Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 20 Januari 2017 16:30
Sepanjang Januari 2017, Honda PCX Ditawarkan dengan Berbagai Bonus Spesial

Jum’at, 20 Januari 2017 16:27
Bupati Inhil Senang, Jamaah Shalat Subuh di Masjid Makin Bertambah

Jum’at, 20 Januari 2017 15:45
Kamis Nanti Edwar Sanger Dilantik Jadi Pj Walikota Pekanbaru

Jum’at, 20 Januari 2017 15:15
Pekerjakan Naker China Ilegal, Komisi D DPRD Riau Anggap PLN Sudah Buat Kesalahan

Jum’at, 20 Januari 2017 15:01
Marugame Udon and Tempura,
Hadir Ramaikan Ragam Kuliner Japanese di Pekanbaru


Jum’at, 20 Januari 2017 14:39
Polsek KSKP Tembilahan Limpahkan Kasus Kepabeanan ke Bea dan Cukai Tembilahan

Jum’at, 20 Januari 2017 14:37
Kepala UPT DKP Bantah Kedekatan Honorer Z Dengan Bupati Bengkalis

Jum’at, 20 Januari 2017 14:33
Bupati Bengkalis Hadiri Paripurna ke-37 TMMD di Jakarta

Jum’at, 20 Januari 2017 14:29
Revisi RPJMD Riau 2014-2019 Masukkan Sejumlah Pembangunan Perkantoran di Kabupaten/Kota

Jum’at, 20 Januari 2017 14:25
Pencuri Sepeda Motor Milik Petani Rohil Akhirnya Ditangkap



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Kamis, 12 Januari 2017 14:01
Gali PAD, Fraksi PDIP Pelalawan Isyaratkan Bentuk Pansus Monitoring Perijinan

Fraksi PDIP DPRD Pelalawan berharap adanya kepedulian perusahaan kepada pemerintah. Untuk meningkatkan PAD, dinilai perlu adanya Pansus onitoring seluruh perijinan perusahaan.

Riauterkini-PANGKALANKERINCI- Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (F-PDIP) DPRD Pelalawan mengisyaratkan agar dibentuk Panitia Khusus (Pansus) monitoring seluruh perijinan perusahaan. Langkah ini ditempuh supaya ada titik temu, kepedulian perusahaan kepada pemerintah daerah.

"Fraksi PDI Perjuangan sudah menyampaikan keinginan agar DPRD membentuk Pansus tetang monitoring seluruh perijinan perusahaan yang beroperasi dikabupaten Pelalawan. Kini kita tawarkan lagi agar di Pansuskan saja," terang wakil ketua DPRD Pelalawan Suprianto kepada riauterkini.com, Kamis (12/1/17).

Dibentuknya Pansus monitoring ini sambung ketua DPC PDI kabupaten Pelalawan akan memberi keleluasan extra bagi DPRD dalam menjalanikan tugas dan fungsinya. "Kan bukan main-main lagi didalam membongkar segala perizinan perusahaan yang beroperasi dikabupaten Pelalawan," imbuhnya.

Anggota yang terlibat pada Pansus ini ujar Suprianto akan lebih fokus mengejar dan memburuh perijinan yang tidak dimiliki oleh perusahaan. "Intinya begini, dibentuknya pansus ini agar anggota lebih fokus," paparnya.

Jika ditemukan dilapangan, perusahaan yang nakal dan tidak memenhui aturan, Pansus bebernya bisa saja merekomendi kepada penegak hukum untuk ditindak. "Mana yang bandel, sikat. Rekomendasikan kepenegak hukum untuk ditindak secara hukum tegasnya.

Suprianto, menambahkan alasan kuat dibentuknya Pansus monitoring perijinan seluruh perusahaan ini adalah untuk membantu pemerintah daerah didalam menggali PAD. "Kita tahu dua tahun terakhir ini APBD kita merosot tajam sebagai dampak adanya rasionalisasi anggaran. Jalan untuk menutupi kekurangan ini barang kali ini salah satunya," tandas Suprianto mengakhiri.***(feb)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Politik lainnya..........
- Kamis Nanti Edwar Sanger Dilantik Jadi Pj Walikota Pekanbaru
- Pekerjakan Naker China Ilegal, Komisi D DPRD Riau Anggap PLN Sudah Buat Kesalahan
- Kepala UPT DKP Bantah Kedekatan Honorer Z Dengan Bupati Bengkalis
- Bupati Bengkalis Hadiri Paripurna ke-37 TMMD di Jakarta
- Revisi RPJMD Riau 2014-2019 Masukkan Sejumlah Pembangunan Perkantoran di Kabupaten/Kota
- Walaupun Sidang Sempat Molor, Akhirnya RPJMD Kuansing Disahkan
- Komisi A DPRD Riau Minta Polda Usut Perusahaaan Pengguna Naker China Ilegal


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.204.104.49
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com