Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Rabu, 26 April 2017 22:29
Ditabrak Bus Medan Jaya, Rumah dan Mobil Warga Kuansing Rusak

Rabu, 26 April 2017 21:27
Jufri Nahkodai DPK HKTI Pelalawan Periode 2017-2022

Rabu, 26 April 2017 19:49
Gubri Kenalkan Istrinya Ditengah Masyarakat Transmigrasi di Kampar

Rabu, 26 April 2017 19:13
Gubri Tanam Jagung di Bina Baru, Kampar

Rabu, 26 April 2017 19:09
Terpilih Sebagai Wagubri,
Wan Thamrin Hasyim Diharapkan Bisa Atasi Sering Diundurnya Paripurna


Rabu, 26 April 2017 19:05
Wawako Dumai Hadiri Musrenbangnas 2017 di Jakarta

Rabu, 26 April 2017 18:58
Angkut Kayu Ilegal, Dua Pemilik Kayu Divonis Separo Tuntutan Jaksa

Rabu, 26 April 2017 18:56
ARDB Tolak Proyek Pipa Gas PGN di Dumai

Rabu, 26 April 2017 18:25
PLN akan Ganti Rugi Konsinyasi 24 Titik Tapak Tower di Dumai dan Rohil

Rabu, 26 April 2017 18:21
Tak Dihadiri PT Safari Riau,
Mediasi Warga Terantang Tuntut Haknya Belum Berhasil


 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Rabu, 11 Januari 2017 17:57
Di Hadapan Seribu Pejabat,
Kajati Riau Ingatkan tak Lakukan Pungli dan Korupsi


Kajati Riau memberikan arahan pada pelantikan pejabat eselon III dan IV Pemprov Riau. Pesannya jelas, jangan lakukan korupsi.

Riauterkini - PEKANBARU - Pelantikan pejabat eselon III dan IV di lingkungan Pemprov Riau kali ini terbilang unik. Selain dilaksanakan di Stadion Utama, eks penyelengaraan PON Riau 2012 lalu. Sejumlah petinggi TNI dan Polri, diminta turut memberikan wejangan.

Sambutan pertama diawali oleh Kapolda Riau Irjend Pol Zulkarnain, Danrem 031/WB Brigjend TNI Nurendi, Kajati Riau Abdul Syukur serta Pangdam Bukit Barisan Mayjend TNI Lodewejk Pusung.

Dari keempat petinggi, diantaranya Kajati Riau mengingatkan para Aparatur Sipil Negara (ASN) diingatkan setelah menjabat nanti tidak melakukan pungutan liar (Pungli). Kemudian diingatkan juga tidak korupsi terlebih secara sistematis.

"Saya ingin mengucapkan selamat kepada pejabat eselon III dan IV yang akan dilantik, dipundak merekakah dititipkan kemajuan bangsa ini. Kemudian saya ingatkan setelah menjabat nanti tidak melakukan pungli dan korupsi terlebih secara sistematis," kata Kajati Riau, Rabu (11/1/17).

Selain itu, Kajati sempat menyinggung terkait adanya salah satu pejabat di Riau yang memiliki rekening gendut. Tak dirincikan siapa identitasnya. Namun menurut Kajati, kembali menegaskan ketika diberi amanah jalankanlah sebaik-baiknya.

Karena zamannya sekarang sudah berbeda. Seorang ASN khususnya di Riau dipantau Saber Pungli, PPATK, KPK.

"Kita bekerja sekarang serba diawasi, dilihat oleh Saber Pungli, PPATK. Bekerjalah sebaik-baiknya sesuai dengan aturan," papar Kajati.***(mok)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
KEJAGUNG
INI NAMANYA BURUK MUKA PECAHKAN KACA. YANG BANYAK PUNGLI ITU DI APARAT PENEGAK HUKUM, KHUSUSNYA DI KEJAKSAAN SENDIRI. UNTUK MENGURANGI TUNTUTAN JPU, TERPIDANA DIMINTA UANGNYA AGAR TUNTUTAN JPU RINGAN KARENA UANG ITU JUGA SAMPAI KE KEJARI DAN KAJATI. NGACA BRO SEBELUM NGOMONG


Berita Politik lainnya..........
- Terpilih Sebagai Wagubri,
Wan Thamrin Hasyim Diharapkan Bisa Atasi Sering Diundurnya Paripurna

- Kisruh Koperasi BBDM, Oknum Dewan Bengkalis Diminta Netral
- Sosialisasi Pembatasan BBM Bersubsidi oleh Pemerintah Dianggap Belum Maksimal
- Hadiri Musrengbangnas 2017,
Bupati Pelalawan Bisikkan Teknopolitan ke Presiden Joko Widodo

- Sesuai Tatib, Wagubri Terpilih Akan Dilantik Presiden di Jakarta
- Dibuka Presiden, Gubernur Riau Hadiri Musrenbangnas 2017
- DPRD Pelalawan Setujui LKPJ Kada Akhir Tahun 2016


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 107.22.46.59
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com