Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Selasa, 22 Mei 2018 07:41
Tim Safari Ramadhan Pemkab Kampar Akan Kunjungi 21 Masjid

Selasa, 22 Mei 2018 07:32
Pansus DPRD Riau Panggil Biro Hukum Bahas Draf Ranperda Adat

Senin, 21 Mei 2018 23:12
Bupati Kampar Dukung Seleksi Tim SBAI Garuda Jaya U-16

Senin, 21 Mei 2018 23:08
Ratusan Warga Hadiri Silaturrahmi di Kediaman Wardan

Senin, 21 Mei 2018 23:04
Los Pasar Padang Sawah Kampar Kiri Jadi Tempat Transaksi Narkoba

Senin, 21 Mei 2018 21:50
Silaturahmi Andi Rachman-Wardan di Pulau Burung, Paslon 4 Sudah Programkan Buka Akses Jalan Darat Pelalawan-Inhil

Senin, 21 Mei 2018 21:19
Terkait Pemanggilan 7 ASN, Pengurus MKGR Riau Datangi Kantor Panwaslu Pelalawan

Senin, 21 Mei 2018 20:58
Habibi Hapri Nahkodai PBSI Pelalawan Periode 2018-2022

Senin, 21 Mei 2018 20:54
Ramadhan 2018, Dewan Pastikan Tak Ada Masjid Dapat Bantuan Dana Hibah

Senin, 21 Mei 2018 20:07
Ramadhan 2018, Pasokan Daging Beku Bulog Naik 300 Persen

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 10 Januari 2017 21:34
Pernah Ditanya Dewan,
Sekda Kuansing Pastikan Dana Sertifikasi Guru Tersedia


Sekdakab Kuansing Muharman pernah menyatakan dana sertifikasi guru sebesar Rp64,6 miliar masih ada. Namun belakangan ia mengatakan dana itu telah digunakan untuk kegiatan lain.

Riauterkini-TELUK KUANTAN- Ternyata Sekda Kuansing, Muharman pernah dicecar pertanyaan oleh Ketua Komisi A DPRD Musliadi seputar keberadaan uang sertifikasi guru se Kuansing. Saat itu Muharman mengaku uang sertifikasi itu masih ada.

"Waktu pembahasan APBDP belum lama ini saya pernah nanya ke dia (Muharman,red), kenapa uang sertifikasi guru kenapa belum dibayarkan," ucap Musliadi waktu itu seperti dituturkannya Kepada riauterkinicom, Selasa (10/1/17) via telepon.

"'Duitnya ada, duitnya ada', begitu jawab Sekda, Muharman waktu itu," cerita Musliadi seperti menirukan ucapan Muharman.

Lantas, kenapa sampai sekarang uang sertifikasi untuk ribuan guru itu belum juga dibayarkan, "Nah, belakangan Sekda ngomong lagi uang gak ada, katanya tekor, transferan belum masuk," ucap Musliadi.

Sementara di lain kesempatan, Sekda Muharman kepada sejumlah wartawan mengaku dana sertifikasi sebesar Rp64,6 miliar tersebut telah digunakan pemerintahan periode sebelumnya untuk mendanai kegiatan lain. Muharman menyebutkan, dana kelebihan transferan pemerintahan pusat itu digunakan untuk mendanai pembangunan fisik di Dinas Pendidikan. "Bukan untuk sektor yang lain," aku Muharman.

Sementara itu, menurut Penasehat Hukum (PH) Forum Komunikasi Guru dan Insan Peduli Pendidikan (Forkogip) Kabupaten Kuansing Zubirman, dana untuk pembayaran sertifikasi guru itu berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) non fisik. Artinya, tidak bisa digunakan untuk mendanai kegiatan pisik. "Dana itu hanya bisa digunakan sesuai peruntukannya," terang Zubirman.

Kata Zubirman, aturan pelarangan penggunaan dana sertifikasi atau Dana Tunjangan Profesi Guru (TPG) itu juga telah disampaikan oleh Kementerian Keuangan kepada Pemkab Kuansing beberapa waktu lalu. "Dana itu tak boleh digunakan untuk yang lain, itu salah satu poin dari surat Menkeu tersebut," tutup Zubirman.

Tak terbayarkannya uang sertifikasi guru sebanyak 2.512 orang itu, besok pagi, Rabu (11/1/17) mereka akan turun ke jalan untuk melakukan aksi damai menuntut haknya. Yang mana, Pemkab Kuansing belum membayarkan dana sertifikasi guru itu selama empat bulan lamanya.***(dri)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- Pansus DPRD Riau Panggil Biro Hukum Bahas Draf Ranperda Adat
- Ratusan Warga Hadiri Silaturrahmi di Kediaman Wardan
- Silaturahmi Andi Rachman-Wardan di Pulau Burung, Paslon 4 Sudah Programkan Buka Akses Jalan Darat Pelalawan-Inhil
- Habibi Hapri Nahkodai PBSI Pelalawan Periode 2018-2022
- Ramadhan 2018, Dewan Pastikan Tak Ada Masjid Dapat Bantuan Dana Hibah
- Ulama Riau Tidak Masuk Rekomendasi Mubalig, Komisi V DPRD Riau Sayangkan Sikap Kemenag
- Pilkades serentak ditunda, 48 ASN Meranti Disiapkan untuk Pj Kepala Desa
- Kadernya Jadi Tersangka Politik Uang,
Demokrat Riau Junjung Tinggi Azas Praduga Tak Bersalah

- In syaa Allah, Andi Rachman dan Wardan Bisa Menang di Atas 80 Persen di Pulau Burung
- Mudik Lebaran, Ancaman Longsor di Jalan Lintas Riau Sumbar Jadi Perhatian
- Menginap, Andi dan Wardan Blusukan ke Pasar Ramadhan dan Sholat Tarawih di Guntung
- Kampanye Bersama di Pelangiran, Wardan dan Andi Rachman Kian Kompak
- Ribuan Masyarakat Batak Anggota Parna Siap Dukung Andi-Yatno di Pilgubri
- Dukungan Makin Bulat di Setiap Daerah, Firdaus-Rusli Semakin Optimis Menang
- Paslon 4 Blusukan ke Pasar Ramadhan Ujung Batu Rohul,
Andi Rachman: Stabilitas Harga Perlu Dijaga Selama Ramadhan

- Hadiri Pelantikan MKGR Riau, 7 ASN Pelalawan Dipanggil Panwaslu
- Kampanye di Kuansing, Warga Keluhkan Kerusakan Jalan kepada Firdaus-Rusli
- Siak Raih Opini WTP ke-7, Syamsuar: Terimakasih Pejabat dan Pegawai Telah Bekerja dengan Baik
-
-


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com