Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Selasa, 17 Oktober 2017 23:15
Perkenalkan Mata Uang Digital,
Bitconnect Berikan Seminar Edukasi Gratis di Pekanbaru


Selasa, 17 Oktober 2017 22:10
Hentikan Operasi Pabrik Batu Bata,
Dewan Minta Camat Bantan Kaji Ulang Kebijakannya


Selasa, 17 Oktober 2017 21:22
Satpol PP Pekanbaru Tertibkan Reklame Ilegal di Jalan Soekarno Hatta

Selasa, 17 Oktober 2017 20:38
Permintaan CPO Naik,  Harga TBS di Riau Pekan Ini Ikut Naik

Selasa, 17 Oktober 2017 20:37
Penyebab Proyek PL di PUPR Kuansing Batal Dilaksanakan

Selasa, 17 Oktober 2017 19:58
Buka MTQ XVI Tingkat Kabupaten,
Bupati Kuansing Ajak Warga Hidupkan Magrib Mengaji


Selasa, 17 Oktober 2017 19:52
Menuju Porprov Riau 2017, Kontingen Meranti Berangkat Naik KM Jelatik

Selasa, 17 Oktober 2017 19:17
Bahas Perdagangan Lintas Batas, Bupati Meranti Rapat Bersama DPD RI

Selasa, 17 Oktober 2017 19:07
Kapolresta Pekanbaru Periksa Puluhan Senpi Laras Panjang Sabhara

Selasa, 17 Oktober 2017 19:03
Sidang KKEP Polri, Tiga Personil Polres Meranti di Pecat Tidak Dengan Hormat

 
loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Rabu, 19 April 2017 21:42
Dewan Meminta Gubri Selesaikan Assesment 9 Jabatan

Komisi A DPRD Riau mendesak Gubri segera selesaikan assesmet sembilan jabatan di OPD baru. Permintaan tersebut terkait dengan masih rendahnya serapan anggaran.

Riauterkini-PEKANBARU- Komisi A DPRD Riau desak gubernur Riau supaya segera menyelesaikan proses assesment 9 jabatan di lingkungan pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau yang belum didefenitifkan.

"Proses assesmet mesti segera diselesaikan, sarapan anggaran kita tahun 2017 ini masih rendah, butuh pejabat yang defenitif, terutama mengisi 9 jabatan yang masih belum defenitif" kata Suhardiman Amby, Sekretaris Komisi A DPRD Riau kepada wartawan, Rabu (19/04/17).

Politisi Hanura ini pun mengkritisi sistem wawancara peserta assesment yang mesti menyesuaikan jadwal gubernur Riau. Ia pun menyarankan agar proses wawancara tidak dilakukan secara menyicil.

"Harusnya jangan dicicil, kalau begini kapan mau siapnya. Sementara kita butuh cepat. Kalau gubernur memang serius, harusnya disediakan waktu khusus untuk melakukan seleksi tersebut, bukan dengan dicicil," ungkapnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, pejabat yang akan mengisi 9 jabatan yang dimaksud mesti sesuai dengan kemampuannya. Terutama bisa meningkatkan serapan anggaran yang berujung kepada kepentingan masyarakat Riau.

"Kalau tidak bisa bekerja dengan profesional, kita harap gubernur tidak memberikan amanah jabatan kepadanya," tutup politisi Kuansing ini. ***(ary)



loading...

Berita Politik lainnya..........
- Hentikan Operasi Pabrik Batu Bata,
Dewan Minta Camat Bantan Kaji Ulang Kebijakannya

- Pilgubri 2018, Demokrat Buka Layanan SMS Masyarakat Pilih Nama Balon
- Bakal Berduet Dengan Andi Rachman,
Baleho Suyatno Mulai Terlihat di Simpang Tiga Pekanbaru

- 16 Parpol di Bengkalis Siap untuk Diteliti Administrasi
- Pendataran Ditutup, KPU Beri Waktu 1x24 Parpol Lengkapi Berkas
- Daftarkan Partai ke KPU, Pengurus PAN Rohul Kompak Pakai Tanjak Biru
- ‎DPC Partai Demokrat Mendaftar ke KPU 1 Jam Sebelum Injury Time


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.80.211.135
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com