Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Selasa, 17 Oktober 2017 23:15
Perkenalkan Mata Uang Digital,
Bitconnect Berikan Seminar Edukasi Gratis di Pekanbaru


Selasa, 17 Oktober 2017 22:10
Hentikan Operasi Pabrik Batu Bata,
Dewan Minta Camat Bantan Kaji Ulang Kebijakannya


Selasa, 17 Oktober 2017 21:22
Satpol PP Pekanbaru Tertibkan Reklame Ilegal di Jalan Soekarno Hatta

Selasa, 17 Oktober 2017 20:38
Permintaan CPO Naik,  Harga TBS di Riau Pekan Ini Ikut Naik

Selasa, 17 Oktober 2017 20:37
Penyebab Proyek PL di PUPR Kuansing Batal Dilaksanakan

Selasa, 17 Oktober 2017 19:58
Buka MTQ XVI Tingkat Kabupaten,
Bupati Kuansing Ajak Warga Hidupkan Magrib Mengaji


Selasa, 17 Oktober 2017 19:52
Menuju Porprov Riau 2017, Kontingen Meranti Berangkat Naik KM Jelatik

Selasa, 17 Oktober 2017 19:17
Bahas Perdagangan Lintas Batas, Bupati Meranti Rapat Bersama DPD RI

Selasa, 17 Oktober 2017 19:07
Kapolresta Pekanbaru Periksa Puluhan Senpi Laras Panjang Sabhara

Selasa, 17 Oktober 2017 19:03
Sidang KKEP Polri, Tiga Personil Polres Meranti di Pecat Tidak Dengan Hormat

 
loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Kamis, 20 April 2017 11:27
Foto Surat Beredar di Medsos,
BK DPRD Riau Mengaku Belum Terima Laporan Soal Yusuf Sikumbang


Meskipun foto surat pengaduan sudah beredar di media sosial, namun Badan Kehormatan DPRD Riau justru mengaku belum menerima pengaduan terkait dugaan penganiayaan oleh Yusuf Sikumbang.

Riauterkini-PEKANBARU- Badan Kehormatan (BK) DPRD Riau akui belum menerima laporan tentang dugaan pemukulan yang dilakukan Yusuf Sikumbang, anggota DPRD Riau terhadap Abdul Gafar dan Rico Alviano. Meskipun poto dari surat laporan dari kuasa hukum keduanya, beredar.

"Kita belum terima laporan dari Abdul Gafar dan Rico Alviano maupun kuasa hukumnya. Mungkin surat laporan yang disampaikan itu, masih di pimpinan dewan," kata Taufik Arrakhman, Ketua BK kepada riauterkinicom, Kamis (20/04/17).

Jika surat laporan tersebut sampai ke BK, maka pihaknya akan melakukan rapat internal guna menindaklanjuti surat laporan tersebut. Nantinya, tidak tertutup kemungkinan, BK akan memanggil pelapor dan terlapor.

"Pihak pelapor dan terlapor tentu akan kita panggil nantinya. Setelah itu, kita akan lihat pelanggaran etikanya seperti apa, memenuhi untuk dilanjuti atau tidak," ungkapnya.

Lebih lanjut anggota Komisi A DPRD Riau ini mengatakan, ada tiga kategori sanksi yang dijatuhkan oleh BK kepada anggota dewan yang terbukti melanggar etika. Yakni, Sanski ringan, sedang dan berat.

"BK dalam memutuskan suatu persoalan tidak mau dengan cara tergesa-gesa. Kita tidak ingin menimbulkan kesan tidak adil dalam memutuskan suatu persoalan," tutup politisi Gerindra ini.

Sebelumnya, beredar poto surat laporan dari kuasa hukum Abdul Gafar dan Rico Alviano tentang laporannya ke BK atas dugaan penganiayaan yang dilakukan Yusuf Sikumbang. Kuasa hukum kedua korban yakni, Zulkifli SH dan Rusniati SH, MH.

Dalam surat tersebut menjelaskan perihal laporan pengaduan/meminta keadilan Yang ditujukan kepada ketua DPRD Riau Cq BK DPRD Riau dengan nomor surat 003/S-P/LF-Z&R/IV/2017. ***(ary)



loading...

Berita Politik lainnya..........
- Hentikan Operasi Pabrik Batu Bata,
Dewan Minta Camat Bantan Kaji Ulang Kebijakannya

- Pilgubri 2018, Demokrat Buka Layanan SMS Masyarakat Pilih Nama Balon
- Bakal Berduet Dengan Andi Rachman,
Baleho Suyatno Mulai Terlihat di Simpang Tiga Pekanbaru

- 16 Parpol di Bengkalis Siap untuk Diteliti Administrasi
- Pendataran Ditutup, KPU Beri Waktu 1x24 Parpol Lengkapi Berkas
- Daftarkan Partai ke KPU, Pengurus PAN Rohul Kompak Pakai Tanjak Biru
- ‎DPC Partai Demokrat Mendaftar ke KPU 1 Jam Sebelum Injury Time


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.80.211.135
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com