Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 24 Maret 2017 17:56
Program Desa Bebas Api Rintisan PT RAPP Efektif Cegah Kebakaran

Jum’at, 24 Maret 2017 17:40
Jelang TNI KB Kes 2017, Dandim 0313/ KPR Sidak ke Rohul

Jum’at, 24 Maret 2017 17:31
Di Rokorwil PKS, Gubri Sempat Minta Maaf Pada Instiawati Ayus dan Achmad

Jum’at, 24 Maret 2017 17:13
Plt Bupati Rohul Panen Madu di Desa Pasir Jaya

Jum’at, 24 Maret 2017 17:06
Targetkan Ribuan Bidang, BPN Bengkalis Sosialisasikan PTSL ke Masyarakat Desa

Jum’at, 24 Maret 2017 16:43
Kasus Penistaan Agama, Dewan Minta Kepolisian Ambil Sikap Tegas

Jum’at, 24 Maret 2017 16:29
PT Nusantara Berlian Motor Sandang Dialer Berbintang Lima

Jum’at, 24 Maret 2017 16:26
Jelang Pilgubri 2018,
Sejumlah Balon Datangi Rakorwil PKS


Jum’at, 24 Maret 2017 16:17
Sepanjang Maret, SBT Torehkan 267 SPK

Jum’at, 24 Maret 2017 16:15
Bhabinkamtibmas Polres Inhil Aktif Counter Isu Penculikan Anak

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Selasa, 10 Januari 2017 09:36
Sedot APBD Rp20 M Setiap Tahun,
Inilah Salah Satu Pemicu Pemda Pelalawan Bakal Melelang Mobdin


Selain peruntukan dan pemakaian mobil dinas bukan oleh kepemilikannya, anggaran yang tersedot juga tak main-main. Itulah alasan Pemkab Pelalawan berencana melelang mobdin.

Riauterkini-PANGKALANKERINCI- Selain peruntukan dan pemakaian mobil dinas (Mobdin) bukan oleh kepemilikannya. Akan tetapi sesungguhnya, untuk membiayai kenderaan berjalan itu setiap tahun menyedot APBD Pelalawan diangka Rp 20 milyar.

Semangat inilah yang mendorong keinginan bupati Pelalawan HM Harris untuk melakukan evaluasi mobil dinas dilingkungan pemda Pelalawan bahkan hingga mengupayakan pelelangan.

"Setiap tahunnya, untuk membiayai mobil dinas di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) saya lihat mencapai Rp 20 milyar setiap tahunnya," terang HM Harris ketika berbincang dengan awak media kemarin.

Menurutnya, angka sebesar itu tentu harus dievaluasi secara total. Terlebih lagi, akibat rasionalisasi berimbas penurunan APBD. Langka paling realistis saat ini adalah dengan melakukan pelelangan mobdin sehingga bisa mengurangi beban daerah.

Setelah dilakukan pemangkasan mobdin ini, tambah Harris pengadaan mobil bus-bus untuk kenderaan operasional massal untuk penunjang kinerja masing-masing OPD langkah memungkinkan sebagai penghematan anggaran.

"Alangka lebih bagusnya, nanti kita beli beberapa unit bus untuk kenderaan operasional OPD. Cara dan dan teknis pemakaian nantinya pula bisa diatur sesuai dengan peruntukkan," tandasnya.***(feb)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Politik lainnya..........
- Di Rokorwil PKS, Gubri Sempat Minta Maaf Pada Instiawati Ayus dan Achmad
- Kasus Penistaan Agama, Dewan Minta Kepolisian Ambil Sikap Tegas
- Jelang Pilgubri 2018,
Sejumlah Balon Datangi Rakorwil PKS

- Dewan Sorot Belum Assessment Pejabat Pemkab Bengkalis
- Kunker ke Tangerang, Komisi III DPRD Pelalawan Bahas Pembangunan Rel Kereta Api
- Septina Hadiri Khatam al-Quran SMA Muhammadiyah 1 Pekanbaru
- 11 Kades dan Lurah Inhil Diskusikan Bantuan RLH dengan Wakilnya di DPRD Riau


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.197.159.173
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com