Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 29 April 2017 07:40
Polres Kuansing Tangkap Penampung Emas Hasil Tambang Ilegal

Sabtu, 29 April 2017 07:37
Geyar Dirgantara di Lanud Roesmin Nurjadin,
Masyarakat Diajak Saksikan Beragam Atraksi dan Berkesempatan Naik Helikopter


Sabtu, 29 April 2017 07:28
DPRD Riau Telah Kirim Berkas Hasil Pemilihan Wagubri ke Mendagri

Sabtu, 29 April 2017 07:26
Sejumlah Perusahaan Asal Sumbar Rambah Hutan Lindung di Kuansing

Jum’at, 28 April 2017 21:50
Baznas Kuansing Gelar Tablik Akbar Sosialisasi Zakat

Jum’at, 28 April 2017 21:41
Kawasan Restorasi Gambut,
Dewan Minta Penentuan Lahan Diserahkan ke Pemerintah Setempat


Jum’at, 28 April 2017 21:19
APBD 2017 Kuansing Disahkan Pekan Depan

Jum’at, 28 April 2017 20:31
Stand Utama Bocor, EO Dumai Expo 2017 Disebut Lepas Tangan

Jum’at, 28 April 2017 19:27
Wabup Meranti Ikuti Diklatpim di Jakarta

Jum’at, 28 April 2017 18:55
KPU Meranti Launching Rumah Pintar Pemilu

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Senin, 20 Maret 2017 19:26
Komisi D Sebut Program RLH Akan Dikerjakan Akhir April

Akhir bulan depan, Dinas PKPP Riau akan mulai mengerjakan proyek rumah layak huni. Komisi D DPRD Riau menyebut, ada 2016 rumah yang akan dibangun di seluruh Riau.

Riauterkini-PEKANBARU- Pembangunan Rumah Layak Huni (RLH) atau yang biasa disebut perumahan bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah, mulai dikerjakan, akhir April nanti. Rp50 miliar anggaran dalam APBD Riau tahun 2017 sudah disiapkan untuk itu.

"Akhir April nanti, pembangunan RLH sudah dimulai," kata Asri Auzar, Sekretaris Komisi D DPRD Riau kepada riauterkinicom usai hearing dengan Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Provinsi Riau, Senin (20/03/17).

Politisi Demokrat ini menyebut, ada 2016 unit RLH yang akan dibangun di kabupaten/kota yang ada di Riau. Total anggaran yang dibutuhkan mencapai Rp50 miliar dengan rincian satu rumah menghabiskan anggaran Rp50 juta.

"Awalnya dianggarkan sekitar Rp70 juta, tapi setelah dilakukan kajian oleh dinas terkait, maka diperoleh angka Rp50 miliar. Kesanggupan dari dinas terkait juga diangka Rp50 juta," ungkap politisi asal Rokan Hilir ini.

Lebih lanjut dikatakannya, Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Provinsi Riau meminta Kejati Riau untuk bersama-sama mengawasi program RLH tersebut. Komisi D sebutnya, juga akan melakukan hal yang sama.

"Bagaimana pun kita ingin program RLH ini tepat sasaran, tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari," tutupnya. ***(ary)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Politik lainnya..........
- DPRD Riau Telah Kirim Berkas Hasil Pemilihan Wagubri ke Mendagri
- Kawasan Restorasi Gambut,
Dewan Minta Penentuan Lahan Diserahkan ke Pemerintah Setempat

- APBD 2017 Kuansing Disahkan Pekan Depan
- KPU Meranti Launching Rumah Pintar Pemilu
- Pelantikan Kepala Daerah Pekanbaru dan Kampar Masih Tunggu Arahan Mendagri
- APBD Belum Juga Tuntas, Mendagri Bakal Beri Sanksi untuk Kuansing
- Audiensi Bawaslu Riau, Pemkab Rohul Siap Gelar Pilgubri 2018 dan Pileg 2019


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.198.188.116
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com