Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Selasa, 23 Mei 2017 14:01
Perpisahan di SDN 002 Rambah,
Bupati Rohul: Karena Jasa Guru Saya Bisa Jadi Bupati


Selasa, 23 Mei 2017 13:46
Dua Pekan Operasi Patuh, Polres Bengkalis Tilang 1.653 Pelanggar Lalin

Selasa, 23 Mei 2017 13:27
Motor Ditabrak Truk Boks di Pelalawan, Sepasang Kekasih Tewas Seketika

Selasa, 23 Mei 2017 13:23
Terlibat Pungli, Pegawai Disdukcapil Pekanbaru Mulai Disidang

Selasa, 23 Mei 2017 13:06
Bupati Meranti Lepas Pawai Ta'aruf Sambut Ramadhan 1438 Hijriyah

Selasa, 23 Mei 2017 13:01
Tolak Beri Izin, Dishub Pekanbaru Minta Angkutan Online Stop Operasi

Selasa, 23 Mei 2017 12:58
DMI Rohil Ajak Umat Islam Jadikan Momen Ramadhan Memakmurkan Masjid

Selasa, 23 Mei 2017 12:53
Hari Pertama Priode Kedua, Wako Pekanbaru Pimpin Upacara dan Rapat Tertutup

Selasa, 23 Mei 2017 10:35
Rumah Mantan Lurah Teluk Meranti, Pelalawan Hangus Terbakar

Selasa, 23 Mei 2017 10:33
Assyura Armarosa Praja IPDN Rohil Mayoret Drumcoprs Abdi Praja Jatinangor

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Selasa, 10 Januari 2017 21:34
Pernah Ditanya Dewan,
Sekda Kuansing Pastikan Dana Sertifikasi Guru Tersedia


Sekdakab Kuansing Muharman pernah menyatakan dana sertifikasi guru sebesar Rp64,6 miliar masih ada. Namun belakangan ia mengatakan dana itu telah digunakan untuk kegiatan lain.

Riauterkini-TELUK KUANTAN- Ternyata Sekda Kuansing, Muharman pernah dicecar pertanyaan oleh Ketua Komisi A DPRD Musliadi seputar keberadaan uang sertifikasi guru se Kuansing. Saat itu Muharman mengaku uang sertifikasi itu masih ada.

"Waktu pembahasan APBDP belum lama ini saya pernah nanya ke dia (Muharman,red), kenapa uang sertifikasi guru kenapa belum dibayarkan," ucap Musliadi waktu itu seperti dituturkannya Kepada riauterkinicom, Selasa (10/1/17) via telepon.

"'Duitnya ada, duitnya ada', begitu jawab Sekda, Muharman waktu itu," cerita Musliadi seperti menirukan ucapan Muharman.

Lantas, kenapa sampai sekarang uang sertifikasi untuk ribuan guru itu belum juga dibayarkan, "Nah, belakangan Sekda ngomong lagi uang gak ada, katanya tekor, transferan belum masuk," ucap Musliadi.

Sementara di lain kesempatan, Sekda Muharman kepada sejumlah wartawan mengaku dana sertifikasi sebesar Rp64,6 miliar tersebut telah digunakan pemerintahan periode sebelumnya untuk mendanai kegiatan lain. Muharman menyebutkan, dana kelebihan transferan pemerintahan pusat itu digunakan untuk mendanai pembangunan fisik di Dinas Pendidikan. "Bukan untuk sektor yang lain," aku Muharman.

Sementara itu, menurut Penasehat Hukum (PH) Forum Komunikasi Guru dan Insan Peduli Pendidikan (Forkogip) Kabupaten Kuansing Zubirman, dana untuk pembayaran sertifikasi guru itu berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) non fisik. Artinya, tidak bisa digunakan untuk mendanai kegiatan pisik. "Dana itu hanya bisa digunakan sesuai peruntukannya," terang Zubirman.

Kata Zubirman, aturan pelarangan penggunaan dana sertifikasi atau Dana Tunjangan Profesi Guru (TPG) itu juga telah disampaikan oleh Kementerian Keuangan kepada Pemkab Kuansing beberapa waktu lalu. "Dana itu tak boleh digunakan untuk yang lain, itu salah satu poin dari surat Menkeu tersebut," tutup Zubirman.

Tak terbayarkannya uang sertifikasi guru sebanyak 2.512 orang itu, besok pagi, Rabu (11/1/17) mereka akan turun ke jalan untuk melakukan aksi damai menuntut haknya. Yang mana, Pemkab Kuansing belum membayarkan dana sertifikasi guru itu selama empat bulan lamanya.***(dri)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Politik lainnya..........
- Di Awal Menjabat Kembali,
Bupati Rohul Umumkan Hadirnya Seorang Tamu Istimewa

- Guru THL Lima Bulan Tidak Gajian,
Komisi E DPRD Riau Berencana Panggil Disdik

- Mendagri Minta Kepala Daerah Tunaikan Janji Saat Kampanye
- Pesan Pelantikan dari Gubri,
Wako Pekanbaru dan Bupati Kampar Diminta Perbaikan Layanan Publik

- Usai Dilantik Kali Kedua, Firdaus-Ayat Nyatakan Siap Lanjutkan Perjuangan
- Catatan Pelantikan Azis Zaenal,
Gagal ke Senayan, Kini Resmi jadi Bupati Kampar

- Bersiap Dilantik, Azis-Catur tak Ingin Mengulang Ketidak-rukunan Jefry-Ibrahim


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.166.197.230
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com