Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Senin, 24 April 2017 18:58
Kantor Gubri Sembilan Lantai Terbakar

Senin, 24 April 2017 18:21
Ditinggal Mandah, Rumah Permanen Milik Warga Duri Ludes Dilalap Api

Senin, 24 April 2017 16:31
Gubri Optimis Tol Pekanbaru-Dumai Segera Terwujud

Senin, 24 April 2017 16:19
Isra' Mi'raj di Teluk Jira Tempuling,
Wabup Inhil Imbau Warga Dukung Program Pembangunan Pemerintah


Senin, 24 April 2017 16:14
Warga Jalan Kaharuddin Nasution Pekanbaru,
BNN Sita 1 Kg Sabu dan Ratusan Butir Pil Happy Five dari Seorang Perempuan


Senin, 24 April 2017 16:11
Cuaca Terik, Lahan Tidur di Bengkalis Mulai Terbakar

Senin, 24 April 2017 15:13
Melalui Germas, Gubri Ajak Masyarakat Hidup Sehat

Senin, 24 April 2017 11:45
Rutin Pungli Angkutan Barang dari Sumbar,
Tim Saber Pungli Polres Kampar Tangkap Dua Pelaku Bermodal Tabloid


Senin, 24 April 2017 11:40
Plus dan Minus Balon Gubernur Riau (1),
Dari yang Menahan Diri Sampai yang Sudah Umumkan Diri


Senin, 24 April 2017 11:35
Polsek Bangkinang Barat Kampar Ringkus Pelaku Pembongkaran Rumah di Salo

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Selasa, 10 Januari 2017 09:36
Sedot APBD Rp20 M Setiap Tahun,
Inilah Salah Satu Pemicu Pemda Pelalawan Bakal Melelang Mobdin


Selain peruntukan dan pemakaian mobil dinas bukan oleh kepemilikannya, anggaran yang tersedot juga tak main-main. Itulah alasan Pemkab Pelalawan berencana melelang mobdin.

Riauterkini-PANGKALANKERINCI- Selain peruntukan dan pemakaian mobil dinas (Mobdin) bukan oleh kepemilikannya. Akan tetapi sesungguhnya, untuk membiayai kenderaan berjalan itu setiap tahun menyedot APBD Pelalawan diangka Rp 20 milyar.

Semangat inilah yang mendorong keinginan bupati Pelalawan HM Harris untuk melakukan evaluasi mobil dinas dilingkungan pemda Pelalawan bahkan hingga mengupayakan pelelangan.

"Setiap tahunnya, untuk membiayai mobil dinas di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) saya lihat mencapai Rp 20 milyar setiap tahunnya," terang HM Harris ketika berbincang dengan awak media kemarin.

Menurutnya, angka sebesar itu tentu harus dievaluasi secara total. Terlebih lagi, akibat rasionalisasi berimbas penurunan APBD. Langka paling realistis saat ini adalah dengan melakukan pelelangan mobdin sehingga bisa mengurangi beban daerah.

Setelah dilakukan pemangkasan mobdin ini, tambah Harris pengadaan mobil bus-bus untuk kenderaan operasional massal untuk penunjang kinerja masing-masing OPD langkah memungkinkan sebagai penghematan anggaran.

"Alangka lebih bagusnya, nanti kita beli beberapa unit bus untuk kenderaan operasional OPD. Cara dan dan teknis pemakaian nantinya pula bisa diatur sesuai dengan peruntukkan," tandasnya.***(feb)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Politik lainnya..........
- Gubri Optimis Tol Pekanbaru-Dumai Segera Terwujud
- Plus dan Minus Balon Gubernur Riau (1),
Dari yang Menahan Diri Sampai yang Sudah Umumkan Diri

- Ribuan Peserta Ikuti Pendidikan Kader Pertama PKB Inhil
- Jika Disahkan Akhir April, APBD Kuansing 2017 Sudah Bisa Digunakan Pertengahan Mei
- Terkait Ganti Rugi Lahan di Depan SMA Pintar,
Eks Sekdakab Minta tak Diadu Domba dengan Wabup Kuansing

- Dikritik Dewan, Kabag Humas Sebut Turun ke Daerah Bagian dari Tanggung Jawab Gubri
- Disorot Soal Pembebasan Lahan Depan SMA Pintar,
Wabup Halim Tak Persoalkan Lahannya Tak Diganti Rugi



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.224.140.171
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com