Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Ahad, 19 Pebruari 2017 23:06
Peringati Hari K3 Nasional, PT. Pertamina EP Lirik Inhu Gelar Beragam Kegiatan

Ahad, 19 Pebruari 2017 22:16
Nyaris Terjadi Kontak Fisik,
Kuasa Hukum Kokarda dan KPN Sesalkan Sikap Polres Rohil


Ahad, 19 Pebruari 2017 22:10
Kang Andik Kagumi Keindahan Ekowisata Solop

Ahad, 19 Pebruari 2017 22:07
Budaya K3 Tingkatkan Kualitas Hidup Manusia

Ahad, 19 Pebruari 2017 19:25
Sebuah Rumah di Duri, Bengkalis Terbakar

Ahad, 19 Pebruari 2017 17:43
Kadis PMPD Rohul: Aplikasi Siskeudes Mudahkan Penyusunan Laporan Keuangan Desa

Ahad, 19 Pebruari 2017 17:38
Transparansi Pansel Anggota Dewan Pendidikan Rohul Dipertanyakan

Ahad, 19 Pebruari 2017 17:33
Tak Perlu Menunggu RTRW,
Dewan Minta Pembangunan Transmisi Listrik dan Gardu Induk Dilanjutkan


Ahad, 19 Pebruari 2017 16:32
RAPP Gelar Goro di Banjar Benai, Kuansing

Ahad, 19 Pebruari 2017 16:20
Bupati Harris Resmikan Dua Proyek Dermaga di Kuala Kampar

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Kamis, 12 Januari 2017 14:01
Gali PAD, Fraksi PDIP Pelalawan Isyaratkan Bentuk Pansus Monitoring Perijinan

Fraksi PDIP DPRD Pelalawan berharap adanya kepedulian perusahaan kepada pemerintah. Untuk meningkatkan PAD, dinilai perlu adanya Pansus onitoring seluruh perijinan perusahaan.

Riauterkini-PANGKALANKERINCI- Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (F-PDIP) DPRD Pelalawan mengisyaratkan agar dibentuk Panitia Khusus (Pansus) monitoring seluruh perijinan perusahaan. Langkah ini ditempuh supaya ada titik temu, kepedulian perusahaan kepada pemerintah daerah.

"Fraksi PDI Perjuangan sudah menyampaikan keinginan agar DPRD membentuk Pansus tetang monitoring seluruh perijinan perusahaan yang beroperasi dikabupaten Pelalawan. Kini kita tawarkan lagi agar di Pansuskan saja," terang wakil ketua DPRD Pelalawan Suprianto kepada riauterkini.com, Kamis (12/1/17).

Dibentuknya Pansus monitoring ini sambung ketua DPC PDI kabupaten Pelalawan akan memberi keleluasan extra bagi DPRD dalam menjalanikan tugas dan fungsinya. "Kan bukan main-main lagi didalam membongkar segala perizinan perusahaan yang beroperasi dikabupaten Pelalawan," imbuhnya.

Anggota yang terlibat pada Pansus ini ujar Suprianto akan lebih fokus mengejar dan memburuh perijinan yang tidak dimiliki oleh perusahaan. "Intinya begini, dibentuknya pansus ini agar anggota lebih fokus," paparnya.

Jika ditemukan dilapangan, perusahaan yang nakal dan tidak memenhui aturan, Pansus bebernya bisa saja merekomendi kepada penegak hukum untuk ditindak. "Mana yang bandel, sikat. Rekomendasikan kepenegak hukum untuk ditindak secara hukum tegasnya.

Suprianto, menambahkan alasan kuat dibentuknya Pansus monitoring perijinan seluruh perusahaan ini adalah untuk membantu pemerintah daerah didalam menggali PAD. "Kita tahu dua tahun terakhir ini APBD kita merosot tajam sebagai dampak adanya rasionalisasi anggaran. Jalan untuk menutupi kekurangan ini barang kali ini salah satunya," tandas Suprianto mengakhiri.***(feb)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Politik lainnya..........
- Pertanyakan Fungsi Baperjakat, Golkar Minta Plt Bupati Rohul Evaluasi Mutasi 287 Pejabat
- Hasil Pleno 21 PPK, Azis-Catur Juarai Pilkada Kampar
- Tempati Rumah Dinas, Ketua DPRD Riau Gelar Syukuran
- Dewan Desak Kadistannak Pekanbaru Umumkan Warung Bakso Terkontaminasi Daging Babi
- Komisioner KI dan KPID Riau,
SK Pengangkatan Tertahan di di Meja Noviwaldy Jusman

- Indra Muchlis Mengaku Didorong Sejumlah Pihak Ikut Pilgubri 2018
- Siap jadi Wagubri, Wan Thamrin Sudah Temui Fraksi di DPRD Riau


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 50.16.126.107
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com