Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Selasa, 22 Agustus 2017 21:11
Pertengahan 2017, Peserta BPJS Kesehatan Pekanbaru Tembus Angka 1,7 Juta Jiwa

Selasa, 22 Agustus 2017 21:02
Diapresiasi Bupati,
Bakaroh, Cara Warga Sungai Intan, Inhil Jaga Ekosistem Sungai


Selasa, 22 Agustus 2017 19:52
Kemendikbud Sahkan 11 Warisan Budaya Tak Benda Riau

Selasa, 22 Agustus 2017 19:48
Smartfren Berikan Bonus Hingga 13 GB dengan Pembelian Kartu Perdana

Selasa, 22 Agustus 2017 19:16
Periode Kedua, Senator Riau Gafar Usman Kembali Pimpin BAP DPD RI

Selasa, 22 Agustus 2017 19:12
Harus Bijak Menggunakan Medsos,
Kemenko PMK Tanamkan Revolusi Mental kepada Puluhan Pelajar di Riau


Selasa, 22 Agustus 2017 18:10
Angkutan Online Hadir di Pekanbaru, Pejabat Pemko Jadi Galau

Selasa, 22 Agustus 2017 18:04
Terbaring Lemas di RSUD Arifin Ahmad,
Jantung Bocor, Dizan Tunggu Uluran Tangan Par Dermawan


Selasa, 22 Agustus 2017 17:24
Bupati Bengkalis Janji Evaluasi Jabatan Plt. Kadisdik

Selasa, 22 Agustus 2017 17:07
Fly Over di Simpang SKA Pekanbaru,
DPRD Riau Belum Mengetahui Ruas Jalan yang Dibangun


 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Senin, 20 Maret 2017 19:26
Komisi D Sebut Program RLH Akan Dikerjakan Akhir April

Akhir bulan depan, Dinas PKPP Riau akan mulai mengerjakan proyek rumah layak huni. Komisi D DPRD Riau menyebut, ada 2016 rumah yang akan dibangun di seluruh Riau.

Riauterkini-PEKANBARU- Pembangunan Rumah Layak Huni (RLH) atau yang biasa disebut perumahan bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah, mulai dikerjakan, akhir April nanti. Rp50 miliar anggaran dalam APBD Riau tahun 2017 sudah disiapkan untuk itu.

"Akhir April nanti, pembangunan RLH sudah dimulai," kata Asri Auzar, Sekretaris Komisi D DPRD Riau kepada riauterkinicom usai hearing dengan Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Provinsi Riau, Senin (20/03/17).

Politisi Demokrat ini menyebut, ada 2016 unit RLH yang akan dibangun di kabupaten/kota yang ada di Riau. Total anggaran yang dibutuhkan mencapai Rp50 miliar dengan rincian satu rumah menghabiskan anggaran Rp50 juta.

"Awalnya dianggarkan sekitar Rp70 juta, tapi setelah dilakukan kajian oleh dinas terkait, maka diperoleh angka Rp50 miliar. Kesanggupan dari dinas terkait juga diangka Rp50 juta," ungkap politisi asal Rokan Hilir ini.

Lebih lanjut dikatakannya, Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Provinsi Riau meminta Kejati Riau untuk bersama-sama mengawasi program RLH tersebut. Komisi D sebutnya, juga akan melakukan hal yang sama.

"Bagaimana pun kita ingin program RLH ini tepat sasaran, tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari," tutupnya. ***(ary)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Politik lainnya..........
- Periode Kedua, Senator Riau Gafar Usman Kembali Pimpin BAP DPD RI
- Harus Bijak Menggunakan Medsos,
Kemenko PMK Tanamkan Revolusi Mental kepada Puluhan Pelajar di Riau

- Fly Over di Simpang SKA Pekanbaru,
DPRD Riau Belum Mengetahui Ruas Jalan yang Dibangun

- DPRD Riau Minta Pusat Perhatikan Jalan Menuju Buton, Siak
- Ketika Gocekan Bola Balon Gubri M Harris Bikin Penonton Tertegun
- DPD Desak Pemerintah dan DPR Buka Moratorium Pemekaran Daerah
- Sempurnakan Draf RTRW Riau, Seluruh Fraksi Sepakati Waktu Sepekan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 107.22.52.86
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com