Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Ahad, 19 Pebruari 2017 23:06
Peringati Hari K3 Nasional, PT. Pertamina EP Lirik Inhu Gelar Beragam Kegiatan

Ahad, 19 Pebruari 2017 22:16
Nyaris Terjadi Kontak Fisik,
Kuasa Hukum Kokarda dan KPN Sesalkan Sikap Polres Rohil


Ahad, 19 Pebruari 2017 22:10
Kang Andik Kagumi Keindahan Ekowisata Solop

Ahad, 19 Pebruari 2017 22:07
Budaya K3 Tingkatkan Kualitas Hidup Manusia

Ahad, 19 Pebruari 2017 19:25
Sebuah Rumah di Duri, Bengkalis Terbakar

Ahad, 19 Pebruari 2017 17:43
Kadis PMPD Rohul: Aplikasi Siskeudes Mudahkan Penyusunan Laporan Keuangan Desa

Ahad, 19 Pebruari 2017 17:38
Transparansi Pansel Anggota Dewan Pendidikan Rohul Dipertanyakan

Ahad, 19 Pebruari 2017 17:33
Tak Perlu Menunggu RTRW,
Dewan Minta Pembangunan Transmisi Listrik dan Gardu Induk Dilanjutkan


Ahad, 19 Pebruari 2017 16:32
RAPP Gelar Goro di Banjar Benai, Kuansing

Ahad, 19 Pebruari 2017 16:20
Bupati Harris Resmikan Dua Proyek Dermaga di Kuala Kampar

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Selasa, 10 Januari 2017 09:36
Sedot APBD Rp20 M Setiap Tahun,
Inilah Salah Satu Pemicu Pemda Pelalawan Bakal Melelang Mobdin


Selain peruntukan dan pemakaian mobil dinas bukan oleh kepemilikannya, anggaran yang tersedot juga tak main-main. Itulah alasan Pemkab Pelalawan berencana melelang mobdin.

Riauterkini-PANGKALANKERINCI- Selain peruntukan dan pemakaian mobil dinas (Mobdin) bukan oleh kepemilikannya. Akan tetapi sesungguhnya, untuk membiayai kenderaan berjalan itu setiap tahun menyedot APBD Pelalawan diangka Rp 20 milyar.

Semangat inilah yang mendorong keinginan bupati Pelalawan HM Harris untuk melakukan evaluasi mobil dinas dilingkungan pemda Pelalawan bahkan hingga mengupayakan pelelangan.

"Setiap tahunnya, untuk membiayai mobil dinas di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) saya lihat mencapai Rp 20 milyar setiap tahunnya," terang HM Harris ketika berbincang dengan awak media kemarin.

Menurutnya, angka sebesar itu tentu harus dievaluasi secara total. Terlebih lagi, akibat rasionalisasi berimbas penurunan APBD. Langka paling realistis saat ini adalah dengan melakukan pelelangan mobdin sehingga bisa mengurangi beban daerah.

Setelah dilakukan pemangkasan mobdin ini, tambah Harris pengadaan mobil bus-bus untuk kenderaan operasional massal untuk penunjang kinerja masing-masing OPD langkah memungkinkan sebagai penghematan anggaran.

"Alangka lebih bagusnya, nanti kita beli beberapa unit bus untuk kenderaan operasional OPD. Cara dan dan teknis pemakaian nantinya pula bisa diatur sesuai dengan peruntukkan," tandasnya.***(feb)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Politik lainnya..........
- Pertanyakan Fungsi Baperjakat, Golkar Minta Plt Bupati Rohul Evaluasi Mutasi 287 Pejabat
- Hasil Pleno 21 PPK, Azis-Catur Juarai Pilkada Kampar
- Tempati Rumah Dinas, Ketua DPRD Riau Gelar Syukuran
- Dewan Desak Kadistannak Pekanbaru Umumkan Warung Bakso Terkontaminasi Daging Babi
- Komisioner KI dan KPID Riau,
SK Pengangkatan Tertahan di di Meja Noviwaldy Jusman

- Indra Muchlis Mengaku Didorong Sejumlah Pihak Ikut Pilgubri 2018
- Siap jadi Wagubri, Wan Thamrin Sudah Temui Fraksi di DPRD Riau


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 50.16.126.107
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com