Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Kamis, 24 Agustus 2017 13:31
Curi Kotak Infak, Warga Kampar Babak Belur Dihakimi Warga Intan Jaya, Rohul

Kamis, 24 Agustus 2017 13:15
Gardu Induk Perawang Mulai Operasi, PLN Apresiasi Semua Pihak

Kamis, 24 Agustus 2017 12:48
Bersiap Hadapi Tuntutan, Terdakwa Penista Agama Sampaikan Permohonan Maaf

Kamis, 24 Agustus 2017 11:40
Luncurkan TP4D, Bupati Inhil Pesan Dana Desa Dipergunakan Secara Bertanggung Jawab

Kamis, 24 Agustus 2017 11:30
Dikabarkan Bakal Ikut Pilgubri, Edy Natar Fokus jadi Danrem 031/WB

Kamis, 24 Agustus 2017 11:24
Anggota DPRD Riau Husaimi Hamidi Bantah Lindungi Warung Mesum di Rohil

Kamis, 24 Agustus 2017 11:04
5 JCH Asal Riau Meninggal di Tanah Suci

Kamis, 24 Agustus 2017 10:53
Januari-Agustus, 458 Kasus DBD Terjadi di Pekanbaru

Kamis, 24 Agustus 2017 10:45
Dikantik Pangdam BB, Brigjen TNI Edy Natar Nasution Resmi Komandan Korem 031/WB

Kamis, 24 Agustus 2017 10:35
Bupati Kuansing Harap Pemprov dan Pusat Bantu Festival Pacu Jalur

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Rabu, 19 April 2017 21:42
Dewan Meminta Gubri Selesaikan Assesment 9 Jabatan

Komisi A DPRD Riau mendesak Gubri segera selesaikan assesmet sembilan jabatan di OPD baru. Permintaan tersebut terkait dengan masih rendahnya serapan anggaran.

Riauterkini-PEKANBARU- Komisi A DPRD Riau desak gubernur Riau supaya segera menyelesaikan proses assesment 9 jabatan di lingkungan pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau yang belum didefenitifkan.

"Proses assesmet mesti segera diselesaikan, sarapan anggaran kita tahun 2017 ini masih rendah, butuh pejabat yang defenitif, terutama mengisi 9 jabatan yang masih belum defenitif" kata Suhardiman Amby, Sekretaris Komisi A DPRD Riau kepada wartawan, Rabu (19/04/17).

Politisi Hanura ini pun mengkritisi sistem wawancara peserta assesment yang mesti menyesuaikan jadwal gubernur Riau. Ia pun menyarankan agar proses wawancara tidak dilakukan secara menyicil.

"Harusnya jangan dicicil, kalau begini kapan mau siapnya. Sementara kita butuh cepat. Kalau gubernur memang serius, harusnya disediakan waktu khusus untuk melakukan seleksi tersebut, bukan dengan dicicil," ungkapnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, pejabat yang akan mengisi 9 jabatan yang dimaksud mesti sesuai dengan kemampuannya. Terutama bisa meningkatkan serapan anggaran yang berujung kepada kepentingan masyarakat Riau.

"Kalau tidak bisa bekerja dengan profesional, kita harap gubernur tidak memberikan amanah jabatan kepadanya," tutup politisi Kuansing ini. ***(ary)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
simpatisan
Bersama HANURA . . .RIAU HEBAT&MANTAP . . .Apbd,Program&Kebijakan berpihak kepada Masyarakat.

pengamat pemerintah
Gubernur Riau sibuk ke Jkt.


loading...

Berita Politik lainnya..........
- Dikabarkan Bakal Ikut Pilgubri, Edy Natar Fokus jadi Danrem 031/WB
- Lukman Edy Sebut UU Baru Memungkinkan Dana Kampanye Peserta Pilkada Diaudit
- 3 Pengurus DPD dan 7 PK KNPI Inhu Diberhentikan
- Pilgubri 2018, PPP Riau Versi Djan Faridz Berniat Buka Penjaringan
- Pilkada Inhil 2018, Wardan Daftar Penjaringan DPD PPP
- Baleho Dukungan untuk Andi Rachman Bertebaran di Arena Pacu Jalur Kuansing
- Periode Kedua, Senator Riau Gafar Usman Kembali Pimpin BAP DPD RI


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.156.50.71
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com