangun 665,73 Km Jalan dan 51 Jembatan
- Meriah, Cawagubri Rusli Effendi Disambut Musik Rebana Ibu-ibu Kelurahan Raja Sakti-Duri
- Jalan ke Danau PLTA Koto Panjang Mulai Diperbaiki,
Ini Kata Pengurus Pokdarwis Kampuong Danau Pulau Gadang

- Tujuh Legislator Riau Masuk dalam Struktural PWNU Riau
- Sosialisasi Sadar Pemilu,
Sejumlah Komunitas Motor Digandeng KPU Bengkalis

- Kampanye Dialogis Paslon 4 di Inhu,
Harapan Besar Kepada Andi Rachman Lanjutkan Membuka Daerah Terisolir

- Kata Andi Rachman, Jadi Gubri Harus Siap Lewat Jalan Rusak, Nggak Perlu 'Melow' ...
- Anggap Lukman Edy sebagai Cagubri Pro Desa, Warga Guntung Serahkan Dukungan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.144.14.134
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com