Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Rabu, 22 Pebruari 2017 20:27
Sepekan Buron, 4 Pembobol Rumah Warga Tandun Ditangkap Polisi Rohul

Rabu, 22 Pebruari 2017 20:19
Siap Maju Pilgubri, Septina Serahkan ke Partai Golkar

Rabu, 22 Pebruari 2017 18:54
Diduga Kangkangi Perpres 4/2015,
Proyek Rusun untuk Anggota Polres Rohul Masih Dikerjakan Rekanan


Rabu, 22 Pebruari 2017 18:46
Balai Gakkum Wilayah II Sumatera Amankan Puluhan Satwa Dilindungi

Rabu, 22 Pebruari 2017 18:15
Hadiri MPTB Rantau Kasai, Plt Bupati Rohul: Pengurus BUMDesa Harus Jujur

Rabu, 22 Pebruari 2017 17:59
Jalani Sidang Disiplin,
5 Personel Polres Meranti Disanksi 'Sel' dan Wajib Ikut Giat Rohani


Rabu, 22 Pebruari 2017 17:45
Dikawal Kapolres Kampar dan Dandim, PSU di TPS 14 Tarai Bangun Berjalan Lancar

Rabu, 22 Pebruari 2017 17:38
Di Tengah Defisit Stok,
Ketua PMI Inhil Apresiasi Donor Darah yang Digelar Kalangan Swasta


Rabu, 22 Pebruari 2017 17:34
Cuaca Terik, 2 Ha Lahan Gambut di Bengkalis Terbakar

Rabu, 22 Pebruari 2017 17:26
Digelar Sabtu Pekan Ini,
Mal SKA Akan Umumkan Pemenang SKA Family Card Tahap I Periode VIII


 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Kamis, 12 Januari 2017 18:07
Marak Anak Ngelem, DPRD Inhil Bentuk Tim Terpadu untuk Pengawasan

Maraknya ngelem dikalangan anak-anak di Inhil menjadi perhatian serius kalangan dewan. Bersama stakehokder terkait dibentuk tim terpadu yang melakukan pengawasan.

Riauterkini-TEMBILAHAN-Permasalahan maraknya ngelem di kalangan anak-anak harus ditangani secara komprehensif dan terpadu oleh seluruh pihak terkait. Harus dibentuk tim khusus yang menanganinya.

Hal ini disepakati dalam hearing Komisi I DPRD Inhil yang dipimpin Ketua Komisi Yusuf Said didampingi anggota Padli H Sofyan dengan stakeholder terkait, diantaranya hadir Waka Polres Inhil Kompol Azwar, Pasi Intel Kodim 0314 Inhil Justin, Sekretaris Dinas Kesehatan Ridwan, Sekretaris Dinas Pendidikan M Hatta, serta perwakilan Dinas Sosial, Bappeda, Bagian Hukum.

Dalam hearing ini hadir juga perwakilan organisasi masyarakat, yakni Maryanto SH dari Komunitas Peduli Anak (KOMPAK) dan Gerakan Nasional Anti Narkotika (GRANAT) Inhil.

"Kita sepakati dibentuk tim terpadu yang akan melakukan penanganan secara komprehensif terhadap anak-anak yang terlibat penyalahgunaan lem," ungkap Ketua Komisi I Yusuf Said.

Mulai tahun ini, para pecandu lem ini akan ditangani oleh tim ini dengan melibatkan tenaga kesehatan, pembimbing rohani, fisik dan aktifitas lainnya yang bermanfaat dalam penanganan anak-anak ini.

"Kami akan bantu mengawal terealisasinya kerja tim ini pada tahun ini. Sehingga penanganan anak-anak ini dapat dilakukan secara baik," tegas Yusuf Said.

Pembentukan tim ini dilandasi sudah makin mengkhawatirkan bahaya penyalahgunaan lem dan hal negatif lainnya di kalangan anak-anak di Inhil.

Semua pihak yang hadir saat itu memaparkan tentang fenomena dan bahaya yang saat ini dihadapi anak-anak ini. Mulai dari maraknya anak-anak yang ngelem sampai jatuhnya korban diduga kuat karena efek ngelem.

Keterangan photo : Ketua Komisi I DPRD Inhil Yusuf Said saat memimpin hearing.





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Politik lainnya..........
- Siap Maju Pilgubri, Septina Serahkan ke Partai Golkar
- Dikawal Kapolres Kampar dan Dandim, PSU di TPS 14 Tarai Bangun Berjalan Lancar
- Gelar Sosialisasi Perda,
Anggota DPRD Riau Berikan Tantangan kepada Siswa-siswi Pesantren

- Jelang Pilgubri, Sejumlah Nama Mulai Jalin Komunikasi dengan PKS
- Raih 33,17 Persen Suara,
KPU Tetapkan Firdaus-Ayat Pemenang Pilwako Pekanbaru

- Panitia Musda II ICMI Rohil Temui Bupati
- KPU Pekanbaru tak Cakap, Pleno Rekapitulasi Tersendat


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.204.172.174
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com