Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Kamis, 24 Agustus 2017 09:54
Kesakitan Dicekik, Pejual Buah di Rengat Tikam Preman Hingga Tewas

Kamis, 24 Agustus 2017 09:53
Hari Kedua Pacu Jaur 2017, Sebanyak 97 Jalur Siap Beradu Cepat

Kamis, 24 Agustus 2017 09:04
Lukman Edy Sebut UU Baru Memungkinkan Dana Kampanye Peserta Pilkada Diaudit

Kamis, 24 Agustus 2017 07:54
Penyelumdup di Bengkalis Serang dan Larikan Pistoll Aparat Bea Cukai

Rabu, 23 Agustus 2017 22:30
Bupati Kampar Teken MoU dengan BPK Riau

Rabu, 23 Agustus 2017 20:07
REI Riau Baru Bangun 58 Persen dari Target

Rabu, 23 Agustus 2017 19:42
Sempat Divideokan Warga,
Kecelakaan Mengerikan dengan Kondisi Korban Terpotong Terjadi di Pelalawan


Rabu, 23 Agustus 2017 19:38
Harga TBS Sawit Riau Pekan Ini Naik

Rabu, 23 Agustus 2017 19:15
3 Pengurus DPD dan 7 PK KNPI Inhu Diberhentikan

Rabu, 23 Agustus 2017 19:11
Mendagri Minta RSUD Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Publik

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Kamis, 12 Januari 2017 16:26
Panitia Mulai Tindaklanjuti Gugatan Pilkades Tangun, Rohul

Gugatan Calon Kades Tangun Bahori mulai ditindaklanjuti Panitia Pilkades Kabupaten Rohul. Calon nomor urut 1 mengindikasi terjadi kecurangan saat pelaksanaan pemilihan.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) mulai tindaklanjuti gugatan Pilkades Tangun Kecamatan Bangun Purba diajukan Bahori, calon Kades nomor urut 1.

Pada Kamis (12/1/17), Ketua Panitia Pilkades Kabupaten Rohul, Juni Syafrin, memanggil Bahori, calon Kades Tangun nomor urut 1, bersama beberapa saksi yang akan dimintai keterangan oleh Panitia Pilkades Kabupaten.

Pertemuan sendiri digelar di kantor Dinas Satpol PP Rohul di Kilometer 2 Pasirpangaraian. Puluhan warga Desa Tangun tampak ikut mengawal Bahori.

Calon nomor urut 1 mengajukan gugatan hasil Pilkades Tangun karena mengindikasi terjadi kecurangan saat pelaksanaan Pilkades serentak 1 Desember 2016 lalu. Bahori memperoleh 574 suara, sedangkan calon nomor urut 2, Haliman, memperoleh 591 suara, atau selisih 17 suara.

Bahori mengakui dirinya datang ke kantor Dinas Satpol PP Rohul karena atas undangan Panitia Pilkades Kabupaten Rohul, yakni untuk dimintai keterangan terkait dugaan kecurangan Pilkades serentak, salah satunya indikasi money politik.

"Kita harapkan keadilan dari Plt Bupati (Rohul, Sukiman), jika tidak ada keadilan masyarakat punya keadilan sendiri," jelasnya.

Bahori berharap Plt Bupati Rohul Sukiman benar-benar menelaah gugatan diajukan dirinya, sehingga pelaksanaan Pilkades serentak di Desa Tangun benar-benar demokrasi.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Politik lainnya..........
- Lukman Edy Sebut UU Baru Memungkinkan Dana Kampanye Peserta Pilkada Diaudit
- 3 Pengurus DPD dan 7 PK KNPI Inhu Diberhentikan
- Pilgubri 2018, PPP Riau Versi Djan Faridz Berniat Buka Penjaringan
- Pilkada Inhil 2018, Wardan Daftar Penjaringan DPD PPP
- Baleho Dukungan untuk Andi Rachman Bertebaran di Arena Pacu Jalur Kuansing
- Periode Kedua, Senator Riau Gafar Usman Kembali Pimpin BAP DPD RI
- Harus Bijak Menggunakan Medsos,
Kemenko PMK Tanamkan Revolusi Mental kepada Puluhan Pelajar di Riau



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 107.22.52.86
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com