Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Ahad, 17 Desember 2017 18:04
Hindari Macet, Andi Jemput SK DPP PDIP Naik Ojek

Ahad, 17 Desember 2017 18:01
Puluhan Tim Pemadam Kebakaran RAPP Tambah Kompetensi di Situgal

Ahad, 17 Desember 2017 16:51
Kerancuan Regulasi Gambut Ancaman Serius Iklim Investasi Indonesia

Ahad, 17 Desember 2017 16:34
Andi-Suyatno Dapat Dukungan Resmi PDIP di Pilgubri 2018, Yopi Langsung 'Merapat'

Ahad, 17 Desember 2017 15:34
Gelorakan Ajaran Bung Karno, Repdem Rekrut Kader Muda di Siak

Ahad, 17 Desember 2017 15:28
4 Sepeda Motor Jadi Doorprize Gerak Jalan HUT ke-9 Kabupaten Kepulauan Meranti

Ahad, 17 Desember 2017 15:15
Kecam Pernyataan Trump, Ratusan Muslim di Duri Gelar Aksi Damai

Ahad, 17 Desember 2017 14:48
Resmi Diusung PDIP, Suyatno Ajak Kader Partainya dan Masyarakat Menangkan Pilgubri 2018

Ahad, 17 Desember 2017 14:24
Ditutup Wagubri, Pekanbaru Juara Umum MTQ ke-36 Riau di Dumai

Ahad, 17 Desember 2017 14:03
Dewan Bengkalis Tekankan RT dan Dinsos Tak Persulit Masyarakat Kurang Mampu

 
loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Kamis, 16 Maret 2017 22:26
Tuding PT Rimba Lazuardi Menyerobot,
Temui DPRD Riau, Suku Domo Kuansing Tuntut Lahannya Dikembalikan


Sejumlah perwakilan Suku Domo, Kuansing mendatangi DPRD Riau. Mereka mengadukan penyerobotan tanah ulayat mereka yang diduga dilakukan oleh PT Rimba Lazuardi.

Riauterkini-TELUK KUANTAN- Lahan ulayat, Suku Domo yang berada di Kecamatan Pucuk Rantau, Kabupaten Kuansing diserobot oleh PT Rimba Lazuardi. Oleh karena itu, Kamis(17/3/17) perwakilan suko Domo mendatangi gedung DPRD Provinsi Riau untuk mengadukan permasalahan tersebut.

Datuak Sati serta beberapa orang perwakilan lainya dari Suku Domo mendatangi komisi B DPRD Riau. Kehadiran rombongan perwakilan suku domo tadi siang adalah untuk menyerahkan berkas yang terdiri dari, data-data tentang lahan suku domo tersebut. Selama ini mereka telah berjuang beragam cara demi merebut lahan ulayat mereka yang telah lama diserobot oleh PT Rimba Lazuardi.

Selain penyerahan berkas, komisi B juga berdialog lansung dengan perwakilan masyarakat suku domo. Perwakilan suku domo meminta tiga hal antara lain, memanggil PT. Rimba Lazuardi dan memediasi pertemuan dengan masyarakat Suko Domo Pucuk Rantau dan melakukan kunjungan ke lapangan guna melihat dan investigasi secara langsung serta mengkomunikasikan dengan berbagai pihak dan elemen terkait penyelesaian persoalan ini agar bisa diselesaikan secara baik baik agar tidak terjadi hal hal yang tidak diinginkan.

Sementara itu menurut Samsurizal (datuak sati) yang merupakan pemangku adat suku Domo menjelaskan luas lahan masyarakat suko Domo itu lebih kurang 5.500 hektar. Sebelumnya kata dia, lahan ini merupakan kampung tua, kuburan dan areal cocok tanam masyarakat suku Domo.

Lantas, seiring zaman, masyarakat mulai pindah dan meninggalkan kampung tua ini dengan alasan keramaian dan akses jalan yang tak memadai. Tetapi masih setiap tahunnya atau pada acara-acara adat, masyarakat berkunjung dan berziarah ke makam leluhur mereka.

"Yang menjadi persoalan sekarang, tanah ini ditanami oleh HTI semenjak tahun 1990 tanpa sepengetahuan orang adat, parahnya lagi tanpa ada kontribusi yang berarti bagi masyarakat pucuk rantau dan suku domo khususnya," ujar Samsurizal.

Mendengar penjelasan masyarakat suko Domo ini, Ketua Komisi B menyambut baik pengaduan masyarakat tersebut, karena suku Domo sudah menemmpuh jalur yang tepat.

"Oleh karenanya dengan data yang disampikan oleh Suku Domo ini akan kami pelajari dan membuatkan matrik dan akan diteruskan kepada Pimpinan DPRD untuk tindak lanjutnya," urainya.

Dewan juga berjanji akan mempelajari data data yang telah diserahkan oleh suko Domo tersebut, dan akan merumsukan hal hal yang akan dilakukan. "Jika ada yang terkait dengan Komisi lain nantinya tentu akan langsung kita sampaikan untuk ditindak lanjuti," paparnya.

Pertemuan tadi siang dihadiri oleh 11 orang perwakilan masyarakat suku Domo Pucuk Rantau, satu orang LBH Ikatan Keluarga Kuantan Singingi (IKKS), Mayandri Suzarman, SH, MH dan disambut oleh komisi B DPRD Riau yang terdiri dari Marwan Yohanis (ketua), Syamsurizal (sekretaris komisi), James Pasaribu, Firdaus, Mira Roza, dan Karmila Sari, (anggota komisi B).***(dri)



Berita Politik lainnya..........
- Hindari Macet, Andi Jemput SK DPP PDIP Naik Ojek
- Andi-Suyatno Dapat Dukungan Resmi PDIP di Pilgubri 2018, Yopi Langsung 'Merapat'
- Gelorakan Ajaran Bung Karno, Repdem Rekrut Kader Muda di Siak
- Resmi Diusung PDIP, Suyatno Ajak Kader Partainya dan Masyarakat Menangkan Pilgubri 2018
- Benarkan Putusan Partai,
PDI P Riau Imbau Kadernya Menangkan Paslon Andi Rachman-Suyatno di Pilgubri 2018

- DPW Garda Bangsa Riau Gelar Khitanan Massal untuk 100 Anak di Siak
- Megawati Umumkan PDIP Usung Andi-Suyatno di Pilgubri 2018
- Lantik Pimpinan Muslimat NU Gaung,
Ketua PC Muslimat NU Inhil Serahkan Buku POAM NU

- Dukung Airlangga, Riau Kirim Lima Utusan ke Rapimnas dan Munaslub Golkar
- Legislator DPRD Riau Ini Mediasi Warga Tapung Pencela Ustadz Abdul Somad
- Gantikan Setya Novanto,
Golkar Riau Harapkan Airlangga Hartarto Dikukuhkan sebagai Ketum Baru Jelang Munaslub

- Kebut Kerja Akhir Tahun, DPRD Riau Sahkan 4 Perda
- Reses di Mandau, Syaiful Ardi Beri Bantuan dan Janjikan Sejumlah Insfrastruktur
- Tak Kunjung Disahkan, Dewan Sebut Menteri Siti Nurbaya Sengaja Memperlambat RTRW Riau
- Jelang Pilgubri,
Demokrat Riau akan Umumkan Jagoannya Dua Hari Lagi

- Batas Wilayah Tiga Daerah di Riau Akhirnya Tuntas Dibahas
- Antisipasi Penyalahgunaan Narkoba,
DPRD Riau Hearig Bersama Pengelolah Hiburan Malam di Pekanbaru

- Ketua DPRD Inhu Bantah RAPBD 2018 Tidak Dibahas
- Dugaan Pencemaran Limbah di Blok Rokan dan Minas,
Dewan Minta PPNS LHK Riau Cek Lapangan

- Para Ahli Sebut Pembatalan RKU PT. RAPP Hambat Investasi


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.196.182.102
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com