Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Rabu, 17 Januari 2018 17:35
Bupati Siak Resmikan Gedung LAM Riau Kecamatan Mempura

Rabu, 17 Januari 2018 17:22
Siap Sukseskan Pilgubri,
72 Anggota PPK se-Pekanbaru Resmi Dilantik


Rabu, 17 Januari 2018 16:48
Gubernur Riau Wajibkan Semua Perusahaan Terapkan K3

Rabu, 17 Januari 2018 16:44
Satu Diantaranya PNS Kesehatan Mandau,
Polres Dumai Tangkap Terduga Empat Anggota Jaringan Narkoba Asal Bengkalis


Rabu, 17 Januari 2018 16:40
BC Dumai Gagalkan Penyelundupan Narkotika Lewat Pelabuhan Pelindo

Rabu, 17 Januari 2018 16:37
Hulubalang LAMR Rohul Susun Kepengurusan Baru dan Segera Audensi

Rabu, 17 Januari 2018 16:33
Maju Pilgubri, Hardianto Siapkan Surat Pengunduran Diri dari Dewan

Rabu, 17 Januari 2018 15:04
Berbagai Promo Spesial Hadir di Perumahan Permata Ratu

Rabu, 17 Januari 2018 15:02
Maju di Pilgubri, Surat Cuti Firdaus sebagai Wako Pekanbaru sedang Diproses

Rabu, 17 Januari 2018 14:59
Jelang Pilgubri, Komisi I DPRD Riau Minta ASN Jaga Netralitas di Pilgubri

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 10 Januari 2017 21:34
Pernah Ditanya Dewan,
Sekda Kuansing Pastikan Dana Sertifikasi Guru Tersedia


Sekdakab Kuansing Muharman pernah menyatakan dana sertifikasi guru sebesar Rp64,6 miliar masih ada. Namun belakangan ia mengatakan dana itu telah digunakan untuk kegiatan lain.

Riauterkini-TELUK KUANTAN- Ternyata Sekda Kuansing, Muharman pernah dicecar pertanyaan oleh Ketua Komisi A DPRD Musliadi seputar keberadaan uang sertifikasi guru se Kuansing. Saat itu Muharman mengaku uang sertifikasi itu masih ada.

"Waktu pembahasan APBDP belum lama ini saya pernah nanya ke dia (Muharman,red), kenapa uang sertifikasi guru kenapa belum dibayarkan," ucap Musliadi waktu itu seperti dituturkannya Kepada riauterkinicom, Selasa (10/1/17) via telepon.

"'Duitnya ada, duitnya ada', begitu jawab Sekda, Muharman waktu itu," cerita Musliadi seperti menirukan ucapan Muharman.

Lantas, kenapa sampai sekarang uang sertifikasi untuk ribuan guru itu belum juga dibayarkan, "Nah, belakangan Sekda ngomong lagi uang gak ada, katanya tekor, transferan belum masuk," ucap Musliadi.

Sementara di lain kesempatan, Sekda Muharman kepada sejumlah wartawan mengaku dana sertifikasi sebesar Rp64,6 miliar tersebut telah digunakan pemerintahan periode sebelumnya untuk mendanai kegiatan lain. Muharman menyebutkan, dana kelebihan transferan pemerintahan pusat itu digunakan untuk mendanai pembangunan fisik di Dinas Pendidikan. "Bukan untuk sektor yang lain," aku Muharman.

Sementara itu, menurut Penasehat Hukum (PH) Forum Komunikasi Guru dan Insan Peduli Pendidikan (Forkogip) Kabupaten Kuansing Zubirman, dana untuk pembayaran sertifikasi guru itu berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) non fisik. Artinya, tidak bisa digunakan untuk mendanai kegiatan pisik. "Dana itu hanya bisa digunakan sesuai peruntukannya," terang Zubirman.

Kata Zubirman, aturan pelarangan penggunaan dana sertifikasi atau Dana Tunjangan Profesi Guru (TPG) itu juga telah disampaikan oleh Kementerian Keuangan kepada Pemkab Kuansing beberapa waktu lalu. "Dana itu tak boleh digunakan untuk yang lain, itu salah satu poin dari surat Menkeu tersebut," tutup Zubirman.

Tak terbayarkannya uang sertifikasi guru sebanyak 2.512 orang itu, besok pagi, Rabu (11/1/17) mereka akan turun ke jalan untuk melakukan aksi damai menuntut haknya. Yang mana, Pemkab Kuansing belum membayarkan dana sertifikasi guru itu selama empat bulan lamanya.***(dri)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- Siap Sukseskan Pilgubri,
72 Anggota PPK se-Pekanbaru Resmi Dilantik

- Maju Pilgubri, Hardianto Siapkan Surat Pengunduran Diri dari Dewan
- Maju di Pilgubri, Surat Cuti Firdaus sebagai Wako Pekanbaru sedang Diproses
- Jelang Pilgubri, Komisi I DPRD Riau Minta ASN Jaga Netralitas di Pilgubri
- Tak Penuhi Panggilan Bawaslu, Ini Alasan Sekda Pekanbaru
- Inspektorat Beberkan 38 Masalah RSUD ke Komisi I DPRD Pelalawan
- Mangkir dari Panggilan Bawaslu, Sekdako Pekanbaru Diduga Mobilisasi ASN Jemput Firdaus Pulang Ambil SK Demokrat dan PPP
- KPU Tegaskan Anggota TNI/Polri tak Bisa Kembali Aktif Setelah Pilkada
- DPRD Riau Upayakan Masyarakat Penghasilan di Bawah Rp3 Juta Punya Rumah
- Legislator Riau Sayed Abubakar Ajak Masyarakat Tidak Beli Beras Impor
- Golkar Pelalawan Bertekad Menangkan Pasangan Andi-Suyatno
- Dewan Desak Kementrian LHK Segera Setujui KLHS RTRW Riau
- Hering DPRD Pelalawan dengan PT Arara Abadi Hanya Berjalan 10 Menitan
- Gubri Optimis Jembatan Siak IV Tuntas Akhir November
- Diusulkan sebagai Bupati Rohul Defenitif, Sukiman Janji Akan Lanjutkan Visi dan Misi
- PD Tuah Sakato Sampaikan ke DPRD Pelalawan TDL Ikut Tarif PLN
- Dipimpin Taufik Arrakhman, DPD LASKAR Partai Gerindra Riau Resmi Dibentuk
- Kapolri Sebut Calon Pendukung Pemerintah Vs Oposisi Bisa Picu Kerawanan Pilkada
- Nanti Malam, Gubri Mutasi 400 Pejabat Eselon III dan IV
- Medsos Diawasi,
52 Pejabat Pemkab Bengkalis Teken Pakta Integritas



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.242.175.98
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com