Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Selasa, 27 Juni 2017 06:57
Seorang Bayi Tewas Terpanggang,
Dua Rumah di Rambah, Rohul Ludes Terbakar


Senin, 26 Juni 2017 21:22
Hari ke Dua Lebaran,
Bupati Harris Hadiri Acara Adat Gunung Sahilan dan 'Open House' Wagubri


Senin, 26 Juni 2017 21:06
Liburan Lebaran, Masjid Agung Islamic Center Rohul Masih Favorit

Senin, 26 Juni 2017 20:54
Bupati Kampar Silahturrahmi ke Gubernur dan Forkopimda Riau

Senin, 26 Juni 2017 19:22
Tanpa Identitas, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Pinggir Jalan Desa Kuala Sebatu, Inhil

Senin, 26 Juni 2017 19:00
Atasi Sampah di Idul Fitri,
12 Armada dan 150 Personil Disiapkan UPT Persampahan di Duri, Bengkalis


Ahad, 25 Juni 2017 21:17
Polres Inhil Sebut Kebakaran Ludeskan 60 Perumahan Karyawan PT Pulau Sambu

Ahad, 25 Juni 2017 16:13
Usai Sholat Ied, Gubri Ajak Masyarakat Hadiri Open House

Ahad, 25 Juni 2017 15:51
Meriahnya Pawai Obor Sambut Idul Fitri dan Open House di Rumdis Bupati Rohul

Ahad, 25 Juni 2017 15:16
Bupati Inhil Khotib Sholat Idul Firi 1438 Hijriyah di Tembilahan

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Rabu, 19 April 2017 21:42
Dewan Meminta Gubri Selesaikan Assesment 9 Jabatan

Komisi A DPRD Riau mendesak Gubri segera selesaikan assesmet sembilan jabatan di OPD baru. Permintaan tersebut terkait dengan masih rendahnya serapan anggaran.

Riauterkini-PEKANBARU- Komisi A DPRD Riau desak gubernur Riau supaya segera menyelesaikan proses assesment 9 jabatan di lingkungan pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau yang belum didefenitifkan.

"Proses assesmet mesti segera diselesaikan, sarapan anggaran kita tahun 2017 ini masih rendah, butuh pejabat yang defenitif, terutama mengisi 9 jabatan yang masih belum defenitif" kata Suhardiman Amby, Sekretaris Komisi A DPRD Riau kepada wartawan, Rabu (19/04/17).

Politisi Hanura ini pun mengkritisi sistem wawancara peserta assesment yang mesti menyesuaikan jadwal gubernur Riau. Ia pun menyarankan agar proses wawancara tidak dilakukan secara menyicil.

"Harusnya jangan dicicil, kalau begini kapan mau siapnya. Sementara kita butuh cepat. Kalau gubernur memang serius, harusnya disediakan waktu khusus untuk melakukan seleksi tersebut, bukan dengan dicicil," ungkapnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, pejabat yang akan mengisi 9 jabatan yang dimaksud mesti sesuai dengan kemampuannya. Terutama bisa meningkatkan serapan anggaran yang berujung kepada kepentingan masyarakat Riau.

"Kalau tidak bisa bekerja dengan profesional, kita harap gubernur tidak memberikan amanah jabatan kepadanya," tutup politisi Kuansing ini. ***(ary)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
simpatisan
Bersama HANURA . . .RIAU HEBAT&MANTAP . . .Apbd,Program&Kebijakan berpihak kepada Masyarakat.

pengamat pemerintah
Gubernur Riau sibuk ke Jkt.


loading...

Berita Politik lainnya..........
- Hari ke Dua Lebaran,
Bupati Harris Hadiri Acara Adat Gunung Sahilan dan 'Open House' Wagubri

- Pelayanan PLN Kian Buruk,
Ketua Komisi I DPRD Pelalawan Berkirim Pesan Instagram ke Presiden Jokowi

- DPRD Riau Segera Bahas Peningkatan Penghasilan Dewan
- ANS Gunakan Mobnas untuk Lebaran. Dewan Minta Pemprov Riau Berikan Sanksi
- Jelang Lebaran, Walikota Pekanbaru Rotasi Pejabatnya
- KPU Inhil Paparkan Tahapan Pilkada Inhil 2018
- Utang Pembangunan Main Stadion,
Takdibayar Tahun Ini, Pemprov Riau Terancam Denda Rp 50 Miliar



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.198.196.102
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com