Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Selasa, 27 Juni 2017 06:57
Seorang Bayi Tewas Terpanggang,
Dua Rumah di Rambah, Rohul Ludes Terbakar


Senin, 26 Juni 2017 21:22
Hari ke Dua Lebaran,
Bupati Harris Hadiri Acara Adat Gunung Sahilan dan 'Open House' Wagubri


Senin, 26 Juni 2017 21:06
Liburan Lebaran, Masjid Agung Islamic Center Rohul Masih Favorit

Senin, 26 Juni 2017 20:54
Bupati Kampar Silahturrahmi ke Gubernur dan Forkopimda Riau

Senin, 26 Juni 2017 19:22
Tanpa Identitas, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Pinggir Jalan Desa Kuala Sebatu, Inhil

Senin, 26 Juni 2017 19:00
Atasi Sampah di Idul Fitri,
12 Armada dan 150 Personil Disiapkan UPT Persampahan di Duri, Bengkalis


Ahad, 25 Juni 2017 21:17
Polres Inhil Sebut Kebakaran Ludeskan 60 Perumahan Karyawan PT Pulau Sambu

Ahad, 25 Juni 2017 16:13
Usai Sholat Ied, Gubri Ajak Masyarakat Hadiri Open House

Ahad, 25 Juni 2017 15:51
Meriahnya Pawai Obor Sambut Idul Fitri dan Open House di Rumdis Bupati Rohul

Ahad, 25 Juni 2017 15:16
Bupati Inhil Khotib Sholat Idul Firi 1438 Hijriyah di Tembilahan

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Kamis, 20 April 2017 11:27
Foto Surat Beredar di Medsos,
BK DPRD Riau Mengaku Belum Terima Laporan Soal Yusuf Sikumbang


Meskipun foto surat pengaduan sudah beredar di media sosial, namun Badan Kehormatan DPRD Riau justru mengaku belum menerima pengaduan terkait dugaan penganiayaan oleh Yusuf Sikumbang.

Riauterkini-PEKANBARU- Badan Kehormatan (BK) DPRD Riau akui belum menerima laporan tentang dugaan pemukulan yang dilakukan Yusuf Sikumbang, anggota DPRD Riau terhadap Abdul Gafar dan Rico Alviano. Meskipun poto dari surat laporan dari kuasa hukum keduanya, beredar.

"Kita belum terima laporan dari Abdul Gafar dan Rico Alviano maupun kuasa hukumnya. Mungkin surat laporan yang disampaikan itu, masih di pimpinan dewan," kata Taufik Arrakhman, Ketua BK kepada riauterkinicom, Kamis (20/04/17).

Jika surat laporan tersebut sampai ke BK, maka pihaknya akan melakukan rapat internal guna menindaklanjuti surat laporan tersebut. Nantinya, tidak tertutup kemungkinan, BK akan memanggil pelapor dan terlapor.

"Pihak pelapor dan terlapor tentu akan kita panggil nantinya. Setelah itu, kita akan lihat pelanggaran etikanya seperti apa, memenuhi untuk dilanjuti atau tidak," ungkapnya.

Lebih lanjut anggota Komisi A DPRD Riau ini mengatakan, ada tiga kategori sanksi yang dijatuhkan oleh BK kepada anggota dewan yang terbukti melanggar etika. Yakni, Sanski ringan, sedang dan berat.

"BK dalam memutuskan suatu persoalan tidak mau dengan cara tergesa-gesa. Kita tidak ingin menimbulkan kesan tidak adil dalam memutuskan suatu persoalan," tutup politisi Gerindra ini.

Sebelumnya, beredar poto surat laporan dari kuasa hukum Abdul Gafar dan Rico Alviano tentang laporannya ke BK atas dugaan penganiayaan yang dilakukan Yusuf Sikumbang. Kuasa hukum kedua korban yakni, Zulkifli SH dan Rusniati SH, MH.

Dalam surat tersebut menjelaskan perihal laporan pengaduan/meminta keadilan Yang ditujukan kepada ketua DPRD Riau Cq BK DPRD Riau dengan nomor surat 003/S-P/LF-Z&R/IV/2017. ***(ary)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Politik lainnya..........
- Hari ke Dua Lebaran,
Bupati Harris Hadiri Acara Adat Gunung Sahilan dan 'Open House' Wagubri

- Pelayanan PLN Kian Buruk,
Ketua Komisi I DPRD Pelalawan Berkirim Pesan Instagram ke Presiden Jokowi

- DPRD Riau Segera Bahas Peningkatan Penghasilan Dewan
- ANS Gunakan Mobnas untuk Lebaran. Dewan Minta Pemprov Riau Berikan Sanksi
- Jelang Lebaran, Walikota Pekanbaru Rotasi Pejabatnya
- KPU Inhil Paparkan Tahapan Pilkada Inhil 2018
- Utang Pembangunan Main Stadion,
Takdibayar Tahun Ini, Pemprov Riau Terancam Denda Rp 50 Miliar



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.198.196.102
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com