Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Rabu, 28 Juni 2017 21:14
Respon Keluhan Masyarakat Reteh,
Tahun Ini, Pemkab Inhil Lakukan Penimbunan Ruas Jalan Pulau Kijang


Rabu, 28 Juni 2017 19:50
Pengunjung Membludak,
Sabhara Polresta Pekanbaru Amankan Suasana Kunjungan Lebaran di Lapas


Rabu, 28 Juni 2017 19:47
Puncak Arus Mudik Besok Malam,
9 Tewas di Jalan Raya Riau Selama Operasi Ramadniya 2017


Rabu, 28 Juni 2017 17:47
Halal Bihalal di Rumah Bakal Csgubri Achmad Penuh Sesak

Rabu, 28 Juni 2017 14:57
Libur Idul Fitri 1438H, Wisatawan di Siak Dihibur Air Mancur "Joget"

Rabu, 28 Juni 2017 14:47
Ozcar Riau Ramaikan Wisata Kuliner di Pekanbaru

Rabu, 28 Juni 2017 14:43
Polda Riau Cek Jalan Lintas Riau-Sumbar

Rabu, 28 Juni 2017 14:36
Dua Sepeda Motor Adu Kambing, Akibatkan Satu Pengendara Tewas

Rabu, 28 Juni 2017 14:32
Miliki Sabu, Pemuda Pengangguran di Duri Ditangkap Polisi

Rabu, 28 Juni 2017 08:05
Mayat Tanpa Indentitas Ditemukan di Sungai Indragiri Rengat, Inhu

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Selasa, 10 Januari 2017 21:34
Pernah Ditanya Dewan,
Sekda Kuansing Pastikan Dana Sertifikasi Guru Tersedia


Sekdakab Kuansing Muharman pernah menyatakan dana sertifikasi guru sebesar Rp64,6 miliar masih ada. Namun belakangan ia mengatakan dana itu telah digunakan untuk kegiatan lain.

Riauterkini-TELUK KUANTAN- Ternyata Sekda Kuansing, Muharman pernah dicecar pertanyaan oleh Ketua Komisi A DPRD Musliadi seputar keberadaan uang sertifikasi guru se Kuansing. Saat itu Muharman mengaku uang sertifikasi itu masih ada.

"Waktu pembahasan APBDP belum lama ini saya pernah nanya ke dia (Muharman,red), kenapa uang sertifikasi guru kenapa belum dibayarkan," ucap Musliadi waktu itu seperti dituturkannya Kepada riauterkinicom, Selasa (10/1/17) via telepon.

"'Duitnya ada, duitnya ada', begitu jawab Sekda, Muharman waktu itu," cerita Musliadi seperti menirukan ucapan Muharman.

Lantas, kenapa sampai sekarang uang sertifikasi untuk ribuan guru itu belum juga dibayarkan, "Nah, belakangan Sekda ngomong lagi uang gak ada, katanya tekor, transferan belum masuk," ucap Musliadi.

Sementara di lain kesempatan, Sekda Muharman kepada sejumlah wartawan mengaku dana sertifikasi sebesar Rp64,6 miliar tersebut telah digunakan pemerintahan periode sebelumnya untuk mendanai kegiatan lain. Muharman menyebutkan, dana kelebihan transferan pemerintahan pusat itu digunakan untuk mendanai pembangunan fisik di Dinas Pendidikan. "Bukan untuk sektor yang lain," aku Muharman.

Sementara itu, menurut Penasehat Hukum (PH) Forum Komunikasi Guru dan Insan Peduli Pendidikan (Forkogip) Kabupaten Kuansing Zubirman, dana untuk pembayaran sertifikasi guru itu berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) non fisik. Artinya, tidak bisa digunakan untuk mendanai kegiatan pisik. "Dana itu hanya bisa digunakan sesuai peruntukannya," terang Zubirman.

Kata Zubirman, aturan pelarangan penggunaan dana sertifikasi atau Dana Tunjangan Profesi Guru (TPG) itu juga telah disampaikan oleh Kementerian Keuangan kepada Pemkab Kuansing beberapa waktu lalu. "Dana itu tak boleh digunakan untuk yang lain, itu salah satu poin dari surat Menkeu tersebut," tutup Zubirman.

Tak terbayarkannya uang sertifikasi guru sebanyak 2.512 orang itu, besok pagi, Rabu (11/1/17) mereka akan turun ke jalan untuk melakukan aksi damai menuntut haknya. Yang mana, Pemkab Kuansing belum membayarkan dana sertifikasi guru itu selama empat bulan lamanya.***(dri)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Politik lainnya..........
- Hari ke Dua Lebaran,
Bupati Harris Hadiri Acara Adat Gunung Sahilan dan 'Open House' Wagubri

- Pelayanan PLN Kian Buruk,
Ketua Komisi I DPRD Pelalawan Berkirim Pesan Instagram ke Presiden Jokowi

- DPRD Riau Segera Bahas Peningkatan Penghasilan Dewan
- ANS Gunakan Mobnas untuk Lebaran. Dewan Minta Pemprov Riau Berikan Sanksi
- Jelang Lebaran, Walikota Pekanbaru Rotasi Pejabatnya
- KPU Inhil Paparkan Tahapan Pilkada Inhil 2018
- Utang Pembangunan Main Stadion,
Takdibayar Tahun Ini, Pemprov Riau Terancam Denda Rp 50 Miliar



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.198.148.176
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com