Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Senin, 21 Agustus 2017 20:42
Dilantik Ketum DPP, Wartawan Riauterkinicom Resmi Pimpin DPD IWO Siak

Senin, 21 Agustus 2017 20:15
Sekretaris KPU  Lantik 3 Pejabat Eselon III

Senin, 21 Agustus 2017 19:43
Sempurnakan Draf RTRW Riau, Seluruh Fraksi Sepakati Waktu Sepekan

Senin, 21 Agustus 2017 19:27
Bengkalis Bertekad Pertahankan Juara Umum Porprov Riau 2017

Senin, 21 Agustus 2017 19:24
Gubri Resmikan Mulainya Pembangunan Spam Durolis Resmi Dimulai

Senin, 21 Agustus 2017 19:14
Sampaikan Aspirasi, Seratusan Warga Gerak Datangi DPRD Bengkalis

Senin, 21 Agustus 2017 17:14
Buka Muskab IV PMI,
Bupati Inhil Minta Kebiasaan Donor Darah Ditumbuhkan di Masyarakat


Senin, 21 Agustus 2017 17:03
Pelantikan Kades Serentak di Bengkalis Dibagi Empat Lokasi

Senin, 21 Agustus 2017 16:35
Bupati dan Wabup Rohul Buka Pawai Taaruf Pembukaan MTQ XVII Tingkat Kabupaten

Senin, 21 Agustus 2017 16:24
Pilgubri 2018, Firdaus Ambil Formulir Penjaringann Partai Hanura

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Selasa, 10 Januari 2017 09:36
Sedot APBD Rp20 M Setiap Tahun,
Inilah Salah Satu Pemicu Pemda Pelalawan Bakal Melelang Mobdin


Selain peruntukan dan pemakaian mobil dinas bukan oleh kepemilikannya, anggaran yang tersedot juga tak main-main. Itulah alasan Pemkab Pelalawan berencana melelang mobdin.

Riauterkini-PANGKALANKERINCI- Selain peruntukan dan pemakaian mobil dinas (Mobdin) bukan oleh kepemilikannya. Akan tetapi sesungguhnya, untuk membiayai kenderaan berjalan itu setiap tahun menyedot APBD Pelalawan diangka Rp 20 milyar.

Semangat inilah yang mendorong keinginan bupati Pelalawan HM Harris untuk melakukan evaluasi mobil dinas dilingkungan pemda Pelalawan bahkan hingga mengupayakan pelelangan.

"Setiap tahunnya, untuk membiayai mobil dinas di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) saya lihat mencapai Rp 20 milyar setiap tahunnya," terang HM Harris ketika berbincang dengan awak media kemarin.

Menurutnya, angka sebesar itu tentu harus dievaluasi secara total. Terlebih lagi, akibat rasionalisasi berimbas penurunan APBD. Langka paling realistis saat ini adalah dengan melakukan pelelangan mobdin sehingga bisa mengurangi beban daerah.

Setelah dilakukan pemangkasan mobdin ini, tambah Harris pengadaan mobil bus-bus untuk kenderaan operasional massal untuk penunjang kinerja masing-masing OPD langkah memungkinkan sebagai penghematan anggaran.

"Alangka lebih bagusnya, nanti kita beli beberapa unit bus untuk kenderaan operasional OPD. Cara dan dan teknis pemakaian nantinya pula bisa diatur sesuai dengan peruntukkan," tandasnya.***(feb)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Politik lainnya..........
- Sempurnakan Draf RTRW Riau, Seluruh Fraksi Sepakati Waktu Sepekan
- Pilgubri 2018, Firdaus Ambil Formulir Penjaringann Partai Hanura
- Husni Tamrin Resmikan Wisma Karang Taruna Riau
- Ketua Fraksi PAN DPRD Kota Kembalikan Mobil Dinas
- Pansus RTRW DPRD Riau Eskpos Hasil Kerjas,
Pastikan Usulan Pemutihan Kawasan Hanya untuk Masyarakat

- Lusa, Anggota DPRD Riau Reses ke Dapilnya
- Dewan Targetkan APBD Riau 2018 Sebesar Rp8,7 Triliun


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.92.186.20
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com