Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 28 April 2017 08:23
Kepala ULP Pemprov Riau Bantah Tudingan Keluarga Gubri Pungli Proyek

Jum’at, 28 April 2017 08:22
Bank Riau Kepri Serahkan CSR 6 RKB dan 10 Hektar Tambak di Kabupaten Lingga, Kepri

Jum’at, 28 April 2017 07:48
Tak Sampai Dua Jam, Dua Pedagang Ganja dan Sabu Ditangkap Polisi di Inhil

Jum’at, 28 April 2017 07:46
Ditlantas Polda Riau Gandeng UMRI Seminarkan Keselamatan Lalu-lintas

Kamis, 27 April 2017 22:32
Transaksi Sabu di Rohul, Warga Padang Lawas Sumut Ditangkap Polisi

Kamis, 27 April 2017 22:20
Hingga Juli, NAM Air Hadirkan Promo Spesial

Kamis, 27 April 2017 21:58
Nakhodai PGRI Rohul, Adolf Bastian Upayakan Sejahterakan Nasib Guru

Kamis, 27 April 2017 21:50
Bupati Meranti 'Beri' Uang Rp 2 Miliar dan 5 Unit Ambulance kepada Baznas

Kamis, 27 April 2017 21:10
Bupati Siak Syamsuar Menerima Gelar Kanjeng Raden Tumenggung

Kamis, 27 April 2017 21:00
Walikota Dumai Ajak Wujudkan Kota Pintar, Makmur dan Madani

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Rabu, 19 April 2017 21:42
Dewan Meminta Gubri Selesaikan Assesment 9 Jabatan

Komisi A DPRD Riau mendesak Gubri segera selesaikan assesmet sembilan jabatan di OPD baru. Permintaan tersebut terkait dengan masih rendahnya serapan anggaran.

Riauterkini-PEKANBARU- Komisi A DPRD Riau desak gubernur Riau supaya segera menyelesaikan proses assesment 9 jabatan di lingkungan pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau yang belum didefenitifkan.

"Proses assesmet mesti segera diselesaikan, sarapan anggaran kita tahun 2017 ini masih rendah, butuh pejabat yang defenitif, terutama mengisi 9 jabatan yang masih belum defenitif" kata Suhardiman Amby, Sekretaris Komisi A DPRD Riau kepada wartawan, Rabu (19/04/17).

Politisi Hanura ini pun mengkritisi sistem wawancara peserta assesment yang mesti menyesuaikan jadwal gubernur Riau. Ia pun menyarankan agar proses wawancara tidak dilakukan secara menyicil.

"Harusnya jangan dicicil, kalau begini kapan mau siapnya. Sementara kita butuh cepat. Kalau gubernur memang serius, harusnya disediakan waktu khusus untuk melakukan seleksi tersebut, bukan dengan dicicil," ungkapnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, pejabat yang akan mengisi 9 jabatan yang dimaksud mesti sesuai dengan kemampuannya. Terutama bisa meningkatkan serapan anggaran yang berujung kepada kepentingan masyarakat Riau.

"Kalau tidak bisa bekerja dengan profesional, kita harap gubernur tidak memberikan amanah jabatan kepadanya," tutup politisi Kuansing ini. ***(ary)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
simpatisan
Bersama HANURA . . .RIAU HEBAT&MANTAP . . .Apbd,Program&Kebijakan berpihak kepada Masyarakat.

pengamat pemerintah
Gubernur Riau sibuk ke Jkt.


Berita Politik lainnya..........
- Pengaktifan Wagubri, Dirjen Otda Belum Terima Hasil Paripurna DPRD
- Usaha Pansus RTRW Riau Didukung Kementerian Perekonomian
- Bupati Harris Ikuti Pembekalan Kepemimpinan Pemerintah dalam Negeri
- Semenanjung Korea Memanas,
Panglima TNI Siapkan Lanud RSN Atasi Ancaman Asing

- Terpilih Sebagai Wagubri,
Wan Thamrin Hasyim Diharapkan Bisa Atasi Sering Diundurnya Paripurna

- Kisruh Koperasi BBDM, Oknum Dewan Bengkalis Diminta Netral
- Sosialisasi Pembatasan BBM Bersubsidi oleh Pemerintah Dianggap Belum Maksimal


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.81.72.117
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com