Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 20 Januari 2018 20:34
Pengurus tak Hadir di Rakornis Golkar Riau Bakal Dievaluasi

Sabtu, 20 Januari 2018 20:27
Pemutakhiran Data Pemilih, PPDP Sambangi Bupati Inhil

Sabtu, 20 Januari 2018 20:24
Luncurkan Album Perdana Identity,
Band Asal Pekanbaru SABI Targetkan Prestasi Nasional dan Internasional


Sabtu, 20 Januari 2018 20:18
Operasi Katarak dan Bibir Sumbing Gratis,
Bupati Inhil Anjurkan Peserta Senantiasa Bersyukur


Sabtu, 20 Januari 2018 19:12
HUT ke-68, ‎Imigrasi Bengkalis Goro Bersihkan dan Cat Museum

Sabtu, 20 Januari 2018 17:44
Gerindra-PKB Resmikan Posko Pemenangan LE-Hardianto

Sabtu, 20 Januari 2018 17:27
37 OPD Kabupaten Karimun Terapkan Non Tunai Bersama Bank Riau Kepri

Sabtu, 20 Januari 2018 17:17
Antisipasi Karhutla,
Desa Batang Duku, Bengkalis Pantau Lewat Udara


Sabtu, 20 Januari 2018 16:58
Golkar Kalim Survey Tertinggi,
Andi Rachman Harapkan Tim Solid Menangkan Pasangan AYO


Sabtu, 20 Januari 2018 16:24
Andi Rachman Candai Suyatno di Rakornis Golkar

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 12 Januari 2017 18:07
Marak Anak Ngelem, DPRD Inhil Bentuk Tim Terpadu untuk Pengawasan

Maraknya ngelem dikalangan anak-anak di Inhil menjadi perhatian serius kalangan dewan. Bersama stakehokder terkait dibentuk tim terpadu yang melakukan pengawasan.

Riauterkini-TEMBILAHAN-Permasalahan maraknya ngelem di kalangan anak-anak harus ditangani secara komprehensif dan terpadu oleh seluruh pihak terkait. Harus dibentuk tim khusus yang menanganinya.

Hal ini disepakati dalam hearing Komisi I DPRD Inhil yang dipimpin Ketua Komisi Yusuf Said didampingi anggota Padli H Sofyan dengan stakeholder terkait, diantaranya hadir Waka Polres Inhil Kompol Azwar, Pasi Intel Kodim 0314 Inhil Justin, Sekretaris Dinas Kesehatan Ridwan, Sekretaris Dinas Pendidikan M Hatta, serta perwakilan Dinas Sosial, Bappeda, Bagian Hukum.

Dalam hearing ini hadir juga perwakilan organisasi masyarakat, yakni Maryanto SH dari Komunitas Peduli Anak (KOMPAK) dan Gerakan Nasional Anti Narkotika (GRANAT) Inhil.

"Kita sepakati dibentuk tim terpadu yang akan melakukan penanganan secara komprehensif terhadap anak-anak yang terlibat penyalahgunaan lem," ungkap Ketua Komisi I Yusuf Said.

Mulai tahun ini, para pecandu lem ini akan ditangani oleh tim ini dengan melibatkan tenaga kesehatan, pembimbing rohani, fisik dan aktifitas lainnya yang bermanfaat dalam penanganan anak-anak ini.

"Kami akan bantu mengawal terealisasinya kerja tim ini pada tahun ini. Sehingga penanganan anak-anak ini dapat dilakukan secara baik," tegas Yusuf Said.

Pembentukan tim ini dilandasi sudah makin mengkhawatirkan bahaya penyalahgunaan lem dan hal negatif lainnya di kalangan anak-anak di Inhil.

Semua pihak yang hadir saat itu memaparkan tentang fenomena dan bahaya yang saat ini dihadapi anak-anak ini. Mulai dari maraknya anak-anak yang ngelem sampai jatuhnya korban diduga kuat karena efek ngelem.

Keterangan photo : Ketua Komisi I DPRD Inhil Yusuf Said saat memimpin hearing.

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- Pengurus tak Hadir di Rakornis Golkar Riau Bakal Dievaluasi
- Gerindra-PKB Resmikan Posko Pemenangan LE-Hardianto
- Golkar Kalim Survey Tertinggi,
Andi Rachman Harapkan Tim Solid Menangkan Pasangan AYO

- Andi Rachman Candai Suyatno di Rakornis Golkar
- Tapak Suci Putra Muhammadiyah Kuansing Gelar Kejuarān se Riau
- Coklit, Gubri dan Istri Orang Pertama Didatangi KPU dan Bawaslu
- KPU Gelar Coklit Pilgubri, di Tampan Rumah Rektor UIN yang Pertama
- Pleno Bawaslu Riau Putuskan Sekdako Pekanbaru Langgar Netralitas ASN
- Tim Sukses Klaim Dukungan Syam-Edy Kian Meluas
- 2018, Anggota DPRD Bengkalis Tidak Lagi Diberikan Mobnas
- Wajib Berkaidah Islam, DPRD Bengkalis Bentuk Pansus Ranperda Zakat
- Sekdako Pekanbaru Kembali Abaikan Panggilan Bawaslu
- Suyatno ‘Termiskin’,
Kekayaan Andi Bertambah Rp17 Miliar dalam 5 Tahun

- Senin, Bawaslu Riau Gelar Sidang Temuan Panwas
- Korupsi Dana Desa, Mantan Kades di Meranti Divonis 5 Tahun Penjara
- Aturan Pilkada, ASN tak Boleh Buat Postingan Berbau Politik
- Disparbud Rohul Bersihkan Situs Makam Raja Rambah
- Kampanye Door To Door Masih Diandalkan PKS dalam Pilgubri 2018
- Digelar Ahad Pagi, Sepuluh Ribu Pendukung Bakal Ramaikan Deklarasi AYO
- Bawaslu Larang Media Liput Sosialisasi Netralitas ASN di Kantor Gubri


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 23.22.240.119
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com